Produk Digital - Di dunia yang bergerak semakin cepat dan semuanya terhubung di era digital ini, ide usaha dan jualan pun kini bisa dilakukan secara online. Saat menjual produk digital di internet, Anda bisa mendobrak batas wilayah dan punya pasar yang lebih luas, menjangkau konsumen lokal hingga internasional dan berpeluang mendapatkan penghasilan dengan modal minimal.
Sobat DOKU yang suka mengulik ide cuan wajib baca artikel ini supaya dapat ide baru peluang jualan produk digital untuk tambahan penghasilan yang bisa dimulai dari rumah.
Baca Juga: Wujudkan Mimpimu Usaha Online Modal Kecil
Apa Itu Produk Digital
Apa, sih, produk digital itu? Produk digital adalah barang atau jasa tidak berwujud fisik yang dibuat, dijual, dan didistribusikan secara online dalam format elektronik. Beberapa contoh produk digital adalah e-book, perangkat lunak, kursus daring, template, hingga karya seni (lagu, NFT, foto).
Tertarik untuk terjun ke usaha jualan produk digital? Yuk, kita bahas bareng 14 contoh produk digital yang bisa jadi tambahan penghasilan dan passive income in this economy.
Contoh Produk Digital
1. Buku Elektronik (E-Book)
Buku elektronik masih menjadi salah satu produk berbasis digital terbaik. Produk ini tidak terlalu sulit untuk dibuat karena Anda hanya membutuhkan teks berkualitas dan gambar pendukung.
Anda bisa menulis apa pun yang Anda pahami atau sesuai hobi, misalnya saja; memberi saran, mengedukasi, dan menjabarkan suatu informasi lewat e-book edukasi, atau bisa juga menulis fiksi fantasi dengan topik idol favorit.
Buku elektronik mudah disebarkan ke pasar yang luas atau lewat blog pribadi, platform aplikasi, dan situs web tempat pengguna dapat membaca dan menulis cerita dan novel fiksi seperti Wattpad, ataupun lewat platform seperti Lynk.
2. Template Digital
Anda bisa membuat template digital untuk berbagai topik dan tema di berbagai jenis format, mulai dari format visual hingga formula di Excel. Ini dia beberapa jenis template yang bisa Anda buat:
- Template presentasi di Keynote, PowerPoint, atau Google Slides.
- Template keuangan di Excel dan Google Sheets untuk mencatat investasi, pengeluaran bulanan, hingga tabungan.
- Template CV dan Covering Letter
- Template Instagram Post dan Instagram Story
- Template Banner dan Poster Digital
3. Kelas Online/Kursus Daring (Online Course)

Dunia pembelajaran tidak pernah berhenti melaju. Tak heran, kursus daring di dunia modern sangat diminati dan terus berkembang pesat, karena selain waktu dan lokasi yang fleksibel, biayanya juga lebih murah.
Anda bisa menjual materi pembelajaran dalam bentuk digital dengan berbagai cara:
- Kursus yang bisa diunduh
- Sejumlah kursus yang dikemas dalam satu koleksi dan bisa diunduh
- Langganan atau keanggotaan layanan pembelajaran online
Beberapa contoh kursus daring yang bisa ditawarkan:
- Kursus bahasa asing
- Kursus penulisan
- Kursus keahlian digital (digital marketing, data science)
- Kursus public speaking
- Kursus kreatif (merangkai bunga, menjahit, pembuatan aksesori)
4. Jasa Profesional
Contoh produk digital selanjutnya adalah jasa profesional. Tentu saja, jasa bukanlah barang berwujud. Walau begitu, jasa bisa dijual dengan cara yang sama seperti produk berbasis digital, terutama untuk Anda yang mau menjangkau konsumen di luar kota secara online.
Dalam pasar saat ini, ada banyak jenis penyedia jasa profesional dengan konsultasi online. Beberapa di antaranya, yakni:
- Desainer grafis
- Desainer situs web
- Pelatih (coach olahraga)
- Penerjemah
- Copywriter/Editor
- Konsultan keuangan/pajak
- Jasa konsultasi hukum
- Konsultan media sosial
Lewat penyediaan jasa, Anda menjual waktu, energi, dan pikiranmu untuk memperoleh penghasilan. Jadi, untuk beberapa jenis jasa, seperti penulis dan penerjemah, bisnis bisa segera dimulai tanpa membutuhkan modal besar.
5. Aset Grafis Digital
Buat anak desain dan ilustrator bisa mencoba menjual produk digital berupa aset grafis. Anda bisa menjual melalui platform image bank (Getty Images, Shutterstock, dll.), website pribadi, maupun aplikasi seperti Canva.
Ini dia beberapa contoh aset grafis yang bisa Anda kembangkan dan tawarkan:
- Latar belakang (background)
- Pola/motif
- Elemen
- Aset UI (User Interface)
- Kuas digital (brush)
- Gambar vector/ikon
- Sketsa
- Ilustrasi/lukisan digital
6. Video
Video merupakan produk yang populer dan efektif untuk menyampaikan informasi kepada audiens. Jika Anda punya passion dalam pembuatan konten berbasis visual, senang berbagi pendapat lewat video, atau punya kemampuan berbicara di depan publik yang bagus, membuat video di media sosial bisa dimonetisasi bila telah memenuhi jumlah views tertentu.
Mayoritas warganet juga lebih menyukai konten video singkat yang menghibur dan informatif, bahkan rela membayar jika mereka merasa kontennya bermanfaat. Anda bisa membuat video informatif yang membahas hal tertentu secara mendalam yang bisa dijual aksesnya melalui media sosial (sistem berlangganan atau akses konten video eksklusif), website pribadi, atau platform lainnya.
7. Stok Foto dan Video
Terdapat berbagai agensi foto dan video yang menjadi “toserba digital” yang menyediakan jutaan foto dan video dengan beragam topik dan format yang dijual kepada konsumen dari seluruh dunia.
Anda bisa mendaftar ke berbagai platform seperti Getty Images, Shutterstock, Freepik, Adobe Stock, dan banyak lainnya sebagai kontributor dan mengunduh berbagai foto dan video berkualitas yang punya nilai jual.
Dari setiap foto yang terjual, Anda akan mendapatkan persentase penjualan tertentu yang telah disepakati di awal. Cocok untuk Anda yang hobi fotografi dan punya kamera atau smartphone yang mumpuni.
Beberapa contoh foto dan video yang bisa dijual:
- Foto/video bebas royalti: dengan atau tanpa model, foto-foto yang menggambarkan topik gaya hidup biasanya punya pasar yang luas. Contoh: foto kantor dan ilustrasi pekerjaan, foto produk, foto ilustrasi olahraga.
- Foto/video editorial: sesuai namanya, foto editorial biasanya punya nilai berita dan umum digunakan sebagai pendamping artikel atau berita. Contoh: foto demo, foto bencana alam, foto dari sebuah konser.
8. Font
Jangan lupakan font atau tipografi sebagai bagian dari produk digital! Faktanya, font masih menjadi produk yang populer berkat preferensi konsumen yang terus berubah. Anda bisa membuat font unik dan mendistribusikannya di situs web khusus kreator, seperti Creative DaFont, Fabrica, Envato, dan Dribbble.
Peminat desain dan para pemilik usaha umumnya mencari font yang menarik dan masih baru untuk digunakan dalam berbagai kebutuhan visual, bahkan sebagai identitas brand. Jadi, jika ingin memperoleh keuntungan terus-menerus, perbanyaklah katalogmu dengan berbagai jenis font yang unik.
9. Musik dan Audio

Audio adalah salah satu media terbaik untuk mengomunikasikan pesan kepada audiens. Konsumen berupa content creator, brand, pelaku industri audio visual bersedia membayar produk audio yang dapat menghibur dan yang dapat digunakan di dalam video, unggahan media sosial, bahkan iklan dan film.
Inilah contoh produk audio digital yang bisa Anda jual:
- Sampel musik
- Suara latar yang menenangkan
- Trek musik instrumental
- Efek suara bebas royalti
- Versi karaoke dari lagu yang orang suka
Anda bisa memasarkan dan mengunduh karya musik dan audio ke platform penyedia audio bank, layanan streaming audio, dan media sosial.
10. Preset Foto

Kebutuhan akan foto estetik menjadi peluang baru untuk menciptakan preset foto atau formula pengeditan warna foto melalui aplikasi pengeditan foto seperti Lightroom. Anda bisa menciptakan rangkaian preset foto yang terdiri dari beberapa formula yang bisa dijual.
Pastikan Anda memang sudah punya skill untuk memotret, mengedit foto, dan punya “mata jeli” yang bisa menilai estetika sebuah foto. Jangan lupa lakukan uji coba preset pada berbagai foto pribadi sebelum memutuskan formula paling adaptif yang bisa dipasarkan.
Beberapa contoh preset yang banyak dicari adalah:
- Wedding: preset foto untuk foto pre-wedding dan dokumentasi pernikahan.
- Adventure: preset foto untuk foto-foto petualangan outdoor.
- Film camera: preset foto untuk menciptakan tampilan dan warna menyerupai kamera film analog.
Anda bisa memasarkan preset foto Lightroom melalui website atau blog pribadi, media sosial, maupun marketplace seperti Etsy.
11. Filter dan Efek Media Sosial
Kalau familiar dengan media sosial seperti TikTok dan Instagram, Anda pasti pernah memakai filter dan efek untuk foto atau video yang tersedia. Saat Anda mengunggah filter ke TikTok, misalnya, Anda bisa dibayar berdasarkan jumlah penggunaan bernama TikTok Effect Creator Program, yang berarti semakin banyak digunakan, maka jumlah reward yang diterima akan semakin besar.
Selain itu, Anda juga bisa menjual jasa pembuatan filter ini kepada brand, misalnya brand kosmetik yang membuat filter khusus saat peluncuran produk baru atau kepada rumah produksi film yang sedang mempromosikan film baru.
12. Perangkat Lunak

Manfaatkan peluang penghasilan dari kepandaianmu menulis kode. Penulisan kode dapat diproses hingga menjadi perangkat lunak yang bermanfaat. Beberapa ide perangkat lunak yang bisa Anda jual, antara lain:
- Aplikasi berbasis web
- Perangkat lunak desktop
- Aplikasi mobile
- Tema dan template situs web
- Permainan video
- Plugin
Peluang cuan dari perangkat lunak bisa dibilang tak terbatas. Tinggal targetkan pasar yang sesuai dengan perangkat lunak buatanmu, lalu promosikan terus-menerus, salah satunya dengan memanfaatkan fitur WhatsApp Blast agar menjangkau lebih banyak audiens.
Baca Juga: Komponen dalam Bisnis Online yang Wajib Dipahami Pemula
13. Game
Buat para game engineer dan programmer, mengapa tidak mencoba membuat game yang bisa diunduh para gamer? Bila baru mulai dan belum punya portofolio, Anda bisa mencoba memasarkan game secara gratis dan menggunakan monetisasi berupa pemasangan iklan.
Bila sudah lebih berpengalaman, Anda bahkan bisa mencoba menjual game kepada developer game yang lebih besar atau bahkan memproduksi secara mandiri dan menjual game langsung kepada konsumen (dengan skema berlangganan, in-app purchase, atau pembelian di awal).
14. Aplikasi Berbasis Web

Aplikasi berbasis web hampir mirip dengan perangkat lunak. Perbedaannya adalah aplikasi web tidak perlu diunduh terlebih dahulu. Produk ini juga sering disebut SaaS (Software as a Service). Beberapa contoh produk aplikasi web yang terkenal, antara lain, iCloud, Dropbox, Google Drive, Coursera, Skillshare, Asana, dan MailChimp.
Itulah 15 produk digital yang bisa bikin Anda cuan. Manakah yang paling menarik? Apakah Anda sudah berencana untuk membuat salah satu atau beberapa produk dari daftar di atas?
4 Tips Sukses Jualan Produk Digital
Supaya bisa sukses jualan produk digital, Anda bisa ikuti 4 tips di bawah ini saat memulai:
1. Kenali kebutuhan dan profil konsumen
Anda perlu menentukan dengan jelas siapa target pasar dari produk digital yang ditawarkan. Pahami kebutuhan dan preferensi mereka, lalu sesuaikan produk digital Anda agar relevan dan mampu memberikan solusi yang dibutuhkan.
2. ,Pelajari Kompetitor
Kenali bagaimana kompetitor dan pelaku industri lain menjual produk digital mereka. Ketahui berapa harga yang ditawarkan, apa keunggulan dan kekurangan produk digital yang ada di pasaran, dan bahkan lakukan riset pasar dengan mencoba membeli produk digital yang dijual oleh kompetitor.
3. Pasarkan Dirimu dan Produkmu
Meski tidak punya modal besar, Anda bisa coba memasarkan produk digitalmu lewat personal branding dan promosi di media sosial. Misalnya saja, Anda menjual kelas atau kursus online, buat video singkat untuk diunggah di media sosial yang menggambarkan highlight dari kelasmu dan memberikan tips relevan dari kursus yang Anda ajarkan.
4. Konsisten
Tidak ada kesuksesan instan, maka pastikan Anda konsisten dalam memulai jualan produk digital. Belajar dari kesalahan dan terus kembangkan dan perbaiki produk yang Anda tawarkan agar bisa bersaing di pasaran.
Baca Juga: Apa Perbedaan Marketplace dan E-Commerce untuk Bisnis?
Hadirkan Pengalaman Transaksi yang Seamless untuk Memaksimalkan Penjualan Produk Digital

Menjual produk digital seperti e-book, template, kelas online, atau desain tidak hanya soal kualitas produk, tapi juga kemudahan dalam proses pembayaran. Semakin cepat dan praktis pelanggan menyelesaikan transaksi, semakin besar peluang Anda untuk meningkatkan penjualan dan cuan.
DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang membantu bisnis memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual.
Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu kredit, cicilan kartu kredit, transfer bank/virtual account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, hingga bank digital. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil, serta seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.
Saatnya Pakai Solusi yang Lebih Fleksibel!
✅ Sering terima pembayaran dari berbagai channel?
Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran yang lengkap dengan beragam metode pembayaran. Praktis digunakan untuk transaksi dari chat, media sosial, maupun penjualan langsung, sehingga pembayaran bisa diterima lebih cepat.
🔗 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda
✅ Ingin punya halaman pembayaran yang lebih rapi dan siap pakai?
Gunakan DOKU Checkout untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih terstruktur bagi pelanggan.
🛒 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda
✅ Ingin punya katalog produk yang siap terima pembayaran?
Gunakan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan tanpa coding yang memungkinkan Anda menampilkan produk digital dan menerima pembayaran hanya dengan satu tautan. Cocok untuk menjual e-book, template, atau kelas online secara cepat dan tetap terlihat profesional.
📋 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda
✅ Perlu otomatisasi transaksi melalui WhatsApp Business?
Gunakan DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis, mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Sangat cocok untuk produk digital yang membutuhkan respon cepat dan alur pembelian yang seamless.
📈 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda
Butuh Opsi Lain sesuai Kebutuhan Bisnis?
✅ Jualan ke berbagai channel, termasuk offline?
Gunakan DOKU QRIS untuk menerima pembayaran cukup dengan scan QR. Tersedia opsi QR statis dan dinamis yang memudahkan berbagai jenis transaksi, sehingga pembayaran bisa diterima lebih cepat dan arus kas tetap lancar.
Selain itu, DOKU QRIS juga mendukung cross-border payment, yang memungkinkan pelanggan atau mitra dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.
🌍 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda
✅ Sudah punya website/aplikasi dan ingin kontrol penuh atas UI/UX?
Gunakan DOKU Direct API untuk menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis.
🌐 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda
✅ Jualan lewat e-commerce?
Gunakan DOKU Plugin untuk menghubungkan sistem pembayaran dengan e-commerce, seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce. Cukup instal, konfigurasi, dan siap digunakan tanpa set up kompleks.
⌨️ Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda
Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi di halaman Bantuan Sales
