7 Ide Usaha Sampingan di Desa yang Paling Cuan

7 Ide Usaha Sampingan di Desa yang Paling Cuan
Table of Contents

Situasi ekonomi yang tak menentu tidak hanya berdampak pada masyarakat urban, namun juga mereka yang tinggal di desa. Agar tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, berbagai jenis usaha sampingan di desa pun kian digeluti oleh masyarakat. 

Menariknya, mendirikan bisnis sampingan di desa relatif lebih menguntungkan dibanding di kota. Ini lantaran potensi pasarnya cukup tersegmentasi dan jumlah kompetitornya tak sebanyak di daerah urban.

Di samping itu, peluang bisnis sampingan di desa juga memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Bagaimana, terdengar menarik, kan? Temukan berbagai rekomendasi ide bisnis sampingan di desa dalam ulasan berikut.

Rekomendasi Usaha Sampingan di Desa yang Paling Menguntungkan

Buat kamu yang tinggal di desa dan butuh pemasukan tambahan, berikut ada beberapa ide usaha sampingan yang bisa kamu jadikan referensi. Beberapa opsi dalam rekomendasi berikut bahkan tidak membutuhkan modal besar, lho! Yuk, simak!

1. Membuka toko kelontong

Toko kelontong adalah salah satu usaha yang akan selalu dibutuhkan masyarakat bahkan ditengah menjamurnya bisnis retail modern. Menurut data UMKM Indonesia, jumlah toko kelontong di seluruh provinsi di Indonesia mencapai 3,6 juta.

Warung kelontong juga termasuk salah satu UMKM yang telah menyumbang sekitar 57 persen total PDB per tahun. Data ini menunjukkan bahwa toko kelontong adalah usaha yang prospektif, terlebih jika dibuka di daerah desa.

Kunci sukses mendirikan usaha ini adalah stok barang selalu lengkap dan memberikan harga yang bersaing. Untuk itu, kamu harus bisa menemukan pemasok yang menawarkan harga murah dan pilihan barang yang bervariasi serta berkualitas.

Sebagai catatan, presentasi laba toko kelontong cenderung cukup kecil. Namun kalau jumlah transaksi per harinya relatif besar, keuntungan yang akan kamu dapat juga besar. Agar transaksi makin cepat dan praktis tanpa ribet uang kembalian, kamu bisa menyediakan QRIS MPM di meja kasir. Agar makin laris, pastikan stok barang di tokomu selalu lengkap, ya, terutama jenis sembako.

2. Mendirikan bengkel motor

Ide usaha sampingan selanjutnya yang cocok untuk dibuka di desa adalah bengkel motor. Lagi pula, masyarakat desa sekarang sudah banyak yang memiliki kendaraan pribadi. Jadi, sudah bisa dipastikan kalau keberadaan bengkel motor akan selalu dibutuhkan.

Kamu bisa memilih mau membuka bengkel motor atau mobil. Pokoknya, sesuaikan dengan modal yang kamu punya. Kalau anggarannya terbatas, tak ada salahnya untuk membuka bengkel sepeda motor kecil-kecilan terlebih dahulu, seperti bengkel tambal ban.

Sayangnya, jasa tambal ban tidak dibutuhkan setiap hari. Jadi, cobalah untuk menambah jenis layanan bengkel kamu nanti, seperti ganti ban, ganti oli, dan ganti suku cadang. Ketiganya selalu dibutuhkan oleh masyarakat, jadi setiap hari pasti akan ada transaksi masuk.

Bengkel motor yang lengkap memang membutuhkan modal lumayan besar. Sebab, biaya untuk membeli peralatan dan perlengkapannya juga tidak murah. Namun untung yang bisa kamu raup juga besar. Terlebih jika layanan yang kamu berikan bisa dijamin kualitasnya.

3. Membuka toko bahan bangunan

Peluang usaha sampingan di desa yang berikutnya adalah membuka toko bahan bangunan. Keberadaan toko ini kerap dicari oleh masyarakat desa. Sebab, lokasi toko bangunan sering kali jauh dari daerah pedesaan sehingga harga pengirimannya sangat tinggi.

Nah, kamu bisa memanfaatkan kondisi tersebut untuk membuka usaha sampingan. Dengan mendirikan toko bangunan atau material di desa, otomatis toko kamu lah yang akan dituju oleh masyarakat desa yang membutuhkan material bangunan.

Apalagi kalau di desa kamu belum ada toko bangunan sama sekali, pasti usaha kamu akan laris. Nah, agar makin berkembang, pastikan stok barang yang kamu tawarkan cukup lengkap, berkualitas tingginya, dan harganya bersaing. 

Dengan begitu, orang tentu akan lebih memilih membeli di tokomu alih-alih ke toko lain. Mengenai modal, jelas tidak sedikit karena harga kulakan barang material memang mahal. Namun keuntungannya cukup besar hingga bisa kamu jadikan sebagai penghasilan utama.

4. Menjual pakaian

7-Ide-Usaha-Sampingan-di-Desa-yang-Paling-Cuan

Sejumlah masyarakat desa memang sudah terbiasa dengan kegiatan belanja online, termasuk dalam membeli pakaian. Namun masih banyak juga penduduk desa yang lebih senang berbelanja pakaian secara offline. Nah, hal ini bisa kamu jadikan peluang untuk membuka usaha sampingan.

Menjual pakaian di desa memiliki margin profit yang lumayan besar. Sebab, pembeli yang biasanya harus ke pasar, tinggal datang ke tokomu saja. Kamu bisa menjual berbagai jenis pakaian, seperti kaus, kemeja, piyama, daster, dan lain sebagainya.

Untuk meminimalkan kerugian, lakukan riset terlebih dahulu mengenai jenis pakaian yang paling dibutuhkan masyarakat desa. Misal targetmu ibu-ibu, nah kamu bisa menawarkan daster, gamis, dan jilbab.

5. Menjual pulsa dan kuota

Berjualan pulsa, paket data, dan token listrik bisa kamu jadikan usaha sampingan di desa. Meskipun masyarakat desa sudah menggunakan smartphone, masih banyak dari mereka yang membutuhkan jasa konter pulsa. Jadi, jangan khawatir tidak akan laku.

Untuk memulai usaha ini, kamu tinggal mencari distributor yang kredibel atau menjadi mitra dari platform PPOB. Keduanya sama-sama memberikan keuntungan, tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhanmu.

Keuntungan dari berjualan pulsa dan kuota memang tidak seberapa. Namun usaha ini termasuk minim risiko karena semuanya dibutuhkan masyarakat. Asalkan tidak ada pelanggan yang hobi berutang, bisnis ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan.

6. Beternak hewan ternak

Kalau kamu tinggal di desa dan kebetulan punya lahan kosong cukup luas, kamu bisa memanfaatkannya untuk beternak. Jenis hewan ternaknya sendiri bisa disesuaikan dengan kemampuan.

Sebagai rekomendasi, kamu bisa beternak ayam kampung, bebek, atau lele. Ketiganya tidak membutuhkan modal yang begitu besar namun keuntungnya cukup menggiurkan. Selain itu, cara perawatannya juga tidak terlalu sulit asalkan kamu benar-benar niat untuk terus belajar.

Kalau kamu punya anggaran cukup besar, tak ada salahnya untuk membuka usaha peternakan kambing atau sapi perah. Namun jangan asal memulai, ya, pelajari dulu seluk-beluknya agar tidak merugi.

7. Menjual perlengkapan pertanian

Petani adalah salah satu profesi yang paling banyak digeluti oleh masyarakat desa. Nah, kamu bisa memanfaatkan kondisi ini untuk membuka usaha sampingan. Salah satu yang bisa kamu geluti adalah membuka toko perlengkapan pertanian. 

Kamu bisa menyediakan pupuk, aneka bibit sayuran, obat tanaman, nutrisi, peralatan pertanian, dan masih banyak lagi. Untuk mendapatkan produk-produk tersebut, kamu bisa kulakan lewat supplier yang tepercaya.

Kamu juga bisa menyetok barang secara langsung dari para produsen khusus kebutuhan pertanian. Ini agar margin profit yang kamu peroleh bisa lebih besar. Upayakan pula untuk memilih lebih dari satu produsen agar stok barang dagangan kamu selalu terpenuhi.
Itu tadi ide usaha sampingan di desa yang bisa kamu jadikan referensi untuk menambah pemasukan. Agar usaha bisa berkembang dan tidak mandek di tengah jalan, pilih peluang bisnis yang sesuai dengan kemampuanmu.

Read More: 7 Ide Usaha Sampingan yang Cocok untuk Karyawan

7-Ide-Usaha-Sampingan-di-Desa-yang-Paling-Cuan

Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway 

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.

✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.

🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.

🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.

📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.

⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.

🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.

📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.

🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:

🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU

🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi

🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales