Mau memulai bisnis kuliner? Kamu bisa coba jualan pecel lele. Modal usaha pecel lele ini terbilang murah, tapi hasilnya begitu melimpah.
Salah satu menu makan malam favorit adalah pecel lele. Maka, tidak heran jika usaha tersebut menjamur di mana-mana. Selain karena memang banyak peminatnya, modal usaha pecel lele pun bisa dibilang cukup terjangkau. Nah, kalau kamu tertarik dengan bisnis kuliner, usaha yang satu ini bisa dicoba.
Peluang Usaha Pecel Lele
Pecel lele adalah makanan sejuta umat. Kuliner yang digadang-gadang berasal dari daerah Jawa Timur ini disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain harganya murah, perpaduan antara lele goreng/bakar dengan sambal tomat, lalapan, juga nasi hangat, juga kerap membuat lidah bergoyang nikmat.
Di samping itu, bahan baku untuk menjalankan usaha ini juga mudah didapat. Cara pengolahannya pun sederhana. Bahkan, usaha pecel lele bisa dibuka di mana saja, baik dengan konsep rumah makan atau warung tenda. Semua ini menunjukkan bahwa peluang memulai usaha pecel lele masih terbuka lebar, sekalipun banyak pesaingnya.
Oleh sebab itu, diperlukan kreativitas sebagai salah satu modal usaha pecel lele, agar kamu dapat bersaing. Melalui kreativitas, kamu bisa berinovasi. Hal inilah yang akan membuat usahamu memiliki diferensiasi dari yang lain, meskipun dasarnya sama. Diferensiasi akan membuat sebuah usaha memiliki nilai lebih.
Read More: Panduan Memulai Usaha Rumah Makan
Memulai Usaha Pecel Lele
Melihat besarnya peluang usaha pecel lele seperti yang telah diuraikan, rasanya sayang jika kesempatan tersebut disia-siakan. Nah, berikut ini adalah panduan untuk memulai usaha pecel lele secara efektif dan efisien, yang bisa kamu coba praktikkan.
Hal-Hal yang Harus Disiapkan
Ada beberapa hal penting yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha pecel lele. Mulai dari niat, modal, konsep, lokasi, waktu, pilihan menu, bahan baku, hingga pemasaran. Mari kita uraikan satu persatu supaya lebih jelas.
- Pertama, ada niat. Seperti usaha atau aktivitas lain, semuanya harus diawali dengan niat agar dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya. Bagitu pula dengan usaha pecel lele ini, kamu memerlukan niat untuk memulainya. Hal ini tidak dapat diwujudkan menjadi sesuatu, kecuali tindakan nyata dari diri sendiri yang punya keinginan kuat.
- Kedua, modal. Dalam hal ini, modal usaha pecel lele yang diperlukan tidak hanya sebatas dana, tetapi juga daya cipta, resep rahasia, hingga kemampuan komunikasi dan menjalin kerja sama. Semua ini harus dimiliki, setidaknya dasar-dasarnya. Jika belum, upayakan untuk mengumpulkan atau mempelajarinya terlebih dahulu sedikit demi sedikit.
- Ketiga, konsep. Konsep usaha pecel lele seperti apa yang akan kamu jalankan? Semua harus clear di awal. Kamu bisa memilih antara rumah makan, warung tenda, atau justru sekadar take away. Semua ini bisa kamu sesuaikan dengan jumlah modal yang ada.
- Keempat, hal-hal seperti lokasi, waktu, pilihan menu, dan bahan baku juga wajib mendapat perhatian khusus. Di mana usaha pecel lele akan kamu jalankan, apakah di tempat milik pribadi atau menyewa, strategis atau tidak, dekat dengan pesaing atau tidak, dan seterusnya. Semua kembali lagi pada modal usaha pecel lele yang dimiliki.
Demikian halnya dengan waktu, ingin buka pada malam hari saja atau juga dengan siang hari. Pilihan menu yang akan dijual apakah hanya lele, atau ada pendamping lainnya seperti telur, ayam, dan sebagainya. Pun dengan proses kulakan dan pemilihan bahan baku, pertimbangan harga dan kualitas sangat diperlukan di sini.
Secara umum, memang banyak hal yang harus disiapkan. Namun demikian, kamu tak perlu khawatir untuk mencoba, sebab semua hal yang harus disiapkan ini bisa dipenuhi sambil jalan. Kamu bisa learning by doing.
Read more: Jangan Salah Langkah, Pelajari Dulu Manajemen Risiko Bisnis Sebelum Mulai Usaha!
Perkiraan Modal Usaha Pecel Lele
Secara sederhana, perhitungan berikut ini bisa kamu jadikan pedoman untuk memperkirakan jumlah modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha pecel lele. Ada tiga kategori, yakni modal awal, biaya bahan baku, dan biaya operasional. Berikut rinciannya!
Kebutuhan Modal Usaha Pecel Lele (Konsep Warung Tenda)
- Gerobak= Rp2 juta.
- Terpal tenda= Rp500 ribu.
- Etalase= Rp400 ribu.
- Meja makan lesehan 4 buah= Rp800 ribu.
- Tikar= Rp300 ribu.
- Peralatan masak= Rp2,5 juta.
- Lain-lain= Rp500 ribu
- Total= Rp7 juta.
Kebutuhan Biaya Bahan Baku (Harian)
- Beras 5 kg= Rp75 ribu.
- Ayam 5 kg= Rp150 ribu.
- Ikan Lele 5 kg= Rp125 ribu.
- Tahu dan tempe= Rp50 ribu.
- Minyak goreng= Rp40 ribu.
- Bahan sambal= Rp50 ribu.
- Bahan minum= Rp100 ribu.
- Lain-lain= Rp50 ribu.
- Total= Rp640 ribu.
Kebutuhan Biaya Operasional (Bulanan)
- Sewa tempat= Rp450 ribu.
- Biaya retribusi= Rp100 ribu.
- Transportasi= Rp500 ribu.
- Listrik dan air= Rp400 ribu.
- Gaji karyawan= Rp1,2 juta.
- Total= Rp2,65 juta.
Menghitung Keuntungan Usaha Pecel Lele
Jika laris manis, dengan modal usaha pecel lele di atas, kamu akan mendapat keuntungan sekitar Rp1,22 juta dalam sehari. Berikut rincian perhitungannya!
- Pecel lele 40 porsi (@Rp15 ribu)= Rp600 ribu.
- Ayam goreng/bakar 20 porsi (@Rp17 ribu)= Rp340 ribu.
- Tahu Tempe 50 porsi (Rp2 ribu)= Rp100 ribu.
- Es Teh 60 gelas (@3 ribu)= Rp180 ribu.
- Total= Rp1,22 juta.
Dalam satu bulan, katakanlah kamu jualan setiap hari, sehingga penghasilan rata-ratanya adalah Rp1,22 juta x 30 hari= Rp36,6 juta.
Nah, angka di atas adalah omzet penjualan dalam sebulan. Artinya, untuk menghitung keuntungan, kamu harus mengurangi omzet tersebut dengan total biaya bahan baku dan biaya operasional dalam sebulan.
- Keuntungan= Omzet – (Biaya Bahan Baku + Biaya Operasional)
- Keuntungan= Rp36,6 juta – ((Rp640 ribu x 30) +(Rp2,65 juta))
- Keuntungan= Rp36,6 juta – (Rp19,2 juta + Rp2,65 juta)
- Keuntungan= Rp36,6 juta – Rp21,85 juta
- Keuntungan= Rp14,75 juta.
Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa rata-rata keuntungan usaha bisa mencapai Rp14,75 juta. Angka ini hanyalah perkiraan dengan asumsi kondisi usaha benar-benar baik. Dalam kenyataan, sangat mungkin kondisi akan berbeda.
Misalnya, jualan tidak sepenuhnya laku dan bahan baku mengalami kenaikan harga, sehingga modal usaha pecel lele yang dibutuhkan juga bertambah. Selain itu, harga jual produk bisa jadi harus lebih rendah karena menyesuaikan daerah jualan, serta kamu harus mempekerjakan lebih dari satu karyawan, dan sebagainya.
Intinya, ada banyak faktor yang bisa memengaruhi jumlah pendapatan dari sebuah usaha. Di situlah peranmu sebagai pengusaha dibutuhkan. Kamu bisa memanfaatkan berbagai sarana untuk mengoptimalkan usaha. Salah satunya dengan Juragan DOKU yang dapat membantu bisnismu menjangkau lebih banyak pelanggan.
Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway

Proses bisnis F&B yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan restoran, pengunjung kafe, pembeli online, dan mitra outlet dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.
🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.
📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.
⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.
🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.
📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales
