Pricing adalah Kunci Bisnis untuk Meningkatkan Profit Bisnis

transfer pricing
Table of Contents

Pricing adalah elemen dasar dalam bisnis yang memengaruhi pendapatan, profitabilitas, dan keputusan pelanggan. Banyak pebisnis hanya fokus pada kualitas produk, tetapi mengabaikan penetapan harga.

Faktanya, menetapkan harga yang tepat dapat meningkatkan daya saing dan memperkuat nilai jual produk. Dengan memahami konsep pricing, kamu bisa menyusun strategi harga sesuai dengan kondisi pasar, target audiens, dan tujuan bisnis. 

Artikel ini akan memberi kamu pembahasan mengenai pricing secara lengkap dan mendalam. 

Pricing Adalah? 

Sumber : Envato

Secara sederhana, pricing adalah proses menentukan harga jual suatu produk atau layanan berdasarkan biaya produksi, kondisi pasar, perilaku konsumen, dan nilai yang ditawarkan. 

“Pricing merupakan proses menciptakan nilai yang dirasakan pelanggan dan mentransformasikannya ke dalam bentuk angka yang bersedia mereka bayar.” – American Marketing Association (AMA)

Artinya, harga harus menggambarkan nilai, bukan sekadar angka acak. Penetapan harga jual juga tidak sekadar menambahkan margin pada biaya, tetapi juga mencerminkan positioning brand.

Dalam konteks bisnis modern, pricing menjadi alat strategis untuk menarik pelanggan baru, bersaing dengan kompetitor, dan mempertahankan profit jangka panjang. Memahami pricing menjadi kompetensi penting untuk mengembangkan bisnis.

Benarkah Pricing Menentukan Profit Bisnis? 

Jawabannya: ya, sangat menentukan. Harga termasuk salah satu variabel yang paling cepat memengaruhi profitabilitas. Kenaikan harga 1% saja bisa meningkatkan margin keuntungan bisnis secara signifikan, selama permintaan pasar tidak terganggu.

Tokoh manajemen dunia, Peter Drucker pernah mengatakan: “The purpose of a business is to create a customer.”

Pricing menjadi cara bagi bisnis untuk menciptakan pelanggan yang ingin mendapatkan nilai dari uang yang telah mereka keluarkan. Tentunya, penyesuaian harga yang tepat akan membantu bisnis:

  • menutup biaya operasional,
  • menghasilkan margin yang sehat,
  • membangun persepsi kualitas produk atau layanan,
  • mengendalikan permintaan,
  • memperkuat posisi bisnis di pasar.

Sebaliknya, kesalahan pricing bisa berimbas pada menurunnya profit, membuat pelanggan merasa bingung, dan menyebabkan bisnis sulit berkembang.

Jenis Strategi Pricing Untuk Bisnis 

Sumber : Envato

Setiap bisnis membutuhkan strategi pricing yang tepat. Tujuannya agar bisnis dapat bertahan, mampu bersaing, dan tetap memberikan keuntungan optimal. 

Perlu diingat bahwa strategi harga tak sekadar menentukan berapa besar pemasukan, tetapi juga membentuk persepsi pelanggan terhadap kualitas produk atau layananmu.

Oleh karena itu, pemilihan strategi pricing harus disesuaikan dengan tujuan bisnis, target pasar, dan karakteristik produk atau layanan. Untuk memberi kamu gambaran, berikut tabel strategi pricing yang banyak diterapkan pelaku bisnis:

Jenis Strategi

Penjelasan

Cost-Based Pricing

Menentukan harga berdasarkan total biaya produksi + margin.

Value-Based Pricing

Harga ditentukan berdasarkan nilai yang dirasakan pelanggan.

Competition-Based Pricing

Harga disesuaikan dengan tarif kompetitor.

Penetration Pricing

Harga awal dibuat rendah untuk menarik pelanggan baru.

Premium Pricing

Harga tinggi untuk memberi kesan eksklusif.

Dynamic Pricing

Harga berubah mengikuti permintaan dan kondisi pasar.

Strategi di atas dapat diterapkan sesuai model bisnismu. Garis bawahi bahwa tidak ada strategi yang paling benar, tetapi pemilihannya harus mempertimbangkan tujuan jangka panjang.

Faktor Penting Dalam Menentukan Harga 

Menentukan harga jual tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Kamu perlu mempertimbangkan sejumlah faktor supaya strategi pricing tetap logis, kompetitif, dan mencerminkan nilai produk atau layanan. 

Berikut empat faktor utama yang wajib kamu perhitungkan:

Biaya Produksi dan Operasional

Harga yang ditetapkan harus mampu menutup seluruh biaya yang dikeluarkan bisnis. Biaya ini mencakup produksi, pemasaran, distribusi, hingga operasional harian. 

Tanpa perhitungan biaya akurat, harga yang ditetapkan berisiko merugikan bisnis atau membuat margin keuntungan menjadi tidak sehat.

Nilai Produk di Mata Konsumen

Perlu kamu ingat bahwa nilai berbeda dari harga. Konsumen bersedia membayar lebih tinggi jika mereka merasakan manfaat, kemudahan, atau prestise dari sebuah produk. Makin tinggi nilai yang dirasakan, makin mudah kamu menetapkan harga jual premium.

Kondisi Pasar dan Kompetitor

Kondisi pasar memiliki pengaruh yang besar terhadap pembentukan harga. Jika pasar sensitif terhadap harga, kamu perlu mengambil langkah bijak dalam menaikkan tarif.

Sebaliknya, jika produkmu unik dan sulit ditiru, peluang untuk menerapkan harga premium terbuka lebar. Kamu pun tak perlu takut kehilangan pelanggan.

Segmentasi Pelanggan

Pada dasarnya, setiap segmen memiliki karakteristik dan daya beli berbeda. Contoh: Gen Z cenderung memilih harga produk yang terjangkau, sedangkan segmen profesional fokus pada kualitas dan rasa nyaman sehingga bersedia membayar lebih mahal.

Memahami segmen pelanggan membantu bisnis menyesuaikan harga secara lebih akurat. Hal ini dijelaskan oleh salah satu tokoh pemasaran paling berpengaruh di dunia, Philip Kotler:

“Strategi harga tidak boleh hanya mengacu pada biaya atau kompetitor. Harga harus mempertimbangkan nilai, kualitas, dan persepsi pasar agar produk memiliki posisi yang kuat di benak pelanggan.”

Kotler menegaskan bahwa harga ideal adalah harga yang sesuai dengan nilai yang dirasakan pelanggan, bukan angka acak yang ditetapkan tanpa dasar logis.

Kesalahan Umum Saat Menentukan Harga 

Sumber : Envato

Perlu kamu sadari bahwa banyak bisnis gagal berkembang karena melakukan kesalahan dalam pricing. Berikut beberapa kesalahan yang perlu kamu hindari:

Menetapkan Harga Terlalu Rendah

Harga rendah memang lebih menarik minat pelanggan, tetapi dapat merusak citra kualitas produk atau layananmu. Selain itu, margin tipis bisa membuat bisnis rentan mengalami kerugian ketika biaya operasional meningkat.

Hanya Mengikuti Harga Kompetitor

Setiap bisnis memiliki biaya dan pelanggan berbeda. Jika kamu meniru harga kompetitor tanpa memahami dasar struktur biaya dan nilai produk, hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan. 

Tidak Menghitung Biaya Tersembunyi

Biaya, seperti pengemasan, gaji admin, pengiriman, hingga biaya teknologi sering terlupakan, padahal ini berpengaruh pada profitabilitas.

Mengubah Harga Tanpa Dasar Data

Kamu berhak menaikkan atau menurunkan harga. Namun, hal ini harus berdasarkan data penjualan, analisis pasar, dan umpan balik pelanggan.

Tips Menerapkan Strategi Pricing Agar Hasil Optimal 

Untuk membuat pricing lebih efektif dengan hasil optimal, kamu dapat menerapkan langkah berikut:

Gunakan Data Penjualan

Lakukan analisis data penjualan bulanan, produk paling laku, dan preferensi pelanggan untuk menentukan harga paling realistis dan menguntungkan.

Pahami Psikologi Harga

Di mata konsumen, harga Rp99.000 dianggap lebih murah dibanding Rp100.000. Teknik ini efektif meningkatkan konversi tanpa mengurangi margin secara signifikan.

Lakukan Evaluasi Secara Berkala

Pasar berubah dengan cepat, kamu harus bisa menyesuaikan kondisi biaya operasional dan kompetisi. Oleh karena itu, kamu memerlukan evaluasi pricing setiap tiga atau enam bulan sekali. 

Sesuaikan dengan Segmen Pasar

Jika target pasar berdaya beli rendah, kamu bisa menerapkan harga kompetitif. Sebaliknya, jika target bisnismu adalah kalangan premium, gunakan pendekatan value-based.

Gunakan Pricing Sebagai Branding

Harga tak sekadar angka karena menjadi i bagian dari identitas brand. Produk premium tentu memerlukan harga premium untuk mempertegas kualitasnya.

Dari penjabaran di atas dapat disimpulkan bahwa pricing adalah alat strategis yang dapat menentukan arah pertumbuhan bisnis. Dengan mengelola harga secara tepat, bisnis kamu bisa menempati posisi yang lebih kuat di pasar. 

Optimalkan Strategi Pricing dengan Sistem Pembayaran yang Tepat

Strategi pricing yang tepat akan berdampak maksimal jika didukung oleh proses pembayaran yang efisien dan fleksibel. Dengan DOKU Payment Gateway, bisnis Anda dapat menerima pembayaran dari 45+ metode, mulai dari Virtual Account, kartu, QRIS, e-wallet, hingga paylater sehingga pelanggan bisa memilih cara bayar yang paling sesuai dengan nilai dan harga yang Anda tetapkan.

Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU telah dipercaya lebih dari 300.000 merchant dan diawasi langsung oleh Bank Indonesia, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil. Saatnya memastikan strategi harga Anda berjalan seimbang dengan pengalaman pembayaran terbaik bersama DOKU.

Pilih Produk  DOKU Sesuai Kebutuhan Bisnis Anda

Pilih Produk  DOKU Sesuai Kebutuhan Bisnis Anda

✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

✅Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

✅ Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis, mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

✅ Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.

→  simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:

  • Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
  • Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
  • Menghubungi tim Sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales

Dengan DOKU, strategi pricing yang Anda tetapkan dapat dieksekusi lebih optimal melalui sistem pembayaran yang cepat, terstruktur, dan mudah dikelola dalam satu platform terintegrasi. Dukung harga yang Anda tawarkan dengan pengalaman pembayaran yang fleksibel dan tepercaya, sekaligus menjaga kelancaran arus kas bisnis. Saatnya menyelaraskan strategi harga dan proses pembayaran bersama DOKU Payment Gateway.

FAQ

Berikut pertanyaan tentang pricing yang sering diajukan beserta jawabannya:

1. Apa yang dimaksud dengan pricing dalam bisnis?

Pricing adalah proses menetapkan harga produk atau layanan berdasarkan biaya, nilai, dan kondisi pasar.

2. Apakah pricing memengaruhi profit bisnis?

Ya. Perubahan harga sekecil apa pun bisa berdampak besar pada margin keuntungan.

3. Strategi pricing apa yang paling efektif?

Tidak ada strategi pasti, tergantung model bisnis, target pasar, dan tujuan bisnis.

4.Seberapa sering evaluasi harga?

Idealnya setiap tiga atau enam bulan sekali. Bisa juga saat terjadi perubahan biaya maupun kondisi pasar.

5. Apa risiko salah menetapkan harga?

Risikonya, meliputi kerugian finansial, kehilangan pelanggan, dan ketidakjelasan positioning brand.

Dengan pemahaman yang tepat dan kebijakan yang konsisten, transfer pricing dapat menjadi alat strategis yang mendukung ekspansi usaha secara lebih terarah. Untuk melihat bagaimana sistem pembayaran yang tepercaya dapat ikut memperkuat fondasi pertumbuhan tersebut, Anda dapat melanjutkan melalui pembahasan mengenai peluang pertumbuhan bisnis dengan DOKU.