Moms, Mari Mulai Usaha Perlengkapan Bayi dengan Mengikuti Kiat-Kiat Berikut!

usaha perlengkapan bayi
Table of Contents

Tahukah Anda bahwa usaha perlengkapan bayi kini punya peluang yang menjanjikan. Hal ini tidak lepas dari prospek cerah penjualan produk kebutuhan ibu dan anak yang terus meningkat. Bahkan, kategori ibu dan bayi sempat tercatat sebagai salah satu produk terlaris di awal tahun 2023.

Inilah alasan mengapa semakin banyak pengusaha, khususnya pelaku UMKM, yang mulai mencoba peruntungan di bisnis ini. Nah, di artikel ini, Anda bisa menyimak panduan lengkap seputar bisnis perlengkapan ibu dan anak, mulai dari rincian modal awal yang dibutuhkan hingga kiat sukses dalam menjalankannya. Simak selengkapnya, ya!

Baca juga: AI Agent yang Bisa Verifikasi Pembayaran Sendiri

Mengenal Potensi Usaha Perlengkapan Bayi 

Berikut ini potensi usaha perlengkapan bayi yang Anda pahami agar semakin yakin dalam memulai usaha tersebut. 

1. Permintaan pelanggan yang konsisten

Permintaan terhadap perlengkapan bayi biasanya cenderung stabil sepanjang tahun. Anda tidak perlu khawatir soal musim, karena akan selalu ada keluarga yang menyambut kehadiran buah hati. Dengan perubahan demografis dan pertumbuhan populasi yang terus berjalan, bisnis ini menawarkan pangsa pasar yang sangat konsisten untuk Anda tekuni dalam jangka panjang. 

2. Pengeluaran orang tua untuk buah hatinya yang cenderung tinggi

Sebagai orang tua, Anda pasti cenderung tidak ragu untuk mengeluarkan biaya lebih demi mendapatkan perlengkapan bayi yang berkualitas. Mulai dari pakaian yang nyaman, peralatan makan, stroller, hingga kebutuhan harian seperti popok dan tempat tidur bayi, semuanya Anda persiapkan dengan sedia. 

Hal inilah yang membuat pasar perlengkapan bayi selalu menjanjikan, karena Anda tentu ingin memberikan yang terbaik bagi sang buah hati. 

3. Kehadiran media sosial bisa membantu kelancaran bisnis
Kini, media sosial memberikan Anda kemudahan luar biasa untuk mempromosikan usaha perlengkapan bayi secara lebih luas. Anda bisa memanfaatkan berbagai platform digital untuk berinteraksi lebih dekat dengan pelanggan, mengumpulkan ulasan positif, hingga membangun branding yang kuat. 

Dengan aktif di media sosial, Anda tidak hanya sekadar berjualan, tetapi juga bisa menciptakan kepercayaan dan kedekatan emosional dengan para orang tua lainnya. 

4. Berlakunya prinsip crescendo penjualan
Jika Anda berhasil membangun bisnis dengan reputasi yang baik, peluang pelanggan untuk kembali berbelanja saat memiliki anak berikutnya pun akan semakin besar. 

Selain itu, mereka tidak akan ragu untuk merekomendasikan usahamu kepada teman maupun keluarga terdekat. Itulah prinsip dasar penjualan yang bisa Anda pegang, yaitu kepuasan pelanggan adalah kunci utama agar bisnis terus berkembang melalui loyalitas dan testimoni dari mulut ke mulut. 

Estimasi Modal dan Keuntungan Usaha Perlengkapan Bayi

usaha perlengkapan bayi

Sebelum memulai usaha perlengkapan bayi, cek terlebih dahulu anggaran untuk menanamkan modal awalnya. Modal yang dibutuhkan awalnya berkisar antara Rp 5–10 jutaan saja. Berikut ini rinciannya:

Modal awal mulai dari Rp5.000.000,-

Jika modal awal Anda relatif kecil, yakni Rp 5 jutaan saja, Anda bisa menawarkan beberapa ragam produk ibu dan bayi. Hal ini agar bisnismu lebih cepat “kembali modal” dan bahkan meraih keuntungan, contohnya: 

  • Susu formula dan makanan pendamping ASI instan untuk bayi
  • Beragam jenis pakaian bayi dan kain alas dada bayi
  • Perlengkapan mandi untuk bayi
  • Mainan bayi

Sebagian produk di atas sebaiknya dijual secara online untuk menjangkau lebih banyak audiens. Di samping itu, konsumen juga akan menilai tokomu merupakan baby shop yang terkemuka.

Baca Juga: Mulai Usaha Laundry Rumahan yang Untung Maksimal

Modal awal Rp10.000.000,- ke atas

Bila Anda memiliki modal awal minimal Rp 10 jutaan, setidaknya Anda dapat menjual beberapa produk bayi ini:

  • Perlengkapan mandi bayi (sabun, sampo, bak mandi, spons, handuk, jubah mandi, hair lotion, dan lainnya)
  • Peralatan makan serta minum bayi
  • Beragam jenis pakaian bayi (baju luar, baju dalam, popok, pernel, celana bayi, dan lainnya)
  • Perlengkapan tidur untuk bayi dan selimut bayi
  • Sandal, sepatu, dan kaus kaki bayi
  • Makanan dan minuman untuk bayi
  • Alat bantu duduk dan berjalan untuk bayi (baby stroller, baby walker, dan baby car seat
  • Mainan bayi

Dengan modal sekitar Rp 10 jutaan atau lebih, Anda sudah bisa menyediakan beragam produk bayi yang lengkap serta dapat membuka gerai atau toko (menjual produk secara offline). 

Kiat-Kiat Jitu dalam Memulai Usaha Perlengkapan Bayi 

usaha perlengkapan bayi

Mengingat potensi yang cukup besar pada bisnis keperluan ibu dan anak, para ahli pun membagikan kiat-kiat yang perlu dilakukan oleh pebisnis baru di bidang ini, di antaranya: 

1. Pelajari Tipe Produk yang Diminati Konsumen

Apa saja jenis produk usaha perlengkapan bayi yang sedang trending? Itulah salah satu kunci awal dalam menjalankan bisnis ini. Untuk marketplace di dunia ecommerce, tren jenis produk yang sedang berlangsung di awal tahun 2023 (secara urutan dari peringkat 1 hingga 5) adalah produk perawatan kulit bayi, popok bayi, makanan instan dan susu formula bagi bayi, mainan edukatif untuk bayi, serta peralatan makan bayi.

2. Persiapkan Modal yang sesuai dengan Estimasi dan Analisis

Siapkan modal awal terlebih dahulu. Total nominal modal awal yang perlu disiapkan harus disesuaikan dengan hasil analisis di atas sebelumnya. Sebenarnya, Anda bebas memilih modal berapapun yang Anda mau selama sesuai dengan kapasitas ekonomi pada saat itu. 

3. Sebutkan Deskripsi Produk beserta Foto yang Jelas

Hal lain yang perlu ditekankan dalam berbisnis baby shop ini adalah pentingnya penulisan deskripsi produk selengkap dan serinci mungkin. 

Mulai dari nama brand, ukuran, fungsi, warna, bahan dasar, cara perawatan, hingga usia bayi dan balita yang sesuai untuk produk tersebut. Jangan lupa jelaskan pula sertifikasi masing-masing item, contohnya label SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk pakaian bayi atau anak serta sertifikasi halal dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) untuk makanan dan minuman bayi. 

Informasi semacam ini sangat berguna demi meyakinkan calon pelanggan tentang keamanan produknya. Selain itu, sertakan pula foto masing-masing produk, tentunya foto yang jelas dan berkualitas baik. Pastikan lighting foto sudah cukup dan pilih latar belakang sederhana guna menonjolkan keunggulan produk. Anda pun bisa mengunggah foto produk dari berbagai angle untuk menampilkan detail deskripsi produk.

4. Optimalkan Strategi Pemasaran melalui Media Sosial, Marketplace, dan Live Shopping

usaha perlengkapan bayi online shop

Berkat teknologi yang sudah sangat maju saat ini, usaha perlengkapan bayi juga bisa dioptimalkan pemasarannya melalui media sosial, online store maupun aplikasi marketplace, serta fitur live shopping pada ketiga platform tersebut.

Fitur live shopping biasanya dilakukan para pedagang offline yang juga mengadu nasib secara online. Faktanya, meskipun konsumen rela melakukabn “war” demi memperebutkan barang yang mereka inginkan saat sesi live shopping, bukan berarti bisnis akan tetap aman. Seluruh lapisan masyarakat kini sedang bersaing untuk melariskan dagangan mereka dengan streaming video secara langsung. 

Berdasarkan data dari berbagai sumber, live shopping ini memang sedang viral di dunia e-commerce. Pada tahun 2022 lalu saja, transaksi live shopping tercatat 2,5 kali lipat jumlahnya jika dibandingkan pada tahun 2021. 

5. Perhatikan Legalitas dan Sertifikasi Produk

Salah satu kiat terpenting yang harus Anda perhatikan adalah legalitas dan sertifikasi setiap produk yang Anda jual. Sebagai pelaku usaha, Anda wajib memastikan bahwa perlengkapan bayi tersebut, terutama pakaian dan mainan, telah lolos uji standar keamanan seperti SNI. 

Hal ini sangat krusial karena kulit bayi masih sangat sensitif dan rentan terhadap bahan kimia berbahaya. Dengan mengutamakan produk yang bersertifikat resmi, Anda tidak hanya melindungi keselamatan sang buah hati pelanggan, tetapi juga membangun kepercayaan yang kuat di mata para orang tua.

6. Manfaatkan Media Sosial

usaha perlengkapan bayi

Anda bisa memanfaatkan media sosial bukan hanya sebagai etalase jualan, tetapi juga sarana edukasi yang bermanfaat bagi para orang tua. 

Cobalah berbagi konten informatif, seperti tips merawat bayi atau cara memilih bahan pakaian yang aman, agar Anda bisa membangun kedekatan emosional dengan audiens. Saat Anda memberikan nilai tambah melalui informasi tersebut, kepercayaan konsumen terhadap bisnismu akan tumbuh secara alami. 

7. Rencanakan Modal dengan Bijak

Saat Anda mulai melangkah ke bisnis perlengkapan bayi, merencanakan modal dengan bijak adalah fondasi utama yang harus Anda perhatikan. 

Anda perlu menyusun anggaran secara mendetail, mulai dari biaya pengadaan stok barang, operasional, hingga dana darurat untuk hal-hal tak terduga. Hindari sikap impulsif dalam membeli inventaris. Sebaiknya Anda fokus pada produk yang paling banyak dicari agar perputaran kas tetap sehat. 

8. Ikuti Tren Bayi yang Sedang Viral

Agar bisnis tetap relevan, Anda harus selalu sigap mengikuti tren produk bayi yang sedang viral di media sosial. 

Dunia perlengkapan anak sangat dinamis, mulai dari model baju bertema earth tone hingga inovasi alat makan silikon yang praktis. Dengan memahami apa yang sedang populer, Anda bisa menyediakan stok barang yang memang sedang diburu oleh para ibu muda saat ini.

Baca juga: Cara Menghitung Modal dan Harga Jual yang Efektif, Strategi Sukses Untuk Bisnismu

Percepat Pertumbuhan Bisnis Retail, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Bisnis perlengkapan bayi membutuhkan pengalaman belanja yang nyaman dan praktis bagi pelanggan. Apalagi banyak orang tua mencari kebutuhan bayi dengan cepat, mulai dari popok, stroller, botol susu, pakaian bayi, hingga perlengkapan harian lainnya. Karena itu, proses pembayaran yang mudah juga menjadi bagian penting untuk mendukung kenyamanan pelanggan saat berbelanja.

Baik berjualan lewat WhatsApp, media sosial, marketplace, toko online, maupun toko fisik, bisnis perlengkapan bayi perlu menyediakan metode pembayaran yang fleksibel agar pelanggan bisa memilih cara bayar yang paling nyaman untuk mereka.

DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang membantu bisnis memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. 

Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu kredit, cicilan kartu kredit, transfer bank/virtual account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, hingga bank digital. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil, serta seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia. 

Mulai dari Solusi yang Paling Praktis!

✅ Sering terima pesanan lewat WhatsApp, Facebook, atau media sosial lainnya?

Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan tanpa perlu integrasi website. Praktis untuk dibagikan lewat WhatsApp, Instagram, atau media sosial lainnya agar pelanggan bisa langsung checkout dengan lebih mudah. Cocok untuk bisnis perlengkapan bayi yang aktif melayani pelanggan lewat chat.

🔗 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

✅ Jualan di toko online sekaligus offline?

Gunakan DOKU QRIS untuk menerima pembayaran cukup dengan scan QR. Tersedia opsi QR statis dan dinamis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan transaksi dan fleksibel digunakan di mana saja.

Selain itu, DOKU QRIS juga mendukung cross-border payment, yang memungkinkan pelanggan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.

🌍 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

✅ Ingin punya katalog produk yang siap terima pembayaran?

Gunakan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan tanpa perlu membuat website sendiri. Cocok untuk ditampilkan di bio media sosial hingga informasi akun.

📋 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

Butuh Opsi Lain sesuai Kebutuhan Bisnis?

✅ Ingin punya halaman pembayaran sendiri tanpa perlu bikin sistem dari awal?

Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung dengan payment gateway agar proses pembayaran lebih profesional.

🛒 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

✅ Sudah punya website atau aplikasi dan ingin pengalaman pembayaran yang lebih fleksibel?

Gunakan DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis.

🌐 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

✅ Punya toko online sendiri atau jualan lewat platform e-commerce?

Gunakan DOKU Plugin untuk menghubungkan sistem pembayaran dengan platform khusus atau e-commerce. Cukup instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan tanpa set up kompleks.

⌨️ Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

✅ Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business?

Gunakan DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis dalam satu alur, mulai dari pemilihan produk, konfirmasi pesanan, hingga pembayaran berhasil. 

📈 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:

🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi di halaman Bantuan Sales