Startup: Arti, Ciri, Contoh, dan Trennya Di Indonesia

startup adalah
Table of Contents

Beberapa tahun belakangan ini, perusahaan startup adalah sebuah fenomena tersendiri dan eksistensinya makin menjamur. Hampir di setiap sektor industri tiba-tiba muncul perusahaan baru secara bergantian. 

Penasaran dengan keberadaan perusahaan satu ini? Simak ulasan lengkap mengenai perusahaan startup di sini, yuk

Startup Itu Apa?  

Startup adalah jenis perusahaan rintisan yang ada di fase pengembangan. Tidak hanya ada di fase pengembangan produk saja, melainkan juga pengembangan untuk menemukan pangsa pasar. 

Mayoritas perusahaan startup memanfaatkan teknologi dan internet dalam usahanya. Mereka bisa saja membuat produk yang benar-benar baru atau justru mengembangkan produk yang sudah ada dan memperbaikinya. 

Melihat betapa menjamurnya kemunculan perusahaan startup, mungkin kamu bertanya-tanya apakah modal membuat perusahaan ini tidak banyak? 

Jangan salah, sama halnya dengan perusahaan lain, kamu butuh modal cukup besar untuk mendirikan startup. Apalagi posisinya perusahaan ini fokus pada layanan dan produk yang memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Jenis Pendanaan pada Startup

Dalam proses pengembangannya, perusahaan startup membutuhkan venture capital untuk mendapatkan suntikan dana. 

Selain venture capital, perusahaan startup biasanya juga mendapat pendanaan dari opsi lain, contohnya inkubator, crowdfunding, dan juga rekan atau keluarga yang ingin menjadi investor. 

Read More: Angel Investor Kunci Sukses Startup dan Cara Kerjanya

Level Valuasi Startup

Salah satu perbedaan mencolok antara perusahaan startup dengan konvensional adalah istilah untuk menyebut tingkatan valuasi perusahaan. Startup punya beberapa istilah untuk menyebut perusahaan sesuai fase pertumbuhannya. 

Apa saja istilah tersebut? 

Cockroach

Istilah pertama ini menjadi sebutan untuk perusahaan startup yang baru dibentuk. Perusahaan di level ini biasanya sangat aktif untuk mencari pendanaan. 

Daya tahan hidupnya juga masih terbilang tinggi. Meski level paling bawah, ada kemungkinan kamu sering mendengar nama mereka jika perusahaan ini benar-benar sangat aktif. 

Ponies

Diambil dari nama jenis kuda, yakni kuda poni. Pada level ini artinya perusahaan sudah berhasil mendapatkan pendanaan. 

Jumlah modal yang berhasil didapat juga sudah lumayan. Kisaran pendanaannya ada di angka 10 juta USD. Namun, ini masih langkah awal dan perusahaan akan terus mencari pendanaan. 

Centaurs

Istilah ini diambil dari makhluk mitologi Yunani. Jika perusahaan startup sudah ada di level ini, itu artinya produk mereka dianggap sudah sustainable

Nilai valuasinya juga sudah meningkat cukup pesat, yakni sekitar 100 juta USD. 

Unicorn

Istilah ini merujuk pada perusahaan startup yang sudah tumbuh cukup baik. Nilai valuasinya juga terbilang besar karena sudah mencapai 1 miliar USD. 

Sayangnya, meski memiliki nilai valuasi cukup besar terkadang perusahaan startup di level ini juga masih boncos. Dengan kata lain, perusahaan belum mendapat keuntungan. 

Decacorn

Perusahaan startup yang ada di level ini memiliki nilai valuasi di angka 10 miliar USD. Ketika sudah ada di level ini artinya perusahaan bisa mengembangkan layanan dengan lebih luas. 

Contohnya adalah seperti ekspansi ke negara lain karena perusahaan sudah mulai mendominasi pasar di negara asal. 

Hectocorn

Tingkat terakhir yang bisa dicapai oleh perusahaan startup adalah hectocorn. Nilai valuasi perusahaan ini sudah mencapai 100 miliar USD dan pastinya sukses memonopoli industri. 

Bahkan tingkat monopolinya tidak hanya level lokal, tetapi juga global. 

Kamu penasaran dengan contoh perusahaan startup lokal dan internasional yang berhasil berdiri? Kami akan membahasnya di sesi selanjutnya. 

startup-adalah

Ciri-Ciri Startup 

Jenis perusahaan yang satu ini punya beberapa ciri atau karakteristik yang khas dan berbeda dengan perusahaan lain. Agar lebih paham, kamu bisa cek ciri-cirinya di daftar berikut ini.

  • Perusahaan rata-rata mengandalkan dana pihak ketiga atau investor dalam proses pengembangannya.
  • Usia company masih muda dengan rata-rata di bawah 4 tahun. 
  • Income kurang dari 100.000 USD per tahunnya. 
  • Mayoritas beroperasi di sektor teknologi. 
  • Jumlah karyawan tidak terlalu banyak, bisa kurang dari 20 orang. 
  • Mayoritas perusahaan membuat aplikasi berbasis digital. 
  • Kegiatan operasional berjalan secara daring melalui website dan aplikasi saja. 
  • Berbeda dengan perusahaan konvensional, startup identik dengan budaya kerja yang fleksibel. 
  • Lebih mengutamakan inovasi dan juga disruption. 
  • Proses pendirian cepat karena mayoritas perusahaan tidak atau kurang dalam melakukan test market

Read More: 7 Cara Menata Warung Sembako Kecil

Perbedaan Startup dengan Perusahaan Konvensional

Startup sering disamakan dengan perusahaan biasa, padahal keduanya punya karakteristik yang sangat berbeda. Perbedaan utamanya ada di model bisnis, pendanaan, struktur, dan tujuan akhirnya.

Model Bisnis 

Perusahaan konvensional berjalan dengan model bisnis yang sudah mapan dan stabil. Sebaliknya, startup fokus pada inovasi dan masih mencari model bisnis yang bisa tumbuh sangat cepat (scalable).

Struktur Organisasi 

Perusahaan konvensional cenderung kaku dengan hierarki yang jelas. Sedangkan startup jauh lebih fleksibel, dinamis, dan cepat beradaptasi dengan perubahan.

Sumber Pendanaan 

Perusahaan konvensional biasanya tumbuh dari laba usaha. Startup umumnya mencari pendanaan dari investor luar atau venture capital (VC) untuk bisa tumbuh pesat.

Penggunaan Teknologi

Perusahaan konvensional mungkin masih banyak menggunakan cara manual. Startup sangat bergantung pada teknologi digital dalam operasional sehari-harinya.

Tujuan Utama 

Perusahaan konvensional fokus pada keberlanjutan usaha dan profit jangka panjang. Startup lebih mengejar pertumbuhan yang super cepat (eksponensial) dalam waktu singkat.

Sederhananya, startup hadir untuk membawa terobosan baru, sementara perusahaan konvensional lebih menekankan stabilitas.

Contoh Startup 

Tidak lengkap rasanya jika kita membahas mengenai startup tanpa melihat contoh riil di lapangan, bukan? Fenomena pendirian perusahaan jenis ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia saja. 

Di luar negeri perusahaan startup juga tidak kalah menjamur. Sepertinya, makin banyak venture capital mendorong startup untuk muncul satu-persatu. 

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas, berikut kami buatkan daftar beberapa contoh startup lokal dan luar negeri.

E-commerce 

Indonesia punya cukup banyak perusahaan startup di sektor ini, sebut saja Shopee, Tokopedia, Blibli, Lazada, dan lain sebagainya. 

Dari beberapa nama di atas, Shopee dan Lazada adalah contoh perusahaan startup luar yang beroperasi di Indonesia. 

Transportasi

Layanan transportasi juga menjadi target bagi beberapa perusahaan startup. Nama-nama populer di sektor ini adalah Grab dan juga Gojek. 

Grab sendiri merupakan perusahaan yang berpusat di Singapura dan sudah berekspansi ke negara-negara di Asia Tenggara. Sementara itu, Gojek adalah perusahaan rintisan lokal di Indonesia. 

Akomodasi

Sektor yang erat dengan kegiatan traveling ini juga punya nama-nama populer. Contohnya adalah Traveloka, Tiket.com, Mamikos, dan lain-lain. 

Keberadaan perusahaan startup di sektor ini membuat masyarakat lebih mudah untuk bepergian. 

Edukasi

Layanan edukasi juga menjadi target pasar perusahaan startup. Ruangguru, Quipper, dan Arkademy menjadi beberapa contoh perusahaan rintisan lokal yang beroperasi di bidang edutech. 

Fintech

startup-adalah

Layanan keuangan menjadi target yang empuk untuk para pemilik bisnis startup. Apalagi saat ini masyarakat makin banyak menggunakan layanan keuangan digital. 

Beberapa contoh startup di bidang ini adalah OVO, LinkAja, hingga Bibit. 

Trennya Di Indonesia

Perusahaan startup sendiri mulai menjamur di Indonesia sejak tahun 2015. Dalam tahun pertama ini, ada sekitar 65 perusahaan startup yang terdaftar. 

Indonesia sendiri digadang-gadang sebagai salah satu negara berkembang yang punya potensi besar untuk maju, khususnya di bidang teknologi.

Masyarakat Indonesia juga menjadi target empuk bagi perusahaan startup karena tingkat penggunaan internet dan smartphone dalam keseharian. Di tahun 2021, Indonesia diklaim memiliki 2.229 startup

Sayangnya, dalam beberapa tahun belakangan banyak kendala muncul, sebut saja pandemi COVID-19 hingga ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina. Kondisi ini ikut memengaruhi perusahaan startup sehingga tidak sedikit yang berguguran. 

PHK massal hingga keputusan untuk menutup layanan menjadi pilihan bagi beberapa perusahaan. 

Beberapa ahli berpendapat bahwa pertumbuhan jumlah perusahaan startup dan pendanaan yang tidak seimbang turut serta menjadi faktor pendorong kegagalan perusahaan rintisan ini. 

Perusahaan startup adalah fenomena tersendiri yang mungkin menarik minat banyak orang. Namun dalam proses pendiriannya, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Salah satunya berpartner dengan perusahaan  platform pembayaran digital dan pionir payment gateway di Indonesia seperti DOKU untuk mempermudah transaksi keuangan.

Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.

✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.

🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.

🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.

📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.

⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.

🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.

📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.

🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:

🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU

🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi

🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales