Cara Menghitung Keuntungan Usaha dengan Rumus Untung Rugi

rumus untung rugi
Table of Contents

Rumus Untung Rugi - Menghitung rumus untung rugi sangat penting untuk mengetahui apakah suatu bisnis benar-benar menghasilkan keuntungan atau justru merugi. Tanpa perhitungan yang tepat, keputusan harga dan strategi penjualan bisa berdampak pada cash flow.

Dengan memahami cara menghitung untung, rugi, dan persentasenya, Anda bisa menentukan harga jual yang lebih akurat. Artikel ini akan membahas rumus lengkap, contoh terbaru, serta tips agar bisnis tetap profit.

Rumus Untung Rugi: Menghitung Selisih Modal dan Penjualan

Rumus untung rugi adalah metode untuk menghitung selisih antara harga jual dan harga beli (modal). Jika hasilnya positif, maka Anda mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, jika negatif, berarti Anda mengalami kerugian.

Rumus ini menjadi dasar dalam pengambilan keputusan bisnis, mulai dari menentukan harga jual hingga mengevaluasi performa usaha secara keseluruhan.

Baca juga: Ini Dia Keuntungan Menjadi Pengusaha yang Perlu Kamu Tahu

Pengertian Untung dan Rugi dalam Bisnis

Apa itu Untung?

rumus untung rugi

Untung adalah kondisi ketika harga jual (nilai jual) lebih tinggi dibandingkan dengan harga beli (nilai beli) atau modal. 

Contoh:
Modal produk = Rp50.000
Harga jual = Rp70.000
Untung = Rp20.000

Apa itu Rugi?

Rugi adalah kondisi ketika harga jual lebih rendah dari modal yang dikeluarkan.

Contoh:
Modal = Rp50.000
Harga jual = Rp45.000
Rugi = Rp5.000

7 Rumus Untung Rugi yang Wajib Diketahui Pebisnis 

rumus untung rugi

Berikut ini adalah rumus lengkap beserta contoh agar Anda lebih mudah memahaminya. 

1. Rumus Dasar Keuntungan 

Keuntungan = Harga Jual – Harga Beli

Contoh:
Harga beli = Rp30.000
Harga jual = Rp45.000

Keuntungan: = Rp45.000 – Rp30.000 = Rp15.000

2. Rumus Dasar Kerugian 

Kerugian = Harga Beli – Harga Jual

Contoh:
Harga beli = Rp80.000
Harga jual = Rp70.000

Kerugian = Rp80.000 – Rp70.000 = Rp10.000

3. Rumus Persentase Keuntungan 

Persentase Keuntungan = (Untung : Harga Beli) × 100%

Contoh:
Keuntungan = Rp20.000
Harga beli = Rp100.000

Persentase keuntungan = (20.000 : 100.000) × 100% = 20%

4. Rumus Persentase Kerugian 

Persentase Kerugian = (Rugi : Harga Beli) × 100%

Contoh:
Kerugian = Rp15.000
Harga beli = Rp75.000

Persentase kerugian = (15.000 : 75.000) × 100% = 20%

5. Rumus Harga Jual (Berdasarkan Target Persentase Keuntungan) 

Harga Jual = Harga Beli + (Target Persentase Keuntungan × Harga Beli)

Contoh:
Harga beli = Rp50.000
Target keuntungan = 30%

Maka harga jual harus = 50.000 + (30% × 50.000) = 50.000 + 15.000 = Rp65.000

6. Rumus Harga Beli (Berdasarkan Target Keuntungan) 

Harga Beli = Harga Jual – Target Untung

Contoh:
Harga jual = Rp120.000
Target keuntungan = Rp40.000

Maka harga beli harus = 120.000 – 40.000 = Rp80.000

7. Rumus Margin Keuntungan (Profit Margin)

Margin = (Keuntungan : Harga Jual) × 100%

Contoh:
Untung = Rp25.000
Harga jual = Rp100.000

Margin = (25.000 : 100.000) × 100% = 25%

Sederhananya, perbedaan persentase keuntungan dengan margin adalah bahwa persentase keuntungan mengacu pada seberapa besar keuntungan yang Anda dapat dari modal yang dikeluarkan. Sedangkan margin berfokus pada seberapa besar keuntungan dari nilai jual. 

Jika bicara tentant “balik modal”, artinya Anda memakai ukuran persentase untung. Namun, jika bicara tentang “profit dari penjualan”, maka harus memakai ukuran margin. 

Baca Juga: Profit Margin, Kunci Memahami Kesehatan Finansial Bisnis

Contoh Perhitungan Untung Rugi dalam Bisnis 

rumus untung rugi

Contoh 1: Bisnis Minuman Kekinian

Modal per cup = Rp8.000
Harga jual = Rp15.000

Keuntungan = Rp7.000
Persentase keuntungan = (7.000 : 8.000) X 100% = 87,5%

Contoh 2: Bisnis Online Fashion

Modal hoodie = Rp120.000
Harga jual = Rp150.000

Keuntungan = Rp30.000
Persentase keuntungan = (30.000 : 120.000) X 100% = 25%

Contoh 3: Rugi karena Diskon

Modal = Rp100.000
Harga setelah diskon = Rp78.000

Kerugian = Rp22.000

Cara Menentukan Harga Jual yang Menguntungkan 

Menentukan harga jual tidak bisa hanya menambahkan margin secara asal. Anda perlu menghitung semua biaya agar tetap bisa mendapatkan keuntungan.

1. Hitung HPP (Harga Pokok Penjualan)

Harga Pokok Penjualan (HPP) atau Cost of Goods Sold (COGS) adalah semua biaya langsung yang dikeluarkan untuk mendapatkan atau membuat produk yang terjual.

Jika Anda berbisnis dagang (membeli lalu menjual), HPP adalah harga modal pembelian barang tersebut. Jika Anda berbisnis produksi (membuat barang), HPP mencakup biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung (gaji tim produksi), dan biaya overhead pabrik. 

Biaya untuk iklan, sewa kantor, atau biaya admin bank (biaya tidak langsung) tidak termasuk dalam HPP. Biaya ini akan masuk dalam perhitungan pendapatan/laba bersih, yaitu sisa pendapatan setelah dikurangi seluruh biaya, termasuk beban operasional (biaya langsung) dan biaya tidak langsung. 

Contohnya:

  • Bahan baku: Rp10.000
  • Kemasan (Packaging): Rp2.000
  • Ongkir: Rp3.000
  • Biaya transaksi: Rp1.000

Total HPP = Rp16.000

2. Tentukan Target Margin

Misalnya Anda ingin mendapatkan margin hingga 40%.

3. Hitung Harga Jual

Harga jual = HPP + (Margin × HPP)
= 16.000 + (40% × 16.000)
= 16.000 + 6.400
= Rp22.400 (dibulatkan jadi Rp23.000)

Contoh Kasus UMKM

Anda menjual dessert box:

  • HPP = Rp25.000
  • Target margin = 50%

Harga jual = 25.000 + (50% × 25.000) = Rp37.500

Namun setelah dijual, ada biaya iklan Rp5.000 per produk.

Maka real profit (laba bersih):
37.500 – 25.000 – 5.000 = Rp7.500 

Dari sini terlihat bahwa biaya tambahan atau biaya tidak langsung sangat memengaruhi keuntungan.

Faktor yang Memengaruhi Untung Rugi

Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan:

  • Harga jual produk
  • Biaya produksi
  • Biaya operasional
  • Volume penjualan
  • Strategi diskon

Kesalahan Umum dalam Menghitung Untung Rugi

  • Tidak memasukkan semua biaya
  • Salah memahami margin vs persentase
  • Terlalu fokus pada omzet
  • Tidak melakukan pencatatan keuangan

Rumus untung rugi adalah dasar penting dalam menjalankan bisnis karena membantu dalam mengetahui kondisi keuangan secara akurat. Dengan memahami rumus dan cara menghitungnya, Anda bisa menentukan harga jual yang tepat dan menghindari kerugian.

Agar pengelolaan transaksi bisnismu lebih rapi dan otomatis, sebaiknya kamu menggunakan payment gateway seperti DOKU untuk mempermudah pencatatan transaksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

Baca juga: Ini 8 Keuntungan Menjalankan Bisnis Online di Era Digital

Permudah Alur Pembayaran untuk Maksimalkan Setiap Potensi Keuntungan

Keuntungan maksimal tidak hanya bergantung pada perhitungan modal dan harga jual, tetapi juga pada bagaimana transaksi berjalan. Proses transaksi yang lancar juga berperan besar dalam memastikan pelanggan dapat menyelesaikan pembayaran tanpa hambatan. Semakin mudah pelanggan melakukan pembayaran, semakin besar peluang terjadinya transaksi. Dengan alur pembayaran yang praktis dan transparan, potensi penjualan dapat dioptimalkan, sekaligus membuat perhitungan keuntungan dan pembagian hasil menjadi lebih akurat.

DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang membantu bisnis memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. Dengan sistem yang lebih rapi dan tercatat, pembagian hasil usaha pun jadi lebih jelas dan terukur.

Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu kredit, cicilan kartu kredit, transfer bank/virtual account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, hingga bank digital. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil, serta seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia.

Mulai dari Solusi yang Paling Praktis!

✅ Sering bolak-balik aplikasi buat urus pembayaran?

Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan. Praktis, cepat, dan memudahkan proses pembayaran tanpa perlu integrasi, ideal untuk meningkatkan jumlah transaksi.

🔗 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

 ✅ Kelola transaksi di berbagai titik, online maupun offline?

Gunakan DOKU QRIS untuk menerima pembayaran dengan scan QR secara cepat dan efisien. Fleksibel digunakan di berbagai situasi operasional. 

Selain itu, DOKU QRIS juga mendukung cross-border payment, memungkinkan pelanggan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand melakukan pembayaran langsung dengan metode dari negara mereka.

🌍 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

Butuh Opsi Lain sesuai Kebutuhan Bisnis?

 ✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis?

Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.

🛒 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

 ✅ Butuh kontrol penuh untuk sistem yang lebih kompleks?

Gunakan DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam mengatur tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.

🌐 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

 ✅ Ingin punya katalog produk yang siap terima pembayaran?

Gunakan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan dalam hitungan menit tanpa perlu coding.

📋 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

 ✅ Pakai platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce?

Gunakan DOKU Plugin untuk menghubungkan sistem pembayaran dengan platform yang digunakan agar pengelolaan transaksi tetap efisien. Cukup instal, konfigurasi, dan siap digunakan tanpa set up kompleks.

⌨️ Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

 ✅ Ingin otomatisasi transaksi dari WhatsApp Business?

Gunakan DOKU PayChat untuk mengelola alur transaksi secara end-to-end dalam satu platform.

📈 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi di halaman Bantuan Sales