Cara rekrut karyawan bisa mempengaruhi kinerja perusahaan nantinya. Pahami cara mendapat SDM berkualitas sesuai kebutuhan perusahaan!
Cara rekrut karyawan sering menjadi concern utama perusahaan, khususnya pihak HRD. Alasannya, perekrutan yang tidak tepat bisa berimbas pada kinerja perusahaan di masa depan.
Nah, masalah perekrutan ini sendiri sebenarnya setiap perusahaan punya kebutuhan, prioritas dan strategi yang berbeda. Lalu bagaimana cara rekrut karyawan yang tepat bagi perusahaan?
Read More: 7 Tips Memulai Usaha Roti Bakar, Wajib Dicoba!
Secara umum kamu bisa mendapat kandidat yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan melalui beberapa cara berikut:
1. Buat Job Desc dengan Jelas dan Lengkap
Job description seringkali menjadi boomerang bagi perusahaan dan juga kandidat terpilih saat proses pembuatannya dilakukan dengan asal. Perusahaan akan kesulitan mendapat kandidat yang sesuai dan calon kandidat terpilih bisa saja merasa “ditipu” jika ternyata fakta di lapangan dan job desc yang tertera tidak sama.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan ini, sebagai HRD kamu perlu membuat job description sejelas dan selengkap mungkin.
Langkah awal, kamu bisa menganalisis pekerjaan yang sedang dibutuhkan untuk mendapat informasi lengkap. Sebut saja seperti tugas, tanggung jawab, skill hingga lingkungan kerjanya.
Kelengkapan informasi job desc ini akan membantu perusahaan memilih dan mendapat kandidat yang tepat, lho.
2. Tetapkan Strategi Perekrutan yang Ingin Dipakai
Sama halnya dengan penjualan atau pemasaran, proses rekrutmen juga butuh strategi yang tepat. Upayakan untuk melibatkan karyawan kunci dalam divisi yang sama (biasanya level manajerial). Alasannya, merekalah yang akan bekerja sama dengan kandidat terpilih dalam jangka panjang untuk memajukan perusahaan.
Keterlibatan karyawan kunci ini juga bisa membantu proses perekrutan tepat sasaran dan lebih efisien. Mereka paham, kandidat baru seperti apa yang dibutuhkan oleh tim.
Strategi lain yang bisa kamu gunakan adalah memanfaatkan check list untuk memantau proses perekrutan. Ini bisa membantu rekrutmen lebih terstruktur dan sistematis.
3. Gunakan Beberapa Cara Untuk Mendapat Kandidat
Ada beberapa cara rekrut karyawan yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan kandidat potensial. Pertama mencari kandidat baru melalui job fair, media sosial dan situs resmi perusahaan, hingga publikasi di platform pencari kerja.
Kedua, kamu bisa mendapat karyawan baru dari kandidat potensial di perekrutan sebelumnya. Menjaga hubungan baik dengan calon kandidat di rekrutmen yang sudah terlewat tentunya membuat kamu punya pilihan lebih banyak.
Ketiga, HR juga dapat mempekerjakan kembali karyawan yang pernah bekerja di perusahaan sebelumnya.
Untuk opsi ketiga ini, perusahaan tentu sudah tahu kinerja dari calon kandidat tersebut. Tinggal bagaimana perusahaan memberikan penawaran yang lebih menarik agar kandidat mau bergabung kembali.

4. Tawarkan Benefit dan Fasilitas Menarik
Dulu, mungkin gaji jadi salah satu tolak ukur utama bagi seseorang untuk bekerja. Namun, saat ini kondisinya tidak lagi sama.
Gaji bukanlah satu-satunya hal yang bisa menarik perhatian calon kandidat potensial. Kesejahteraan karyawan secara menyeluruh kini justru menjadi indikator utama.
Tentunya, gaji sebagai kewajiban dasar perusahaan harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Sementara itu, benefit dan fasilitas lain juga perlu dipertimbangkan. Sebut saja tunjangan, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, bonus, jatah cuti, alat penunjang kerja, dan lain sebagainya.
Hal lain yang bisa jadi faktor penarik adalah adanya jenjang karier. Artinya calon kandidat punya kesempatan untuk mendapat benefits dan fasilitas lebih baik.
Pemberian benefit dan fasilitas ini turut mencerminkan image positif dan budaya perusahaan, lho.
5. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Baik
Beberapa tahun belakangan ini, mental health menjadi isu yang hangat untuk dibicarakan. Perusahaan juga perlu aware dengan masalah ini karena karyawan rentan sekali stres terkait pekerjaan.
Salah satu bentuknya dengan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan harmonis. Selain image dan reputasi, lingkungan kerja juga menjadi concern utama pencari kerja.
Banyak yang berpikir percuma gaji besar jika lingkungan toxic. Ketika lingkungan kerja baik, maka karyawan bisa bekerja lebih optimal. Target perusahaan secara otomatis bisa tercapai lebih mudah. Ini adalah win-win solution bagi karyawan dan perusahaan.
6. Lakukan Screening dengan Seksama
Ketika perusahaan memutuskan untuk membuka lowongan pekerjaan, maka screening menjadi tahap awal yang harus dilalui. Proses screening ini bisa saja memakan waktu yang tidak sebentar. Apalagi jika calon kandidat yang masuk cukup banyak.
Tim internal perusahaan yang bertanggung jawab terhadap proses rekrutmen perlu melakukan screening dengan seksama. Ini dilakukan agar tidak ada calon kandidat yang tidak sesuai, tetapi lolos ke tahap berikutnya karena kecerobohan saat screening.
Usahakan untuk selalu memisah antara dokumen pelamar yang memenuhi dan tidak memenuhi syarat serta kriteria. Lakukan pemeriksaan ulang untuk meminimalisasi kesalahan.
7. Buat Daftar Pertanyaan yang Tepat untuk Interview
Langkah selanjutnya dalam proses rekrutmen adalah wawancara atau interview. Dokumen berupa CV hingga surat lamaran belum tentu bisa mencerminkan skill calon kandidat.
Selain melalui tes bidang kompetensi, kamu bisa melihat potensi calon kandidat melalui proses wawancara. Interview juga dapat mengenal kandidat dan melakukan penilaian secara langsung.
Untuk membuat proses interview ini tidak zonk, kamu perlu membuat daftar pertanyaan yang tepat. Beberapa topik penting yang bisa diajukan adalah pengenalan diri, cara menangani konflik, achievement di pekerjaan sebelumnya, kelebihan dan kelemahan calon kandidat.
Kamu juga dapat mengajukan topik-topik terkait posisi yang dilamar di perusahaan. Beberapa HRD ada juga yang mengajukan topik menjebak seperti permintaan gaji, rencana 5 tahun ke depan, dan lain sebagainya.
8. Lakukan Tes Kompetensi Bidang
Tidak sedikit orang yang memahami sesuatu dari materi saja. Sebaliknya, dari segi praktik ternyata kinerja mereka zonk. Perusahaan pasti tidak ingin "membeli kucing dalam karung".
Nah, salah satu cara terbaik untuk menilai kemampuan kandidat yakni melalui tes kompetensi bidang. Khususnya untuk beberapa posisi penting. Melalui tes ini, perusahaan bisa menilai apakah kandidat cocok dan sesuai kebutuhan user.
Sebelum memulai proses rekrutmen, perusahaan perlu menyiapkan tes ini. Alasannya agar alur dan mekanisme proses hiring tidak terganggu. Hasil akhirnya, perusahaan bisa memenuhi kebutuhan akan karyawan baru di tenggat waktu yang tepat.
9. Cek Latar Belakang dan Referensi Kandidat Terpilih
Ketika beberapa calon kandidat sudah disaring maka selanjutnya adalah tahapan untuk mengecek background dan referensi. Cross-check latar belakang akan memastikan bahwa kandidat telah memenuhi syarat yang diperlukan. Jadi, tidak ada ceritanya perusahaan tertipu backgroung abal-abal.
Khusus cek referensi, kamu dapat melakukannya untuk mengetahui kinerja kandidat di perusahaan lama. Ini termasuk juga achievement yang pernah diraihnya. Nyatanya tidak sedikit calon kandidat yang terlalu berani mencantumkan achievement untuk mempercantik CV saja.
Tentunya dengan melakukan ini perusahaan berharap bisa dapat kandidat terbaik dan tepat untuk posisi yang dibutuhkan.
Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.
🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.
📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.
⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.
🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.
📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales
