Bagi sejumlah orang, memiliki pekerjaan utama sering kali dirasa masih belum cukup untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari yang terus bertambah. Kalau kamu salah satunya, wajar sekali jika saat ini kamu sedang mencari ide usaha sampingan di rumah.
Kiat Sukses Memulai Usaha Sampingan
Mungkin saat ini kamu sudah punya ide usaha sampingan yang mau kamu jalankan di rumah. Hanya saja, masih banyak hal yang membuatmu masih ragu. Nah, agar bisa lekas memulainya, berikut ada beberapa tips singkat untuk memulai bisnis sampingan di rumah.
1. Pilih usaha yang sesuai
Terlepas dari jenis usaha yang akan kamu geluti, alangkah baiknya jika usaha tersebut sesuai dengan minat, keterampilan, dan modal kamu. Ini agar nantinya kamu bisa menerapkan praktik manajemen umkm secara profesional. Dengan begitu, bisnis pun bisa terus berkembang.
Read More: Peluang Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing
2. Pastikan bisnis tidak melanggar kebijakan perusahaan
Sebelum memutuskan membuka usaha sampingan, ada baiknya kamu mengecek kontrak kerja kamu kembali. Sebab, ada beberapa perusahaan dan institusi yang melarang pegawainya memiliki pekerjaan sampingan.
3. Buat rencana bisnis
Mendirikan usaha sampingan juga membutuhkan rencana bisnis. Tak harus muluk-muluk, kamu bisa memulainya dengan menyusun framework sederhana. Misalnya, apa produk yang ingin kamu tawarkan, apa keunikannya, bagaimana konsumen bisa mendapatkannya, dan lain-lain.
7 Ide Peluang Usaha Sampingan di Rumah
Buat kamu yang mungkin butuh referensi ide usaha sampingan, di bawah ini ada beberapa rekomendasi yang menjanjikan. Yuk, simak!
1. Membuka warung kelontong
Salah satu usaha sampingan yang bisa kamu jalankan di rumah adalah warung kelontong. Keberadaan bisnis rumah ini tak lekang oleh zaman dan masih banyak masyarakat yang membutuhkannya.
Alasannya beragam, biasanya karena warung kelontong lebih mudah dijangkau daripada minimarket. Selain itu, harga yang ditawarkan juga relatif lebih rendah. Kalau kamu ada modal, kamu bisa lho menggeluti usaha yang tidak akan mati ini.
Agar profit yang kamu dapat terus meningkat, upayakan untuk selalu memenuhi stok barang. Terutama barang-barang yang sifatnya cepat habis dan selalu dibutuhkan kapan saja. Di antaranya beras, telur, minyak, aneka tepung, gula, mi instan, dan masih banyak lagi.
Jangan lupa sediakan pula aneka bumbu dapur, makanan ringan, keperluan mandi cuci kakus, dan obat-obatan yang bisa dijual bebas. Agar makin laris, kamu juga menyediakan air mineral galon dan gas LPG.
2. Katering

Usaha sampingan selanjutnya yang bisa kamu jalankan di rumah adalah katering. Bisnis kuliner ini memiliki potensi pasar yang relatif tak pernah sepi. Asalkan kualitas makanan selalu dijaga dan harga yang ditawarkan sesuai, risiko bisnis mandek di tengah jalan pun dapat diminimalkan.
Bisnis katering tidaklah harus besar, kamu bisa memulainya dengan katering kecil-kecilan. Contohnya katering sarapan untuk rekan kantor, katering snack box untuk acara-acara kecil, katering harian, dan lain sebagainya.
Agar selalu dilirik, upayakan untuk selalu memberikan pilihan menu yang beragam. Dengan begitu, konsumen pun tak akan bosan dengan katering kamu. Mengenai biaya, sesuaikan kembali dengan jenis katering yang mau kamu kelola.
Pokoknya, sesuaikan dengan target pasar kamu. Jangan terlalu mahal atau murah. Harus pas dengan menu yang kamu tawarkan, baik itu dari segi rasa, porsi, bahan baku, maupun pengemasan.
3. Menjual frozen food
Usaha sampingan di rumah yang berkaitan dengan makanan memang selalu diminati masyarakat. Salah satu yang kini banyak digeluti sejumlah masyarakat adalah bisnis frozen food atau makanan beku.
Meski tergolong bisnis rumahan, usaha frozen food tak semudah itu untuk dijalankan. Sebab, jika terlalu banyak produk yang tidak laku dan tersimpan lama di freezer, jelas kerugiaan tidak akan bisa dihindari.
Untuk itu, kamu harus pintar-pintar dalam menentukan produk yang mau kamu jual. Lakukan survei agar tahu jenis frozen food seperti apa yang sedang laris di pasaran. Kalau bisa jangan hanya nyetok produk dari satu merek saja agar jangkauan pasarmu lebih luas.
Read More: 7 Ide Usaha Sampingan di Desa yang Paling Cuan
4. Membuka toko online
Rasanya kurang pas jika bicara soal usaha sampingan tanpa menyebutkan toko online. Bisnis satu ini sudah dijalankan banyak orang dari berbagai kalangan. Kamu pun juga bisa menggelutinya untuk menambah penghasilan.
Barang yang dijual pun sangat beragam. Mulai dari produk makanan hingga digital, semua bisa kamu tawarkan melalui toko online. Untuk membuat toko online sendiri, kamu bisa memanfaatkan platform media sosial atau marketplace.
Kalau kamu nggak mau ribet, takut rugi, atau belum ada anggaran cukup, kamu bisa menjadi dropshipper. Tugasmu hanya menawarkan produk dari supplier dan supplier lah yang akan mengirimkan produknya.
5. Budidaya tanaman hias

Punya hobi berkebun? Budidaya tanaman hias bisa menjadi usaha sampingan yang cocok untuk dijalankan di rumah. Bisnis ini juga termasuk prospektif karena tanaman hias adalah hobi yang dinikmati banyak kalangan masyarakat.
Sebelum memulai budidaya tanaman hias, pastikan kamu sudah memiliki pengetahuan yang cukup dalam hal merawat tanaman. Sebab, setiap jenis tanaman memiliki cara perawatan yang berbeda-beda.
Selain itu, kamu juga harus memperhatikan tren tanaman hias. Memang, tren bukan hal yang permanen. Namun tak ada salahnya untuk selalu menyediakan produk berdasarkan tren. Dengan begitu, bisnismu akan selalu dijadikan utama untuk mencari tanaman yang sedang ngetren.
6. Menjadi guru les
Usaha sampingan di rumah yang satu ini cocok buat kamu yang memiliki keahlian dalam mengajar. Modalnya tak banyak, tapi keuntungan yang bisa kamu raup cukup menggiurkan. Apalagi jika jumlah murid yang kamu ajar lumayan banyak.
Meski terkesan mudah untuk dimulai, membuka usaha les tetap membutuhkan perencanaan yang matang. Kamu harus menentukan konsep les seperti apa yang mau kamu jalankan, apakah les privat atau biasa.
Tentukan pula pangsa pasarnya, apakah untuk anak SD, SMP, atau SMA. Selain itu, kamu juga harus membuat inovasi pembelajaran yang sekiranya dapat terus mendorong semangat belajar murid.
Sebab, anak-anak yang membutuhkan les adalah mereka yang biasanya merasa kurang sreg dengan cara mengajar guru di sekolah. Kamu bisa mencari di internet mengenai cara mengajar yang bagus untuk siswa.
7. Menjadi content creator
Butuh pemasukan tambahan tanpa harus keluar modal uang? Kamu bisa mencoba menjadi kreator konten. Profesi ini termasuk yang sedang digandrungi banyak masyarakat saat ini. Cukup dengan modal smartphone dengan kamera bagus, kamu sudah bisa menjadi kreator konten.
Tenang saja, kreator konten tak harus selalu berpenampilan menarik, kok. Asalkan kamu memiliki ide yang menarik, semua hal bisa kamu jadikan konten. Misalnya saja konten memasak tanpa menunjukkan wajah, konten seputar binatang peliharaan, dekorasi rumah, dan lain-lain.
Itu tadi tujuh usaha sampingan di rumah yang bisa kamu jadikan peluang untuk menambah penghasilan. Kalau usahamu sudah berdiri, jangan lupa untuk terus dikembangkan dengan telaten. Salah satunya dengan memberikan konsumen kemudahan dalam bertransaksi.
Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.
🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.
📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.
⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.
🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.
📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales
