Brand advocacy adalah salah satu cara yang sering diterapkan perusahaan untuk bisa mendapatkan pelanggan dengan mudah dan lebih hemat biaya.
Apakah kamu masih ingat dengan salah satu strategi pemasaran dari rekomendasi orang terdekat? Ternyata, konsep ini bisa kamu lakukan dengan menerapkan brand advocacy. Jadi, brand advocacy adalah strategi yang membuat bisnismu mendapatkan promosi secara organik oleh orang lain atau berdasarkan rekomendasi, bisa dari sosial media atau secara langsung.
Sebenarnya, konsep ini masuk dalam strategi pemasaran 5A, yaitu Awareness, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. Pada huruf A kelima, kamu bisa mendapati kata Advocate. Strategi 5A ini adalah pengganti dari strategi pemasaran 4A, yaitu Aware, Attitude, Act, dan Act Again. Tepatnya pada bagian Act Again atau melakukan pembelian lagi.
Konsep pemasaran 5A ini dianggap lebih pas dengan kondisi sekarang, ketika pendekatan pemasaran menggabungkan interaksi baik secara daring maupun offline guna mendapat advokasi dari konsumen.
Apa itu Brand Advocacy?
Jadi, brand advocacy adalah suatu istilah yang dipakai untuk menjelaskan aksi yang digunakan oleh pihak yang menyukai brand milikmu dan terus memberikan dukungan terhadap bisnis melalui promosi kepada calon pelanggan baru.
Hal ini tentu saja dapat membantu brand lebih dikenal oleh calon pelanggan yang lebih luas lagi. Selain itu, cara ini juga bisa membuat pemasukan meningkat tanpa perlu adanya biaya operasional untuk promosi.
Mengapa penting untuk memperoleh dukungan dan dorongan dari orang-orang terhadap bisnis? Karena secara umum, orang lebih percaya dengan konten dan rekomendasi yang berasal dari kerabat, keluarga, atau teman dibandingkan dengan jenis pemasaran lainnya.
Brand advocacy adalah salah satu strategi yang sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran merek, menarik pelanggan atau prospek baru, bahkan memperoleh pelanggan potensial yang baru. Dengan demikian, memiliki advokat merek dalam perusahaan bisa memberikan nilai yang besar bagi bisnis yang kamu jalankan.
Baca juga: Brand Activation adalah Uoaya Mendekatkan Diri kepada Pelanggan, Ini Caranya!
Pentingnya Brand Advocacy untuk Bisnis
Salah satu alasan paling utama brand advocacy adalah langkah tepat dalam bisnis adalah cara ini terbilang lebih disukai oleh calon pelanggan dalam zaman digital yang penuh dengan kecanggihan ini.
Sebagian besar pelanggan potensial menyebutkan, mereka cenderung lebih percaya pada konten yang berasal dari “manusia”. Nah, brand advocate ini termasuk pihak yang percaya pada misi, brand, layanan, dan produk yang kamu punya dan memberikan dukungan tanpa kamu harus mengeluarkan biaya untuk membayar mereka.
Namun, tidak hanya itu, membantu dukungan brand dan memanfaatkan kesetiaan mereka untuk mendukung bisnis menawarkan banyak manfaat, antara lain:
1. Meningkatkan visibilitas brand
Tentu kamu setuju bahwa tidak ada yang lebih kuat daripada konten dan dialog yang terjadi secara alami ketika orang mencari atau menemukan solusi untuk permasalahan yang mereka alami.
Bayangkan betapa besar pengaruhnya jika banyak karyawan, pelanggan, atau mitra menjadi pendukung yang membicarakan bisnismu secara alami pada platform online. Dampak yang dirasakan pada bisnis akan begitu luar biasa.
2. Cakupan jangkauan lebih besar
Alasan lain pentingnya brand advocacy adalah bisnis bisa mendapatkan jangkauan yang lebih luas lagi. Mulai dari karyawan, pelanggan, mitra bisnis, atau bahkan orang-orang yang tertarik pada bisnis atau merek meskipun belum menjadi pelanggan.
Hal ini sama sederhananya saat kamu memiliki tim pemasaran dan memanfaatkan media sosial untuk bisnis, pendukung merek dengan sendirinya akan berbagi informasi tersebut di platform media sosial pribadi mereka masing-masing.
Secara rata-rata, pengguna media sosial memiliki koneksi lebih dari 400 teman maupun anggota keluarga, ini termasuk orang yang mungkin tidak menjadi target utama dalam bisnismu. Secara tidak langsung, brand advocacy juga memberikan akses baru bagi bisnis yang kamu miliki ke pasar yang lebih luas.
3. Mendapatkan perhatian dari media maupun publikasi
Saat banyak orang mulai memperbincangkan bisnismu secara daring, bukan tak mungkin bisnismu juga mendapatkan perhatian dari media maupun portal berita populer. Sebab, media dan publikasi pun ingin mendapat atensi publik dengan membicarakan suatu hal yang sedang menjadi bahasan ramai dalam dunia maya.
Dengan demikian, bisnismu bisa mendapatkan promosi dan publikasi gratis dari media maupun portal berita. Hal ini akan berdampak pada munculnya perhatian yang lebih luas lagi dari calon pelanggan baru yang sebelumnya belum mengetahui bisnismu.
4. Hemat waktu dan biaya pemasaran
Promosi menjadi salah satu strategi pemasaran yang terkadang menghabiskan biaya operasional yang tidak sedikit. Namun, kamu bisa menyiasatinya dengan menerapkan konsep brand advocacy.
Meski dalam penerapannya, konsep ini juga perlu waktu dan biaya pada langkah awalnya, dalam jangka yang lebih panjang bisnismu justru bisa menghemat biaya yang lebih besar untuk promosi produk maupun layanan.
Memang benar, brand advocacy adalah strategi promosi jangka panjang yang tidak dapat kamu ketahui hasilnya dalam waktu dekat. Sebab, secara tidak langsung kamu sedang melakukan promosi secara organik, bukan dengan memasang iklan berbayar yang bisa langsung terlihat hasilnya.
Baca juga: Apa Itu Brand Identity? Ini Lho Definisi dan Cara Membangunnya
Cara Mudah Memulai Brand Advocacy
Dalam menerapkan brand advocacy sebagai salah satu strategi pemasaran bisnis, kamu perlu memperhatikan beberapa aspek berikut ini sehingga hasilnya bisa sesuai dengan harapan.
1. Tidak selalu tokoh publik yang terkenal

Mungkin kamu beranggapan bahwa semakin populer seseorang, akan lebih mudah untuk mendapatkan perhatian pelanggan sehingga mau menggunakan bisnismu. Misalnya, publik figur atau influencer.
Meski begitu, hal ini ternyata tidak selalu benar karena orang terbaik yang bisa menjadi pendukung merek adalah mereka yang punya pengalaman positif dengan brand. Artinya, pelanggan yang selalu memakai produk maupun layanan dan merasa puas sangat pas untuk menjadi brand advocate bisnis.
2. Awali dari hal yang sederhana

Cara selanjutnya untuk memulai brand advocacy adalah mengawali dari hal yang paling sederhana. Contohnya membuat konten yang menarik di akun sosial media untuk sekadar mendapat umpan balik seperti komentar, menyukai, dan share dari pelanggan.
Supaya bisa mewujudkan hal ini, kamu harus memadukan tiga aspek yang penting, yaitu bertanya, mengedukasi, dan menawarkan tantangan. Biarkan pelanggan bertanya tentang brand milikmu atau meminta masukan.
Kemudian, berikan edukasi pada pelanggan melalui konten yang informasi secara berkala. Terakhir, tawarkan tantangan pada pelanggan seperti giveaway, bonus, potongan harga, atau lainnya dengan membagikan konten yang kamu unggah.
Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.
🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.
📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.
⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.
🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.
📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales
