Sejak zaman dahulu, hewan ternak telah menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, hingga saat ini pun, usaha ternak tetap dipandang merupakan bisnis yang menguntungkan, baik dalam skala besar maupun kecil.
Kalau kamu tertarik memulai bisnis produksi ternak sendiri, berikut ini beberapa ide bisnis peternakan yang paling menguntungkan dan permintaannya bagus di pasar.
Rekomendasi Ide Usaha Ternak
1. Ternak Bebek Petelur
Peternakan bebek petelur menjadi salah satu ide usaha ternak yang paling menjanjikan karena mendatangkan keuntungan besar, terutama bagi masyarakat pedesaan. Bebek cocok untuk diternak di pedesaan lantaran identik dengan lokasi umbaran yang luas.
Selain itu, pakannya cukup dengan dedak atau keong mas yang relatif mudah didapatkan dan murah harganya.
Pemberian pakan cukup tiga kali dalam sehari. Kamu pun bisa mengumbarnya ke sawah agar bebek-bebek ternak kamu bisa mencari makanan sendiri.
Bebek termasuk salah satu unggas yang tangguh dan tidak mudah terjangkit penyakit. Jadi, tidak perlu perawatan khusus untuk membudidayakannya sehingga sangat cocok untuk peternak pemula.
Dari bebek ternak tersebut, kamu bisa menjual telur atau dagingnya. Tertarik mencoba usaha ternak ini? Kamu cukup menyiapkan modal untuk membeli pakan, pekarangan (bisa di halaman belakang rumah), dan bebek yang sudah siap untuk bertelur.
2. Ternak Lele
Membudidayakan lele juga bisa menjadi alternatif ide bisnis peternakan yang mendatangkan cuan dengan modal minim. Yang kamu perlukan hanyalah kolam buatan (idealnya 2 x 1 x 0,6 meter) di belakang rumah, terpal untuk menutupinya, dan bibit ikan lele.
Harga satu ekor bibit ikan lele terbilang sangat murah, dengan Rp450 saja kamu bisa mendapatkan yang berukuran 9 – 10 cm. Untuk awal pembibitan, kamu bisa membeli 50 – 100 ekor saja.
Selanjutnya, kamu perlu menyiapkan pakan untuk bibit ikan lele tersebut—bisa berupa pelet apung ukuran 0,8 – 1 mm (Rp17 ribuan per kg) atau cacing sutra (Rp7 ribuan per kg).
3. Usaha Ternak Ikan Hias
Ide usaha ternak selanjutnya yang bisa kamu mulai dengan bujet minim tetapi untung besar adalah ternak ikan hias.
Setelah melihat kondisi sejak pandemi Covid-19 yang membuat banyak orang yang tertarik memelihara ikan hias, ide usaha ini cukup menjanjikan.
Untuk pemula, kamu bisa coba memulainya dengan jenis ikan hias yang populer tetapi mudah dipelihara, seperti ikan guppy, ikan cupang, ikan blue electric, ikan mas koki, dll. Harga bibitnya sudah tentu bervariasi, tergantung dari jenis ikan hias apa yang ingin kamu ternak. Selain bibit ikan, kamu perlu menyiapkan akuarium dan pakan khusus.
Pastikan kamu mempelajari teknik budidaya dari masing-masing jenis ikan hias sebelum memutuskan untuk membudidayakan jenis ikan hias tertentu. Dengan begitu, ikan yang kamu budidayakan bisa berkembang dengan baik dan memiliki nilai jual tinggi.
4. Ternak Ayam

Ayam menjadi salah satu jenis daging yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat, baik itu untuk industri maupun rumahan. Itulah sebabnya, peluang usaha ternak ayam sangat menjanjikan lantaran permintaannya yang terus meningkat.
Kamu bisa pilih mau berbisnis peternakan ayam kampung atau ayam potong. Ayam kampung memiliki harga yang relatif lebih tinggi daripada ayam potong, tetapi dagingnya lebih rendah kolesterol dan mengandung lebih banyak protein dan vitamin. Di sisi lain, harga ayam potong relatif lebih murah sehingga permintaannya di pasar lebih stabil daripada ayam kampung dan relatif terus meningkat.
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga perlu kamu sesuaikan dengan target pasar kamu sebelum memulai.
Target pasar untuk bisnis ternak ayam kampung kebanyakan dari restoran dan rumah makan, tetapi banyak juga rumah tangga yang sekarang gemar mengonsumsinya. Sementara itu, target pasar untuk bisnis ternak ayam potong lebih ke masyarakat menengah atau warung makan.
5. Ternak Burung Puyuh
Menjalankan bisnis ternak burung puyuh sangat mudah dan sama produktifnya dengan menernakkan ayam atau bebek. Kamu bisa membiakkannya untuk menghasilkan daging, telur, atau keduanya.
Daging puyuh memiliki lebih sedikit lemak dan kalori, menjadikannya makanan yang ideal untuk orang yang sadar kesehatan. Terlebih lagi, berkat harganya yang murah, jumlah permintaan daging dan telur puyuh di Indonesia terus meningkat sejak pandemi.
Akan tetapi, produksi buruh puyuh di Indonesia sendiri masih tergolong rendah sehingga belum mampu memenuhi persediaan. Itulah sebabnya, peluang usaha ternak ini terbilang cukup menjanjikan lantaran masih sedikit pesaing.
Read More: Strategi Memulai Usaha Sayuran Packing Biar Cepat Laku
6. Ternak Kroto
Kroto (telur semut) biasa dijadikan pakan burung untuk meningkatkan kualitas kicauan atau pakan ikan karena mengandung banyak protein. Karena permintaannya selalu meningkat, ide usaha ternak ini cocok kamu jadikan lahan cuan.
Yang perlu kamu perhatikan bila tertarik memulai bisnis ternak kroto adalah membuat tempat budidayanya yang harus semirip mungkin dengan habitat aslinya. Kamu harus memperhatikan faktor intensitas cahaya, kelembaban udara, sirkulasi udara, suhu, dan sebagainya agar kroto ternakan kamu tidak mudah stres.
7. Ternak Jangkrik
Selain kroto, jangkrik merupakan salah satu serangga yang paling banyak dibutuhkan sehingga cocok untuk kamu jadikan ide usaha. Permintaan akan jangkrik pasti akan selalu ada selama masih ada pecinta burung.
Tak hanya sebagai pakan burung, jangkrik juga banyak digunakan dalam dunia medis. Itulah sebabnya prospek usaha ternak jangkrik cukup menjanjikan di masa mendatang.
Kamu bisa menargetkan pemasaran kamu kepada para pecinta burung atau membuat toko khusus untuk menjual jangkrik. Dengan begitu, kamu bisa memilah-milah umur dan ukuran jangkrik sesuai kebutuhan target pasar. Pasalnya, ada konsumen yang membutuhkan jangkrik dengan ukuran lebih kecil, sedang, atau besar tergantung kebutuhan.
8. Usaha Ternak Kambing

Kambing adalah salah satu hewan penghasil daging terfavorit di Indonesia lantaran memiliki minat lokal yang sangat besar. Selain itu, ada beberapa faktor yang menjadikan ide bisnis ternak ini sangat menguntungkan, bahkan untuk pemula sekalipun.
Kamu bisa memulainya dengan membeli pasangan anak kambing lalu dikembangbiakkan dalam skala rumahan. Peternakan kambing dalam skala besar juga sangat potensial, terutama saat menjelang hari raya Idul Adha karena jumlah permintaannya pasti akan naik.
Kamu bisa bermitra dengan beberapa penyalur hewan Qurban atau lembaga amal untuk memasarkan kambing ternak kamu. Penjualan kambing untuk restoran, jasa katering, rumah makan, atau usaha kuliner lainnya juga dinilai sangat prospektif.
9. Ternak Belut
Ide usaha ternak lainnya yang juga tak kalah profitable adalah ternak belut. Permintaannya di pasar cenderung dinamis, bahkan saat ini sangat memungkinkan untuk diekspor ke luar negeri.
Selain itu, belut termasuk ikan yang mudah untuk dikembangbiakkan dan masa panennya hanya memerlukan waktu 3 sampai 4 bulan. Di sisi lain, jumlah pebisnis ternak belut masih sedikit sehingga minim persaingan.
Untuk pemasarannya pun tidak sulit. Kamu bisa menjualnya mentah saja atau mengolahnya menjadi makanan jadi, seperti keripik belut, pecel belut, nugget belut, dll. Modal untuk memulainya relatif terjangkau.
Harga bibit belut per kilogramnya sekitar Rp30.000, untuk pakannya Rp50.000/kg, suplemen organik, terpal kolam ukuran 2 x 1 meter, jaring belut, dan beberapa peralatan lain yang harganya nggak bikin kantong bolong.
Nah, itulah beberapa ide usaha ternak yang paling profitable karena pembiakannya relatif cepat dan modalnya terjangkau. Untuk menunjang perkembangan bisnis ternak kamu, penting bagi kamu untuk memiliki kebebasan transaksi bisnis mulai dari sekarang.
Nah, kebebasan transaksi tersebut bisa kamu dapatkan dengan menggunakan teknologi pembayaran dari DOKU.
Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.
🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.
📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.
⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.
🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.
📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales
