Key Takeaways
- Hari Pelanggan Nasional menjadi kesempatan bagi bisnis untuk memahami perubahan kebutuhan dan perilaku pelanggan dalam berbelanja.
- Preferensi pembayaran pelanggan semakin beragam dan bergantung pada situasi, sehingga bisnis perlu menyediakan metode pembayaran yang relevan dengan kebutuhan mereka.
- Pengalaman pembayaran merupakan bagian dari customer experience. Payment gateway membantu bisnis menyediakan beragam pilihan pembayaran dalam satu integrasi untuk memudahkan pelanggan menyelesaikan transaksi.
Hari Pelanggan Nasional (4 September) dapat menjadi momentum bagi pelaku bisnis untuk memahami kembali kebutuhan pelanggan. Bukan hanya tentang apa yang mereka beli, tetapi juga bagaimana mereka mengambil keputusan sebelum membeli dan menyelesaikan transaksi.
Perubahan ini menjadi penting bagi bisnis. Sebab, ketika ekspektasi pelanggan terhadap proses belanja berubah, pengalaman pembayaran pun perlu ikut menyesuaikan.
Pelanggan Semakin Mempertimbangkan Value Sebelum Membeli
Tekanan biaya hidup membuat konsumen semakin berhati-hati dalam menentukan pengeluaran. Seperti pada hasil studi ASEAN Consumer Sentiment Study 2025 dari UOB, konsumen Indonesia menunjukkan sejumlah perubahan dalam kebiasaan berbelanja selama 12 bulan terakhir.
Tiga perubahan terbesar adalah:
- 49% membeli lebih banyak produk yang sedang diskon atau dijual dengan harga lebih rendah.
- 43% membeli lebih banyak produk yang multifungsi atau serbaguna untuk mendapatkan value yang lebih maksimal.
- 38% membeli lebih banyak produk yang diproduksi secara lokal.
Dari data tersebut, menunjukkan bahwa pelanggan kini semakin value-conscious. Mereka tidak hanya mencari produk untuk dibeli, tetapi juga mempertimbangkan apakah pembelian tersebut memberikan manfaat dan nilai yang sepadan.
Baca juga: 6 Cara Menarik Pelanggan: Ini Sebenarnya yang Mereka Inginkan
Ketika Cara Belanja Berubah, Cara Membayar Juga Ikut Berkembang
Perubahan perilaku belanja juga terlihat dari cara pelanggan membayar. Berdasarkan ASEAN Consumer Sentiment Study 2025, pelanggan Indonesia menggunakan berbagai metode pembayaran dalam aktivitas sehari-hari:
- 74% menggunakan e-wallet
- 62% menggunakan cash
- 60% menggunakan scan-to-pay (QR)
- 44% melakukan pembayaran melalui platform e-commerce
- 41% menggunakan mobile banking melalui aplikasi bank
Artinya, pelanggan tidak bergantung pada satu metode pembayaran saja. E-wallet, cash, scan-to-pay, e-commerce payment, hingga mobile banking sama-sama menjadi bagian dari kebiasaan transaksi pelanggan.
Preferensi Pembayaran Bisa Berbeda Sesuai Situasi
Pilihan pembayaran juga dapat berubah berdasarkan kebutuhan dan kondisi. Saat bepergian ke luar negeri, 32% responden Indonesia memilih e-wallet, 29% memilih cash, dan 25% memilih kartu kredit fisik sebagai metode pembayaran yang mereka sukai.
Bagi bisnis, data ini menunjukkan bahwa tidak ada satu metode pembayaran yang cocok untuk semua pelanggan dan situasi. Karena itu, menyediakan pilihan pembayaran yang relevan dapat membantu bisnis memberikan pengalaman checkout yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebiasaan pelanggan.
Apa Artinya bagi Bisnis?
Ketika pelanggan semakin selektif dan memiliki lebih banyak pilihan pembayaran, bisnis perlu menghadirkan cara bayar yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Transaksi sehari-hari mungkin membutuhkan pembayaran yang cepat dan praktis. Sementara itu, transaksi bernilai lebih tinggi dapat membutuhkan pilihan seperti kartu kredit/debit, Virtual Account, atau PayLater.
Karena itu, pengalaman pembayaran menjadi bagian dari customer experience. Semakin mudah pelanggan membayar, semakin mulus pula proses checkout mereka.
Baca juga: Kenali Model Bisnis C2C: Ini Peluang, Keunggulan dan Ragam Jenisnya
4 Hal yang Penting Sebelum Menentukan Pilihan Pembayaran untuk Bisnis
Setiap pelanggan memiliki preferensi yang berbeda saat bertransaksi. Karena itu, bisnis dapat mempertimbangkan empat hal berikut sebelum menentukan pilihan pembayaran:
1. Kenali preferensi pelanggan
Gunakan data transaksi untuk melihat metode pembayaran yang paling sering dipilih. Dari sini, bisnis dapat menentukan metode yang perlu diprioritaskan.
2. Sesuaikan dengan jenis transaksi
Kebutuhan pembayaran dapat berbeda berdasarkan jenis bisnis, nominal transaksi, hingga karakter pelanggan. Retail, F&B, jasa, travel, dan bisnis online dapat memiliki preferensi pembayaran yang berbeda.
3. Berikan pilihan tanpa menambah friction
Banyak pilihan tidak otomatis membuat proses checkout lebih baik. Untuk itu, pastikan pelanggan tetap mudah menemukan dan menggunakan metode pembayaran yang mereka inginkan.
4. Evaluasi secara berkala
Preferensi pelanggan dapat berubah mengikuti tren, teknologi, promo, dan kebiasaan baru. Evaluasi pilihan pembayaran secara berkala agar tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Satu Integrasi untuk Beragam Pilihan Pembayaran
Untuk menghadirkan pilihan pembayaran yang relevan, bisnis tidak harus mengelola setiap metode secara terpisah. Payment gateway dapat membantu bisnis menyediakan berbagai metode pembayaran melalui satu integrasi.
Sebagai perusahaan fintech pembayaran dan pionir payment gateway, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu kredit/debit, e-wallet, Virtual Account, QRIS, PayLater hingga convenience store. Dengan pilihan tersebut, bisnis dapat memberikan fleksibilitas kepada pelanggan untuk memilih cara pembayaran yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Memberikan produk dan layanan terbaik serta menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan merupakan bagian dari esensi Hari Pelanggan Nasional. Salah satu caranya adalah memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman transaksi yang nyaman, mulai dari pilihan metode pembayaran hingga proses checkout. Momentum ini dapat Anda manfaatkan untuk memastikan setiap proses transaksi mampu menjawab kebutuhan pelanggan.
