Modal Usaha Barbershop - Usaha barbershop menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena permintaan akan jasa potong rambut selalu stabil. Artikel ini akan membahas modal usaha barbershop, mulai dari kisaran biaya peralatan yang dibutuhkan hingga estimasi biaya operasional.
Selain itu, ada juga rincian biaya terbaru untuk membuka barbershop pada tahun 2026, contoh simulasi modal, serta tips memulai usaha supaya lebih cepat berkembang. Kalau sudah paham, maka Anda bisa merencanakan usaha barbershop dengan lebih matang dan efisien.
Modal Usaha Barbershop dan Peralatan yang Dibutuhkan

Modal usaha barbershop umumnya berkisar antara Rp15 juta hingga Rp250 juta, bergantung pada skala bisnis, lokasi, serta konsep yang dipilih. Untuk barbershop sederhana, biayanya bisa lebih rendah kalau memanfaatkan ruang di rumah. Sedangkan barbershop modern dengan beberapa kursi dan interior premium butuh investasi yang lebih besar.
Secara umum, kebutuhan modal mencakup peralatan, sewa tempat, operasional, promosi, serta renovasi (jika diperlukan). Estimasi harga bisa berbeda-beda di setiap daerah bergantung pada harga pasar setempat.
Baca juga: 16 Contoh Usaha Bidang Jasa dengan Potensi Untung Tinggi
Estimasi Rincian Modal untuk Membuka Usaha Barbershop
Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk membuka usaha barbershop. Perlu diingat bahwa peralatan-peralatan ini adalah hal utama dalam usaha barbershop karena sangat menentukan kualitas layanan.
Meski begitu, Anda tidak harus membeli semua peralatan kelas premium, tetapi perlu dipastikan bahwa kualitasnya layak untuk kegiatan operasional harian.
Peralatan Barbershop dan Estimasi Harga per 2026

Kursi barbershop: Rp3–7 juta per unit
Mesin cukur (clipper & trimmer): Rp500 ribu–Rp1,5 juta
Gunting dan alat styling: Rp500 ribu–Rp2 juta
Cermin: Rp500 ribu–Rp1,5 juta
Hair dryer dan alat tambahan: Rp300 ribu–Rp1 juta
Produk grooming awal: Rp1–5 juta
Total estimasi:
Skala kecil: Rp10–20 juta
Menengah: Rp20–50 juta
Premium: Rp50 juta+
Sewa Tempat dan Operasional
Biaya sewa dan operasional sangat dipengaruhi oleh lokasi usaha. Semakin strategis lokasi, biasanya biaya akan semakin tinggi.
Estimasi biaya bulanan:
Sewa tempat:
Kota besar: Rp5–15 juta
Kota menengah: Rp2–8 juta
Kabupaten: Rp1–4 juta
Gaji barber: Rp3–8 juta per orang
Listrik dan air: Rp500 ribu–Rp2 juta
Produk habis pakai: Rp1–5 juta
Biaya Promosi dan Marketing
Promosi penting untuk menarik pelanggan saat awal bisnis. Saat ini, strategi digital marketing menjadi pilihan utama karena lebih hemat dan efektif. Anda bisa menyesuaikan bujetnya dengan target pasar dan skala bisnis.
Estimasi biaya promosi:
Banner dan spanduk: Rp100 ribu–Rp1 juta
Iklan media sosial: Rp500 ribu–Rp5 juta
Influencer lokal: Rp1–10 juta
Contoh Simulasi Pendapatan Usaha Barbershop
Untuk memberikan gambaran yang lebih realistis dan mudah dipahami, berikut simulasi pendapatan barbershop skala kecil dengan dua kursi di kota menengah. Asumsi ini dibuat berdasarkan rata-rata harga potong rambut dan tingkat kunjungan pelanggan harian.
Asumsi Operasional:
Jumlah kursi: 2 kursi
Rata-rata pelanggan per kursi: 8 orang per hari
Total pelanggan per hari: 16 orang
Harga potong rambut: Rp35.000 per orang
Hari operasional: 26 hari per bulan
Pendapatan (Omzet/Laba Kotor)
Pendapatan harian: 16 x Rp35.000 = Rp560.000
Pendapatan bulanan: Rp560.000 x 26 = Rp14.560.000
Biaya Operasional Bulanan (Estimasi)
Gaji 2 barber: Rp6 juta
Sewa tempat: Rp3 juta
Listrik dan air: Rp1 juta
Produk dan kebutuhan habis pakai: Rp1,5 juta
Biaya lain (maintenance, promosi kecil): Rp1 juta
Total biaya operasional: Rp12,5 juta
Laba Bersih:
Omzet bulanan - total biaya operasional:
Rp14.560.000 - Rp12.500.000 = Rp2.060.000 per bulan
Dari simulasi ini, barbershop skala kecil dengan dua kursi bisa menghasilkan laba bersih sekitar Rp2 juta per bulan pada tahap awal operasional. Angka ini bisa meningkat kalau jumlah pelanggan bertambah, harga layanan dinaikkan, atau terdapat layanan tambahan seperti hair treatment atau produk grooming.
Dengan pengelolaan yang tepat, usaha barbershop berpotensi mencapai margin keuntungan yang lebih besar kalau diikuti dengan peningkatan branding dan loyalitas pelanggan.
Baca Juga: 36 Ide Usaha Rumahan 2025: Yang Tidak Ada Matinya, Untuk Ibu Rumah Tangga, Laki-Laki, Lengkap!
Tips Memulai Usaha Barbershop agar Cepat Balik Modal
Agar usaha barbershop lebih cepat berkembang, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Tentukan Target Pasar
Apakah Anda menyasar kelas menengah atau premium? Ini akan memengaruhi harga layanan dan konsep tempat.
Pilih Lokasi Strategis
Lokasi dekat perumahan atau area ramai sangat potensial.
Gunakan Peralatan Berkualitas

Alat dengan kualitas di atas rata-rata akan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Maksimalkan Digital Marketing
Gunakan Instagram, TikTok, Google Profil Bisnis, dan Google Maps untuk promosi.
Buat Sistem Pembayaran yang Mudah
Pelanggan saat ini lebih suka pembayaran digital yang cepat dan praktis.
Salah satu yang bisa Anda lakukan untuk mempermudah konsumen melakukan pembayaran secara digital adalah dengan menggunakan payment gateway yang dijamin keamanannya oleh lembaga yang berwenang serta telah bekerja sama dengan banyak merchant.
Baca juga: 12 Ide Bisnis Jasa yang Menguntungkan di Era Digital
Layani Lebih Banyak Pelanggan dengan Transaksi yang Cepat dan Tanpa Hambatan

Dalam menjalankan usaha barbershop, pengalaman pelanggan tidak hanya ditentukan oleh hasil potongan rambut, tetapi juga kelancaran proses layanan dari awal hingga pembayaran. Saat antrean mulai ramai, proses transaksi yang lambat atau terbatas bisa mengganggu alur layanan dan mengurangi jumlah pelanggan yang bisa dilayani dalam satu hari.
Karena itu, selain menjaga kualitas layanan dan kenyamanan tempat, penting juga menghadirkan sistem pembayaran yang cepat, fleksibel, dan mudah digunakan. Dengan proses pembayaran yang real-time, pelanggan dapat langsung menyelesaikan transaksi tanpa perlu menunggu lama, sehingga rotasi kursi tetap berjalan lebih efisien.
Sistem pembayaran yang mendukung berbagai metode juga membantu barbershop melayani preferensi pelanggan yang beragam, mulai dari pembayaran digital hingga scan QR. Hal ini membuat operasional lebih lancar, terutama pada jam sibuk ketika kecepatan menjadi faktor utama.
DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang membantu bisnis memproses pembayaran secara real-time, menyediakan berbagai metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Hal ini membantu bisnis pemula memaksimalkan setiap peluang transaksi melalui kemudahan akses pembayaran sekaligus proses yang lebih efisien.
Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu kredit, cicilan kartu kredit, transfer bank/virtual account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, hingga bank digital. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil, serta seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
Mulai dari Solusi yang Paling Praktis!
✅ Ingin transaksi selesai lebih cepat tanpa antre di kasir?
Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirimkan pembayaran secara langsung ke pelanggan, cocok untuk layanan barbershop yang mengandalkan kecepatan transaksi.
🔗 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅ Kelola transaksi di tempat langsung?
Gunakan DOKU QRIS untuk menerima pembayaran instan cukup dengan scan QR. Fleksibel digunakan di meja kasir maupun area layanan.
Selain itu, DOKU QRIS juga mendukung cross-border payment, memungkinkan pelanggan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand melakukan pembayaran langsung dengan metode dari negara mereka.
🌍 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
Butuh Opsi Lain sesuai Kebutuhan Bisnis?
✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis?
Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.
🛒 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Butuh fleksibilitas penuh dalam sistem pembayaran bisnis?
Gunakan DOKU Direct API untuk menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis.
🌐 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Ingin jualan layanan dalam bentuk paket atau membership?
Gunakan DOKU Digital Catalog untuk menampilkan layanan dan menerima pembayaran dalam satu tautan.
📋 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Pakai platform booking atau e-commerce layanan?
Gunakan DOKU Plugin untuk menghubungkan sistem pembayaran dengan platform yang digunakan agar pengelolaan transaksi tetap efisien. Cukup instal, konfigurasi, dan siap digunakan tanpa set up kompleks.
⌨️ Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
✅ Ingin otomatisasi transaksi dari WhatsApp Business?
Gunakan DOKU PayChat untuk mengelola alur transaksi secara end-to-end dalam satu platform.
📈 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi di halaman Bantuan Sales
