Yuk Download Contoh Invoice Excel, Bisa Digunakan untuk Berbagai Kebutuhan

contoh invoice excel

Bagaimana cara membuat invoice dengan Excel? Mengapa membuat invoice dengan Excel? Bagaimana contohnya?

Apakah kamu sedang mencari cara membuat invoice dengan Excel? Sebelum membahas tentang hal ini, perlu diketahui bahwa Excel merupakan aplikasi spreadsheet yang dikembangkan oleh Microsoft. Aplikasi ini banyak digunakan untuk pengelolaan, analisis hingga penyajian data dalam bentuk tabel dan grafik. 

Excel memiliki beragam fungsi matematika dan alat perhitungan yang memungkinkan kamu untuk melakukan berbagai hal. Mulai perhitungan kompleks, membuat laporan keuangan, menyusun data dengan rapi sampai membuat invoice.

Mengapa Membuat Invoice dengan Excel?

Excel memiliki manfaat yang besar dalam pembuatan invoice. Excel memungkinkan pengguna untuk dengan mudah membuat, mengkustomisasi hingga menghitung invoice dengan cepat. Selain itu, Excel juga memungkinkan pelacakan transaksi dan pencatatan keuangan yang efisien.

Ada beberapa manfaat pembuatan invoice dengan Excel yang perlu kamu pertimbangkan antara lain:

  • Dapat dikustomisasi. Kamu bisa menyesuaikan format, tampilan dan rincian invoice dengan mudah sesuai kebutuhan
  • Kemudahan penggunaan. Excel merupakan aplikasi spreadsheet yang umum digunakan dan sangat familiar di kalangan orang banyak. Membuat invoice dengan Excel akan jadi lebih mudah karena kamu sudah menguasai aplikasi ini
  • Memudahkan perhitungan. Excel memiliki fitur perhitungan otomatis sehingga subtotal, pajak, diskon dan total invoice bisa dihitung secara otomatis
  • Pelacakan data. Kamu bisa menggunakan Excel untuk melacak semua invoice yang sudah dibuat. Ini akan memudahkan bagian keuangan untuk mencatat semua transaksi
  • Efisiensi waktu. Dengan menggunakan contoh invoice Excel berupa template, kamu bisa membuat invoice dengan cepat. Cukup dengan mengganti rincian penjualannya, kamu bisa memperbarui template tanpa harus membuatnya dari awal
  • Proses pembaruan data yang mudah. Apabila ada perubahan harga, diskon maupun rincian lainnya, kamu bisa dengan mudah memperbarui template-nya tanpa harus membuat ulang dari awal
  • Rendah biaya. Menggunakan Excel untuk membuat invoice tidak memerlukan biaya tambahan seperti penggunaan perangkat lunak khusus atau layanan pihak ketiga
  • Memudahkan berbagi file. Kamu bisa dengan mudah membagikan invoice dalam bentuk Excel baik secara fisik (cetak) maupun secara digital (misalnya lewat email).

Itulah beberapa manfaat pembuatan invoice dengan menggunakan Excel yang bisa jadi pertimbangan untuk bisnismu.

Bagaimana Cara Membuat Invoice dengan Excel? 

Pada dasarnya dengan melihat contoh invoice Excel, kamu sudah bisa membuat invoice sendiri (tentu saja dengan beberapa penyesuaian). Namun secara umum, membuat invoice dengan Excel bisa dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Buka program Excel yang ada di perangkatmu
  • Pada bagian paling atas, buat judul invoice dan nama perusahaanmu 
  • Buat tabel dengan kolom-kolom yang dibutuhkan dalam invoicemu mulai dari deskripsi produk, jumlah produk, harga satuan, harga total dan total transaksi
  • Isi rincian penjualan sesuai dengan jenis barang dan harga. Jangan lupa buat total untuk setiap item
  • Hitung jumlah total transaksi. Kamu bisa menggunakan formula Excel untuk menghitung keseluruhan item dan subtotal keseluruhan
  • Jika dibutuhkan, tambahkan kolom pajak dan diskon kemudian hitung jumlah akhirnya (setelah dikurangi diskon dan ditambah pajak)
  • Tentukan nomor invoice dan tanggal pembuatan invoice
  • Isi detail pelanggan. Detail pelanggan bisa dibuat di bagian atas (setelah judul invoice). Isinya mencakup nama pelanggan, Alamat dan kontaknya
  • Tentukan metode pembayaran. Jelaskan metode pembayaran apa yang kamu terima. Jika menggunakan rekening, tulis lengkap nomor rekening beserta namanya
  • Buat tenggat waktu pembayaran. Pembuatan tenggat waktu pembayaran dilakukan untuk memastikan klien membayar barang atau jasa yang sudah mereka beli darimu tepat waktu. Jika kamu ingin mengenakan sanksi keterlambatan pembayaran, tuliskan juga di invoice
  • Simpan dan cetak invoice. Kirimkan salinannya kepada konsumen. Kamu bisa mengirimkan lewat pos atau email. Tergantung bagaimana kesepakatanmu dengan klien
  • Lacak pembayaran. Pantau pembayaran dan catat pembayaran yang kamu terima
  • Arsipkan invoice secara terorganisasi untuk memudahkan pelacakan dan referensi di masa depan.

Pastikan kamu mengkustomisasi invoice sesuai dengan kebutuhan bisnis termasuk dengan menyertakan logo perusahaan, informasi pajak hingga elemen branding lainnya.

Read more: Serba-Serbi Invoice: Pengertian,  Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

Contoh Invoice Excel 

Setelah mengetahui apa saja manfaat pembuatan invoice dengan Excel, sekarang saatnya kita membahas contoh invoice Excel.

Contoh Invoice Excel 1

contoh-invoice-excel

Kamu bisa mengunduh contoh invoice di atas lewat tautan ini.

Contoh Invoice Excel 2

Kamu bisa mengunduh format invoice di atas lewat tautan ini. 

Contoh Invoice Excel 3

contoh-invoice-excel

Contoh invoice di atas bisa kamu unduh lewat tautan berikut ini.

Beberapa contoh di atas hanya sekadar format saja. Kamu tetap bisa menyesuaikan contoh invoice Excel sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Semoga artikel ini bisa membantumu membuat invoice dengan lebih mudah, ya!

Mau punya invoice elektronik otomatis dan gak manual? Pakai e-invoice dari DOKU yuk.

Caranya, registrasi jadi merchant DOKU di sini, gunakan fitur Payment Link dan kamu bisa tagih pelanggan menggunakan link pembayaran atau e-invoice melalui fitur chat di media sosial hingga email! Semudah itu! Ayo bergabung dengan DOKU sekarang!