Gamification adalah cara baru dalam memasarkan produk atau jasa kepada konsumen. Seperti apa penerapannya? Simak ulasan berikut ini.
Selama ini, strategi marketing konvensional yang dilakukan oleh UMKM maupun perusahaan mulai dianggap monoton dan membosankan. Bahkan, teknik marketing para sales di pusat perbelanjaan sering kali menyentuh ranah comfort zone konsumen. Akibatnya, konsumen merasa terganggu hingga terintimidasi.
Mengantisipasi hal itu, banyak bisnis beralih ke pemasaran digital, salah satunya gamification. Teknik gamification adalah strategi pemasaran yang mengintegrasikan konsep game untuk menarik perhatian konsumen. Berikut ini pembahasan selengkapnya tentang gamification.
Read More: 7P dalam Pemasaran, Strategi Marketing Mix Lengkap
Pengertian dan Elemen Gamification
Konsep gamification muncul pertama pada tahun 2010. Inti dari konsep ini adalah mendayagunakan kecenderungan konsumen untuk berkompetisi, mencapai sesuatu, dan berkolaborasi. Karena itu, bisnis yang menggunakan gamification, terdapat rancangan game di dalamnya.
Rancangan game tersebut memberikan penghargaan kepada konsumen atas pencapaian yang dilakukan, seperti naik level, memperoleh lencana, atau hadiah. Tujuan utamanya adalah memotivasi konsumen supaya meningkatkan transaksi.
Dalam gamification, metrik yang diukur berupa tingkat keterlibatan, pengaruh, kemampuan game menjadi viral, hingga waktu untuk melakukan satu aktivitas. Selain itu, loyalitas merek juga dikategorikan sebagai metrik yang harus diukur.
Selain memahami metrik yang diukur, elemen-elemen gamification berikut ini juga penting untuk diperhatikan.
- Poin
Sejumlah poin diberikan setelah pengguna menyelesaikan permainan, tugas, atau transaksi. Sebagai contoh, pengguna membeli produk di aplikasi startup. Untuk mendapatkan poin, ia harus membayar lewat dompet digital yang disediakan oleh startup tersebut. Nantinya, poin bisa diklaim menjadi uang yang dapat ditransfer ke rekening pengguna.
- Lencana
Lencana biasanya diberikan kepada pelanggan jika mencapai jumlah poin tertentu di aplikasi. Beberapa aplikasi belanja online juga kerap memberikan lencana untuk pelanggan yang melakukan pembelian berulang.
- Peringkat
Elemen peringkat memacu pelanggan untuk terus kompetitif. Biasanya, peringkat diperlihatkan di sebuah papan berdasarkan skor yang dikumpulkan oleh pelanggan. Peringkat pelanggan akan naik jika skornya makin banyak.
Jadi, pada prinsipnya, gamification memanfaatkan psikologi manusia yang menyukai kemenangan dalam kompetisi atau permainan. Mereka cenderung takut kalah sehingga melakukan berbagai upaya untuk menjadi juara.
Sebagai contoh, pengguna aplikasi belanja ingin mendapatkan hadiah emas 1 gram di permainan capit. Pada mesin gratis, pengguna bisa menangkap separuh emas. Sementara sisanya harus dicari di mesin capit berbayar koin senilai Rp300.
Dengan adanya ketentuan itu, pengguna pun menggunakan uang untuk membeli koin sampai sejumlah yang dibutuhkan. Semisal, ada 10 kali gagal capit, berarti pengguna menghabiskan koin senilai Rp3.000.
Read More: Omnichannel Marketing: Kunci Loyalitas Pelanggan
Mengapa Gamification Penting untuk Bisnis?
Adanya dampak positif signifikan merupakan salah satu alasan mengapa perusahaan atau bisnis startup harus menerapkan gamification. Selain itu, gamification adalah strategi marketing yang memberikan beberapa manfaat berikut.
- Menjangkau Konsumen Lebih Luas
Pengguna atau pelanggan bagi bisnis startup adalah aset penting. Tanpa pelanggan, tidak akan terjadi transaksi apa pun dalam bisnis tersebut, baik melalui website maupun saluran Jualan di WhatsApp. Karena itu, harus ada interaksi positif antara bisnis dan pelanggannya.
Jika sudah mampu membangun interaksi positif, tahap selanjutnya adalah menjangkau konsumen lebih luas. Tidak hanya menjangkau konsumen lokal, tetapi juga mancanegara.
Kamu bisa mempelajari Gojek—yang selama ini menerapkan GO-POINTS untuk menarik engagement. Fitur GO-POINTS mewajibkan pengguna untuk bertransaksi melalui Gopay. Jika poin makin banyak, kesempatan untuk memenangkan banyak hadiah pun terbuka. Hal ini juga yang menjadikan pelanggan setia menggunakan jasa Gojek.
- Memudahkan Perancangan Strategi Perusahaan
Perusahaan mungkin mengalami beberapa kali masa kritis dalam perjalanannya. Untuk mengatasi masa kritis tersebut, pimpinan perusahaan harus tetap mencari solusi meningkatkan penjualan. Dengan adanya gamification inilah pimpinan perusahaan bisa merancang Strategi Bisnis yang tepat untuk bertahan dan bangkit kembali.
- Meningkatkan Brand Awareness
Gamification merupakan strategi pemasaran yang cukup berkesan bagi pelanggan. Hal ini tentu memunculkan brand awareness tersendiri. Jika para pelanggan sudah mengenal brand kamu, mereka akan terus memikirkannya. Setelah memikirkan, pelanggan cenderung penasaran.
Rasa penasaran pelanggan inilah yang dimanfaatkan untuk mengarahkannya melakukan pembelian. Kalau pada pembelian pertama merasa puas, pelanggan akan mengulangi transaksinya.
- Memprediksi Berbagai Hal Terkait Bisnis di Masa Depan
Gamification efektif untuk memprediksi beberapa hal yang dapat terjadi di masa depan dengan cara-cara unik. Bahkan, gamification menerapkan aturan permainan untuk kebutuhan nonpermainan.
- Support Keterlibatan Karyawan
Gamification mendorong karyawan untuk terlibat dan berkontribusi lebih besar pada perusahaannya. Dengan demikian, karyawan mampu meningkatkan kinerja yang mendukung kemajuan perusahaan atau bisnis.
Read more: 7 Strategi Jitu Cara Membuat Promosi Produk, Laris Manis!
Contoh Penerapan Gamification
Sebenarnya, sudah banyak startup yang menerapkan gamification dalam menjalankan sistemnya. Namun, tidak semua berhasil menjadikan gamification sebagai alat untuk menarik engagement lebih banyak.
Lalu, startup mana saja yang berhasil menerapkan gamification tersebut? Cek daftarnya di bawah ini.
1. Shopee
Kamu pernah ikut Goyang Shopee? Inilah salah satu contoh gamification yang berhasil menyita perhatian ribuan pengguna Shopee. Pengguna bisa mendapatkan hadiah koin dengan menggoyangkan perangkat sebanyak-banyaknya.
Koin yang diperoleh dari Goyang Shopee dapat dikumpulkan untuk dikonversi ke rupiah atau dibelanjakan. Kamu juga bisa mendapatkan diskon produk dengan menukarkan koin tersebut.
2. Tokopedia
Gamification yang ditawarkan Tokopedia adalah poin loyalitas. Untuk mendapatkan poin ini, kamu harus berbelanja di Tokopedia. Sama seperti Shopee, poin dapat ditukar dengan potongan pembayaran atau cashback.
3. Tiket.com
Tiket.com merupakan aplikasi yang melayani pembelian tiket pesawat dan hotel secara online dengan harga kompetitif. Aplikasi ini menerapkan sistem gamification yang mirip Tokopedia. Jadi, pengguna yang berhasil mengumpulkan sejumlah poin, bisa menukarnya dengan potongan harga tiket.
4. DANA
Aplikasi DANA menerapkan reward berbentuk lucky draw atau lucky box yang berisi voucher potongan harga. Pengguna mendapatkan kesempatan tersebut jika melakukan transaksi lewat DANA.
5. Magnum
Magnum mempromosikan produk dengan game Pleasure Hunt. Pada permainan ini, pengguna diminta untuk mengendalikan karakter Magnum Woman. Pengguna harus membantu Magnum Woman mengumpulkan coklat dan berpindah ke beberapa web.
Kerennya, strategi gamification yang diterapkan Magnum ini viral. Gamification ini pun berhasil menyenangkan pengguna dan menghubungkannya langsung dengan brand Magnum. Berkat game tersebut, Magnum juga sukses meningkatkan penjualan produknya.
Gamification adalah strategi marketing yang dianggap efektif saat ini, tetapi perubahan bisa terjadi di masa depan. Ada waktunya, gamification menjadi teknik yang kedaluwarsa. Meski begitu, tidak ada salahnya kamu mencoba strategi tersebut untuk meningkatkan penjualan produk di masa sekarang.
Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.
🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.
📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.
⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.
🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.
📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales
