Untuk memahami uang masuk dan keluar bisnis, Anda memerlukan laporan arus kas yang tepat. Sobat DOKU perlu mengumpulkan data utama meliputi bukti transaksi penjualan (uang masuk), bon atau faktur belanja operasional (uang keluar), dan mutasi rekening bank secara berkala.
Salah satu tantangan kebanyakan UMKM adalah merasa memiliki omzet yang besar, namun uang tunai di tangan selalu habis karena tidak adanya pencatatan arus kas yang rapi. Itulah mengapa memahami dan mengelola cash flow dengan baik adalah salah satu cara agar bisnis sukses.
Jika diibaratkan, laporan arus kas adalah “kompas” bisnis yang vital dan tidak boleh dibuat sembarangan. Agar Anda memiliki gambaran penulisan yang tepat, artikel ini akan memberikan contoh konkret yang mudah ditiru.
Mengenal Dua Metode Penyusunan Laporan Arus Kas

Dalam akuntansi terdapat dua pendekatan utama untuk mencatat arus kas. Ada metode langsung dan tidak langsung. Umumnya, perusahaan besar dengan akuntansi yang lebih kompleks akan menggunakan metode tidak langsung untuk efisiensi. Di sisi lain, bisnis kecil lebih banyak memilih metode langsung karena lebih mudah dipahami.
Metode langsung adalah pencatatan yang mengelompokkan penerimaan dan pengeluaran kas secara spesifik berdasarkan kategori operasional. Metode ini didasarkan pada model akuntansi berbasis kas yang mengakui pendapatan ketika kas diterima dan pengeluaran ketika dibayarkan. Meskipun cukup sederhana, setiap transaksi kas perlu dilacak, sehingga mungkin membutuhkan lebih banyak usaha.
Sementara itu, metode tidak langsung dimulai dari laba bersih yang kemudian disesuaikan dengan transaksi non-kas seperti penyusutan atau perubahan inventaris. Pendekatan ini menyoroti bahwa laba bersih perusahaan tidak selalu mencerminkan jumlah kas aktual yang telah diperoleh atau dikeluarkan. Dengan memperhitungkan penyesuaian, akan ada gambaran yang lebih akurat tentang kas yang tersedia. Data yang digunakan diperoleh dari laporan keuangan yang sudah ada, sehingga lebih efisien.
Variasi Laporan Arus Kas Berdasarkan Jenis Usaha
Setiap model bisnis memiliki karakteristik aliran dana yang unik, sehingga format laporannya pun perlu disesuaikan. Bisnis jasa berbeda pencatatannya dengan kuliner, begitu pula arus kas lembaga keuangan dan toko online.
Mengenali jenis usaha sendiri adalah kunci agar laporan keuangan menjadi akurat dan relevan. Dengan pemahaman yang tepat, Anda akan memiliki wawasan tentang komponen utama yang harus ada dalam laporan. Sobat DOKU, mari melihat spesifikasi perbedaan pos keuangan pada berbagai sektor industri di bawah ini.
Contoh Laporan Arus Kas Metode Langsung
Metode ini paling efektif untuk skala kecil karena mudah dicatat dan jumlahnya cukup sedikit, sehingga dapat dengan cepat dipertanggungjawabkan. Seluruh data keluar-masuk uang tersedia dalam satu tabel. Berikut contohnya:
Contoh Laporan Arus Kas Metode Tidak Langsung
Saat menggunakan metode tidak langsung, mulailah dengan laba bersih dari laporan laba rugi Anda, kemudian lakukan penyesuaian selama periode tersebut. Berikut rincian selengkapnya:
- Mulai dari laba bersih, bagian ini dihitung dengan mengurangi semua biaya operasional, pembayaran bunga, pajak, dan pengeluaran lainnya dari total pendapatan.
- Tambahkan kembali beban non-kas yang mengurangi laba tetapi tidak melibatkan arus kas keluar seperti penyusutan dan amortisasi.
- Kurangi keuntungan non operasional dan tambahkan kerugian non operasional. Ini berasal dari aktivitas di luar kegiatan usaha utama, seperti penjualan aset, agar perhitungan fokus pada kinerja operasional.
- Sesuaikan perubahan pada piutang, persediaan, dan utang usaha, karena perubahan ini memengaruhi jumlah kas yang masuk dan keluar selama periode berjalan.
- Setelah semua penyesuaian dilakukan, angka akhirnya menunjukkan arus kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas operasional perusahaan.
Berikut contoh laporan arus kas metode tidak langsung:
Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Jasa
Dalam bisnis berbasis jasa, arus kas bisa sulit diprediksi karena pendapatan seringkali bergantung pada penyelesaian pekerjaan atau pencapaian proyek. Karakteristik perusahaan bidang ini minim inventaris barang, sehingga arus kasnya didominasi oleh penerimaan pendapatan dari layanan yang telah dikerjakan. Untuk memahami siklus kasnya, Anda perlu mengetahui kapan bisnis biasanya mengeluarkan biaya (seperti gaji, sewa, dan utilitas) dan kapan Anda menerima pembayaran.
Berikut adalah contoh laporan arus kas perusahaan jasa:
Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang
Bagi perusahaan dagang, tantangan utamanya terletak pada perputaran barang dagangan. Membeli terlalu banyak dapat menimbun kas pada barang yang tidak terjual dan tersimpan di gudang. Sementara jika stok hanya sedikit, seringkali menyebabkan kekurangan persediaan hingga bisa kehilangan penjualan.
Bisnis juga harus memastikan utang dagang ke supplier dapat dilunasi tepat waktu. Kas harus selalu tersedia sebelum jatuh tempo, tidak peduli ada atau tidak ada penjualan. Jika pembayaran terlambat, kepercayaan vendor bisa menurun dan menyulitkan kerja sama di masa depan.
Berikut ini adalah contoh laporan arus kas perusahaan dagang:
Contoh Laporan Arus Kas Koperasi Simpan Pinjam
Pada koperasi simpan pinjam, arus kas keluar berfokus pada penyaluran pinjaman baru kepada anggota dan penarikan simpanan. Pergerakan uang tunai bukan pada vendor atau dari penjualan, melainkan untuk mendukung kebutuhan anggota. Saat ada yang meminjam, Anda bisa mendefinisikannya sebagai aktivitas operasi.
Contoh laporan arus kas koperasi simpan pinjam:
Contoh Laporan Arus Kas Sederhana
Berbeda dengan laporan arus kas perusahaan besar dengan istilah teknis yang sulit dipahami, versi sederhana sangat minimalis. Dalam pencatatan ini, Anda hanya perlu mencatat keuangan nyata, kapan uang keluar dan masuk. Berikut format yang bisa ditiru:
Langkah Digitalisasi Pencatatan Keuangan Bisnis

Meskipun pencatatan manual itu baik, digitalisasi menawarkan otomatisasi yang meminimalisir human error. Teknologi yang ada saat ini memungkinkan sistem mengelola uang masuk dan keluar tanpa banyak campur tangan manusia.
Sobat DOKU, bayangkan jika setiap transaksi pembayaran dari pelanggan langsung tercatat otomatis tanpa perlu input ulang. Bisnis tidak akan terbebani oleh proses rumit. Perusahaan juga dapat menghemat waktu dan sumber daya sekaligus mengurangi risiko kesalahan.
Pencatatan arus kas yang rapi akan lebih sempurna jika dipadukan dengan solusi pembayaran digital yang terintegrasi. Oleh karena itu, pastikan Sobat DOKU tidak hanya mencatat, tetapi juga mempermudah arus masuk uang dengan sistem payment gateway yang modern. Kolaborasi dua teknologi canggih ini bisa mewujudkan keuangan yang stabil dan bisnis yang sukses di masa depan.
Pilih Solusi DOKU Sesuai Kebutuhan Bisnis Anda
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis?
Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.
→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.
→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.
→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.
→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅ Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.
→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
✅ Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim Sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales
Dengan DOKU, setiap proses pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga bisnis Anda bisa fokus pada pertumbuhan dan pengalaman pelanggan terbaik. Saatnya tingkatkan efisiensi pembayaran bisnis Anda bersama DOKU Payment Gateway.
