5 Cara Menghitung Persentase Kenaikan, Mudah!

presentase kenaikan
Table of Contents

Persentase kenaikan adalah salah satu mentrik penting yang harus dipantau dalam pengelolaan keuangan bisnis untuk menganalisis pertumbuhan perusahaan.

Dengan memahami persentase kenaikan keuangan perusahaan, Anda dapat mengetahui apakah bisnis benar-benar bertumbuh atau hanya mengalami kenaikan angka semu.

Namun, bagaimana cara menghitung persentase kenaikan? Artikel berikut akan menjelaskan beberapa opsi cara untuk menghitungnya, simak sampai akhir!

Memahami Konsep Persentase Kenaikan

Persentase kenaikan menggambarkan seberapa besar suatu nilai telah meningkat jika dibandingkan dengan nilai awalnya yang dinyatakan dalam bentuk persen (%).

Dalam aktivitas pengelolaan keuangan bisnis, persentase kenaikan kerap kali dibutuhkan untuk menganalisis pertumbuhan pendapatan, keuntungan, atau biaya operasional dari waktu ke waktu. 

Pentingnya Persentase Kenaikan dalam Bisnis

Dalam bisnis, perhitungan persentase kenaikan sangat penting dalam proses pengambilan keputusan berbasis data.

Berikut beberapa manfaat utamanya:

  1. Mengukur pertumbuhan bisnis dari waktu ke waktu untuk dijadikan bahan evaluasi
  2. Menentukan strategi penetapan harga, misalnya ketika biaya produksi naik
  3. Menganalisis efektivitas kampanye pemasaran, yaitu dengan menghitung kenaikan penjualan barang setelah kampanye dilakukan
  4. Memudahkan perbandingan kinerja bisnis antarperiode atau dengan kompetitor
  5. Membantu perencanaan dan pengambilan keputusan bisnis jangka panjang

Baca juga: 5 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dengan Fungsi dan Formatnya 

Cara Menghitung Persentase Kenaikan

Menghitung persentase kenaikan sebenarnya mudah saja, yaitu dengan mengukur persentase selisih kenaikan dengan angka awal.

Untuk mempermudah perhitungan keuangan dalam bisnis, berikut beberapa cara menghitung persentase kenaikan yang dapat Anda gunakan dan pilih sesuai kebutuhan.

1. Cara Menghitung Persentase Kenaikan secara Manual dengan Logika

Untuk kasus perhitungan yang sederhana, persentase kenaikan sebenarnya bisa dihitung secara manual tanpa rumus.

Anda dapat melakukan pendekatan logis untuk menghitungnya, yaitu dengan:

  • Menghitung selisih angka awal dan angka akhir
  • Menentukan seberapa besar selisih tersebut dibandingkan angka awalnya

Misalnya, harga sebuah barang mengalami kenaikan dari Rp100.000 menjadi Rp120.000. Dari sini, kenaikannya berarti adalah Rp20.000.

Selanjutnya, Anda bisa hitung berapa nilai Rp20.000 jika dibandingkan dengan Rp100.000. Berkaitan dengan ini, Rp20.000 adalah 20% dari Rp100.000.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa persentase kenaikan harga barang tersebut adalah sebesar 20% dari semula.

2. Cara Menghitung Persentase Kenaikan dengan Rumus

Jika kasusnya sudah mulai rumit, Anda dapat menggunakan rumus untuk menghitung persentase kenaikan.

Adapun rumus persentase kenaikan adalah sebagai berikut:

Persentase Kenaikan = ([Nilai Akhir - Nilai Awal] / Nilai Awal) x 100%

Misalnya, sebuah perusahaan memiliki pendapatan sebagai berikut:

  • Q1 (Kuartal 1): Rp250.000.000
  • Q2 (Kuartal 2): Rp320.000.000
  • Q3 (Kuartal 3): Rp400.000.000

Maka, persentase kenaikan untuk masing-masing kuartal adalah sebagai berikut:

  • Persentase Kenaikan Q1 ke Q2 = ([320.000.000 - 250.000.000] / 250.000.000) x 100%
    Persentase Kenaikan Q1 ke Q2 = (70.000.000 / 250.000.000) x 100% = 28%
  • Persentase Kenaikan Q2 ke Q3 = ([400.000.000 - 320.000.000] / 320.000.000) x 100%
    Persentase Kenaikan Q2 ke Q3 = (80.000.000 / 320.000.000) x 100% = 25%

Untuk menghitung persentase kenaikan total dari Q1 ke Q3, Anda tidak bisa langsung menjumlahkan 28% dengan 25%. Berkenaan dengan ini, gunakan kembali rumus persentase kenaikan untuk mengetahui jumlahnya.

  • Persentase Kenaikan Total dari Q1 ke Q3 = ([400.000.000 - 250.000.000] / 250.000.000) x 100%
    Persentase Kenaikan Q1 ke Q2 = (150.000.000 / 250.000.000) x 100% = 60%

3. Cara Menghitung Persentase Kenaikan dengan Microsoft Excel

Microsoft Excel adalah program aplikasi pengolahan data yang sangat bermanfaat untuk menghitung, menganalisis, serta menyajikan data.

Dengan Microsoft Excel, persentase kenaikan dapat dihitung secara otomatis hanya dengan memasukkan rumusnya.

Anda bisa melihat gambar contoh perhitungan persentase kenaikan di Excel berikut.

contoh presentase kenaikan

Terlihat pada kolom D4 berikut, terdapat rumus persentase kenaikan yang telah dimasukkan, yaitu:

 =((C4-C3)/C3)*100%.

  • C3: Nilai awal (penjualan sebelumnya)
  • C4: Nilai akhir (penjualan terbaru)

Setelah memasukkan rumus tersebut ke dalam kolom D4, Excel secara otomatis langsung menghitung dan menampilkan hasil persentase kenaikan dalam persen.

Selain Excel, Anda juga dapat menggunakan cara ini melalui Google Spreadsheet. Spreadsheet diketahui merupakan alat pengolahan data berbasis cloud yang memiliki fungsi serupa dengan Excel.

4. Cara Menghitung Persentase Kenaikan dengan Tools Gratis di Internet

Sebenarnya, ada banyak tools gratis di Internet yang dapat Anda gunakan untuk menghitung persentase kenaikan secara otomatis, salah satunya adalah CalculatorSoup.

Dengan tools ini, Anda dapat langsung memasukkan angka awal dan akhir yang ingin dihitung kenaikannya. Kemudian, setelah menekan tombol Calculate, hasil persentase kenaikan pun akan tampil lengkap dengan cara perhitungannya.

Tools ini dapat Anda gunakan secara gratis dan tanpa batas, serta bisa menghitung angka dengan nilai yang rumit sekalipun.

cara menghitung presentase kenaikan

5. Cara Menghitung Persentase Kenaikan dengan Kalkulator Ilmiah

Cara menghitung persentase kenaikan yang terakhir adalah dengan menggunakan kalkulator ilmiah (scientific calculator).

Misalnya, Anda ingin menghitung persentase kenaikan dari Rp5000 menjadi Rp10.000. Berikut langkah-langkah menghitungnya di kalkulator ilmiah:

  1. Masukkan angka awal, yaitu 10000
  2. Tekan tombol -
  3. Masukkan angka akhir, yaitu 5000
  4. Tekan tombol =
  5. Akan muncul berapa selisih angka akhir dengan angka awal, yaitu 5000
  6. Tekan tombol ÷
  7. Masukkan angka awal, yaitu 5000
  8. Tekan tombol =
  9. Akan muncul hasil pembagian antara 5000 dengan 5000, yaitu 1
  10. Tekan tombol x
  11. Masukkan angka 100 untuk mengubahnya menjadi persen
  12. Tekan tombol =
  13. Akan muncul hasil akhir atau persentase kenaikan, yaitu 100

Dengan demikian, persentase kenaikan dari Rp5000 menjadi Rp10.000 adalah 100%.

Baca juga: Mau Buka Bisnis? Cari Tahu Dulu Jenis-Jenis dan Contoh Payment Method Saat Ini 

Ingin Bisnis Anda Tumbuh Pesat di Tahun 2025? Berikan Opsi Pembayaran Beragam untuk Pelanggan Anda bersama DOKU

Di tahun 2025, pelanggan semakin mengutamakan kenyamanan dan kemudahan dalam bertransaksi. Faktanya, 67% orang Indonesia kini lebih memilih bertransaksi secara cashless melalui layanan PJSP QRIS atau dompet digital karena alasan kemudahan dan keamanan (Visa Study).

Keunggulan DOKU:

Metode Pembayaran Luas

DOKU menyediakan rangkaian produk pembayaran terluas, mulai dari Kartu Kredit, cicilan Kartu Kredit, Transfer Bank, E-wallet, PayLater, Direct Debit, Digital Banking, QRIS, hingga OTC (Over The Counter), di mana pelanggan bisa melunasi pembeliannya melalui transaksi tunai di gerai minimarket dengan menggunakan kode tertentu.

Memiliki Lisensi Terlengkap

DOKU adalah satu-satunya penyedia layanan pembayaran di Indonesia yang memiliki lima lisensi dari Bank Indonesia, yaitu untuk payment gateway, transfer dana, uang elektronik, dompet elektronik, dan operator QRIS.

Pengalaman dan Sertifikasi Unggul

Dengan menggunakan payment gateway yang tepat, hal tersebut memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran tanpa kendala. Alhasil,  komplain pelanggan dapat terhindarkan.

Perlu diketahui, Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS) adalah standar keamanan informasi kepemilikan yang dikelola oleh PCI Security Standards Council, yang dibentuk oleh American Express, Discover Financial Services, JCB International, MasterCard Worldwide, dan Visa Inc.

Telah Dipercaya Ratusan Ribu Merchant Korporat

Tercatat lebih dari 150.000 merchant korporat dari lintas industri telah menggunakan layanan pembayaran DOKU, termasuk diantaranya Google, Garuda, Prudential dan Traveloka.

CEO DOKU, Chris Yeo, menegaskan pentingnya keunggulan yang dimiliki DOKU dalam sektor fintech pembayaran di Indonesia. “Saya pikir keunggulan kami sebagai payment fintech company adalah memiliki 6 lisensi pembayaran yang tidak dimiliki oleh semua fintech di Indonesia. Lisensi pembayaran ini memungkinkan kami menghasilkan berbagai macam produk pembayaran yang berbeda, seperti payment gateway, pembayaran lintas batas (cross-border), pembayaran tagihan (billers), e-money, e-wallet, QRIS, hingga collecting agent untuk mengumpulkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).”

Percepat Pertumbuhan Bisnis, Permudah Pembayaran Pelanggan, Kelola Transaksi dengan Efisien – semua bisa dengan DOKU Payment Gateway 

Proses bisnis yang tak kalah penting adalah memastikan pelanggan dapat membayar dengan mudah, cepat, dan aman. Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang berfungsi memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu, transfer bank/Virtual Account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, bank digital, dan metode lainnya yang memudahkan berbagai jenis pelanggan. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala dan jenis bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil dan seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.

✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.

🛒 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.

🌐 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.

📋 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.

⌨️ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.

🔗 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

✅Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis—mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.

📈 simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

✅Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.

🌍 simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:

🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU

🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi

🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales