Kumpulan Contoh Kode Referal dan Cara Kerjanya

apa itu kode referral
Table of Contents

Contoh Kode Referral - Kode referral merupakan strategi pemasaran dengan memberikan kode unik kepada pelanggan dari sebuah platform atau layanan. Dengan kode referral, pelanggan bisa mengajak orang lain untuk bergabung dan menggunakan layanan tersebut.

Lantas, bagaimana cara membuat kode referral? Bagaimana cara kerja kode referral dan contohnya? Untuk menjawab berbagai pertanyaan Anda, artikel ini akan mengulas secara lebih lengkap.  

Baca juga: Contoh Marketing Plan Strategis untuk Tingkatkan Penjualan 

Apa itu Kode Referral?

contoh kode referral

Sumber: GrowSurf

Dilansir dari Referral Factory, kode referral merupakan kombinasi unik antara angka, huruf, dan terkadang juga simbol, yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan menghubungkan partisipan dengan suatu program referral.

Biasanya, kode referral didapatkan dari pengguna lain yang sudah lebih dulu mencoba produk atau layanan dari brand tersebut. Nantinya, brand akan memberikan semacam reward kepada pemberi dan penerima kode referral. 

Reward yang diberikan bisa berupa diskon, cashback, saldo, komisi, uang tunai, hingga akses gratis untuk mencoba layanan atau produk tertentu. Program ini mendorong pelanggan untuk membagikan pengalaman mereka dan mengajak orang lain untuk mencoba produk atau layanan tersebut.

Perbedaan Kode Referral dan Referral Link

Sesuai dengan namanya, kode referral merupakan kode unik yang berisi gabungan huruf, kata, dan simbol. Sementara referral link mengandung URL atau tautan khusus.

contoh kode referral

Sumber: Referral Rock

Keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengidentifikasi dan melacak partisipasi dalam program referral.

Kode referral bekerja dengan cara memasukkan kode, sementara referral link lebih praktis karena langsung mengarahkan calon pelanggan ke halaman pendaftaran atau pembelian dengan informasi referral yang sudah tercatat otomatis.

Fungsi Kode Referral

Pada dasarnya, kode referral merupakan strategi untuk menarik lebih banyak pelanggan baru dengan memanfaatkan mekanisme word-of-mouth (ajakan dari mulut ke mulut). Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Menarik Pelanggan Baru

Sistem kode referral akan membantu perusahaan mendapatkan lebih banyak pelanggan baru tanpa mengeluarkan biaya besar melalui iklan. Dengan adanya insentif, pelanggan jadi terdorong untuk merekomendasikan produk atau layanan dari brand tersebut kepada orang lain.

Begitu pula kepada penerima kode referral, mereka akan termotivasi untuk mencoba menggunakan produk atau layanan tersebut. Pada akhirnya, brand bisa memperoleh pelanggan baru secara efisien.

2. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Reward yang diberikan brand tidak hanya menguntungkan pelanggan baru, tetapi juga pelanggan lama. Hal ini bisa meningkatkan retensi pelanggan karena membuat pelanggan merasa lebih loyal terhadap brand tersebut.

3. Menganalisis Efektivitas Kampanye

Setiap kode referral bersifat unik, layaknya identitas NMID QRIS bagi sebuah merchant. Dari kode referral, brand dapat melacak sumber pelanggan baru dan menganalisis efektivitas kampanye yang sedang berlangsung.

Misalnya, sebuah brand e-wallet mengadakan dua kampanye referral untuk menarik pengguna baru, yaitu:

  • Kampanye X: “Bonus Cashback 20%”

Format kode referral: XZ1xxxx (contoh: XZ1234, XZ1324)

  • Kampanye Y: “Bonus Saldo Rp50.000”

Format kode referral: YZ1xxxx (contoh: YZ11234, YZ16789).

Dari format yang berbeda tersebut, brand bisa mengetahui pengguna baru produk e-wallet mereka berasal dari kampanye mana.

Nah, data ini berguna untuk menganalisis efektivitas masing-masing kampanye. Dengan mengetahui kampanye mana yang lebih efektif, brand dapat menyesuaikan strategi pemasaran dengan lebih optimal.

4. Meningkatkan Brand Awareness

Kode referral juga bisa menjadi strategi untuk meningkatkan brand awareness di media sosial atau grup komunitas. Merek produk pun akan semakin dikenal lebih luas. 

Baca juga: Kenal Lebih Dekat dengan KPI Marketing dan Perannya dalam Pengembangan Bisnis 

Cara Kerja Kode Referral

Sebenarnya, cara kerja kode referral sederhana saja. Berikut tahapan-tahapannya.

1. Penetapan Kode Referral

Pada tahap ini, brand menetapkan kode referral yang berbeda untuk masing-masing pelanggan. Kode tersebut biasanya dibagikan secara otomatis oleh sistem kepada setiap pengguna atau partisipan program tertentu.

2. Pembagian Kode

Setelah pelanggan menerima kode referral, mereka pun membagikan kode tersebut kepada orang lain, entah itu keluarga, teman, atau pengikut di media sosialnya.

3. Proses Redeem Kode

Jika ada orang lain yang tertarik untuk menggunakan produk atau layanan yang direkomendasikan, mereka pun memasukkan kode tersebut saat sign-up atau checkout melalui laman white label payment gateway.

4. Validasi Kode

Ketika kode referral telah dimasukkan, sistem akan mencoba memeriksa validasi kode tersebut, apakah memang merupakan kode yang ditetapkan oleh sistem atau bukan.

5. Pemberian Rewards

Apabila kode terverifikasi, pengguna baru dan pemberi kode pun akan memperoleh reward sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti cashback, poin, dan promo diskon.

6. Analisis Performa Kampanye

Setelah kampanye usai, brand perlu melakukan analisis performa penggunaan kode referral untuk mengukur efektivitas program. Pada tahap ini, brand bisa mengevaluasi seberapa banyak pelanggan baru didapatkan untuk memastikan program berjalan dengan baik.

Cara Membuat Program Kode Referral untuk Bisnis Anda

Bagi pemilik bisnis, membuat kode referral bukan sekadar membuat kombinasi huruf acak, melainkan membangun sebuah sistem yang dapat mengelola dan melacak program referral tersebut. Berikut adalah langkah-langkah bagi pemilik bisnis untuk menciptakan program referral.

1. Tentukan Skema dan Insentif

Langkah pertama adalah menentukan imbalan apa yang akan diberikan. Kunci sukses program referral adalah insentif dua arah (memberi reward untuk pengguna yang mengajak dan pengguna yang diajak).

  • Insentif untuk pelanggan lama yang mengajak: Berupa cashback, poin loyalitas, komisi (persentase dari penjualan), atau saldo dompet digital.
  • Insentif untuk penerima atau pelanggan baru: Berupa diskon untuk pembelian pertama, gratis ongkir, atau bonus produk.

2. Pilih Metode Pembuatan Sistem

Anda memiliki tiga cara utama untuk membuat sistem yang bisa menghasilkan dan melacak kode referral:

  • Metode Manual (hanya untuk skala mikro): Jika bisnis Anda masih sangat kecil (misalnya pre-order via WhatsApp), Anda bisa melakukannya secara manual. Contohnya adalah pelanggan diminta menyebutkan "Dapat info dari siapa?" saat memesan, lalu Anda mencatatnya di spreadsheet. Namun, metode ini sangat merepotkan dan tidak scalable.
  • Menggunakan Software/Plugin (paling umum): Ini adalah cara yang paling disarankan. Anda cukup menggunakan perangkat lunak pihak ketiga yang khusus dirancang untuk pemasaran referral.
    • Jika Anda menggunakan platform e-commerce (Shopify, WooCommerce, dll.), Anda bisa mencari plugin atau add-on marketing referral (ReferralCandy, GrowSurf, atau plugin khusus WooCommerce/Shopify).
    • Jika Anda memiliki aplikasi mobile: Platform marketing automation sering menyediakan fitur ini.
  • Membangun Sistem Sendiri (Custom Development): Jika Anda memiliki tim developer, Anda bisa membangun sistem ini secara in-house. Ini memberikan fleksibilitas penuh, tetapi membutuhkan biaya dan waktu pengembangan yang signifikan. Pastikan sistem tersebut dapat melakukan beberapa hal berikut ini.
    • Menghasilkan kode unik untuk setiap pengguna.
    • Melacak ketika kode itu digunakan.
    • Menghitung dan mendistribusikan reward secara otomatis.

3. Tetapkan Aturan dan Ketentuan (T&C)

Sistem Anda harus didukung oleh aturan yang jelas agar menghindari penyalahgunaan, seperti:

  • Kapan reward diberikan? (Apakah saat teman mendaftar, atau saat teman melakukan pembelian pertama?)
  • Berapa nilai minimum pembelian agar reward cair?
  • Apakah ada masa kedaluwarsa untuk kode atau reward?
  • Berapa batas maksimum reward yang bisa didapat satu orang?

4. Rancang Format Kode

Setelah sistemnya siap, tentukan format kodenya. Kode yang baik harus mudah diingat atau mudah disalin.

  • Kode Unik Acak (Contoh: XZ1324): Dibuat otomatis oleh sistem.
  • Kode Berbasis Nama (Contoh: BUDI50): Lebih mudah diingat dan terasa personal

Cara Mendapatkan Kode Referral

Sebenarnya, cara mendapatkan kode referral berbeda-beda, tergantung pada kebijakan dan sistematika masing-masing brand. Berikut langkah-langkah umum untuk memperoleh kode referral.

  1. Mendaftarkan diri (sign-up) ke aplikasi
  2. Akses menu “Profil”, “Pengaturan Akun”, atau “Program Referral”
  3. Cari kolom yang menunjukkan kode referral untuk akun Anda
  4. Salin kode referral tersebut
  5. Bagikan kode referral melalui media sosial, email, atau pesan pribadi

Baca juga: 13+ Cara Membuat Promo yang Menarik, Siap Praktik

Contoh Kode Referral

Kode referral memiliki format yang berbeda-beda tergantung pada brand yang mengadakan program tersebut.

Berikut beberapa contoh kode referral yang ada di sejumlah platform:

  1. Kode referral aplikasi TikTok (7906247449) untuk mendapatkan bonus hingga Rp680.000 jika mengunduh aplikasi tersebut dan menonton video setidaknya 30 menit sehari.
  2. Kode referral Shopee (YPSN5GTB7) untuk mendapatkan koin dan bonus hingga Rp1 juta jika mengunduh aplikasi ShopeePay.
  3. Kode referral aplikasi Bibit (ailedra) untuk memperoleh cashback sebesar Rp25 ribu jika mendaftar akun dan membeli investasi minimal Rp1 juta.
  4. Kode referral Grab (GRAB123) untuk mendapatkan voucher perjalanan atau diskon layanan transportasi dan makanan.
  5. Kode referral Gojek (GOJEK2024) untuk memperoleh saldo GoPay bagi pengguna baru.
  6. Kode referral Traveloka (TRAVEL123) untuk mendapatkan potongan harga tiket pesawat atau hotel.
  7. Kode referral DANA (DANA12039) untuk memperoleh saldo atau cashback setelah registrasi.

Keuntungan dan Kekurangan Kode Referral

Kode referral menjadi strategi pemasaran yang banyak digunakan karena relatif murah dan efektif. Namun, seperti strategi lainnya, tetap ada sisi kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami.

Keuntungan Kode Referral

apa itu kode referral

Berikut beberapa keuntungan kode referral, baik bagi perusahaan maupun pelanggan.

  • Dibandingkan dengan iklan berbayar, program referral cenderung lebih hemat  karena perusahaan hanya perlu membayar rewards.
  • Rekomendasi dari teman atau keluarga biasanya lebih dipercaya dibandingkan dengan iklan. 
  • Pengguna lama akan lebih aktif menggunakan layanan karena  keuntungan tambahan dari membagikan kode referral.
  • Jika insentif menarik, pengguna akan dengan sukarela menyebarkan kode mereka, sehingga efek promosi bisa berkembang secara organik.
  • Performa program referral bisa dipantau dengan jelas, mulai dari jumlah pengguna baru hingga tingkat konversi.

Kekurangan Kode Referral

Meski banyak keuntungannya, ada juga kekurangannya, seperti berikut ini. 

  • Beberapa pengguna bisa membuat akun palsu hanya untuk mendapatkan bonus referral.
  • Jika reward dihentikan atau dikurangi, minat pengguna untuk membagikan kode referral bisa langsung turun drastis.
  • Model referral lebih efektif untuk produk digital atau layanan dengan margin cukup besar.  
  • Tidak semua pengguna hasil referral akan menjadi pelanggan aktif. Ada yang hanya mendaftar untuk mendapatkan bonus.
  • Tanpa sistem tracking dan validasi yang kuat, program referral bisa sulit dikontrol.

Kode referral bisa menjadi strategi promosi terbaik jika dirancang dengan tepat.  Namun, penting untuk tetap mengantisipasi potensi penyalahgunaan agar program ini dapat terus memberikan keuntungan. 

Baca juga: Apa sih Keuntungan Memiliki Pelanggan yang Loyal? Salah Satunya Lebih Cuan!  

Maksimalkan Performa Penjualan dengan Sistem Pembayaran yang Fleksibel dan Mudah Dipantau!

Kode referral menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk membantu bisnis menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus meningkatkan transaksi. Namun, agar program referral berjalan lebih optimal, bisnis juga perlu didukung oleh sistem pembayaran yang praktis, cepat, serta membantu monitoring transaksi dengan lebih mudah. Dengan begitu, pelanggan bisa langsung checkout tanpa hambatan dan bisnis dapat memantau performa penjualan maupun penggunaan referral secara lebih rapi.

DOKU hadir sebagai solusi payment gateway yang membantu bisnis memproses pembayaran secara real-time, menyediakan beragam metode pembayaran, serta mengotomatisasi konfirmasi transaksi tanpa proses manual. 

Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU menyediakan 45+ metode pembayaran, mulai dari kartu kredit, cicilan kartu kredit, transfer bank/virtual account, QRIS, e-wallet, minimarket, paylater, direct debit, hingga bank digital. DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai skala bisnis, dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi yang berhasil, serta seluruh sistem diawasi langsung oleh Bank Indonesia. 

Saatnya Pakai Solusi yang Paling Fleksibel!

✅ Ingin menambahkan kolom kode referral atau promo langsung di halaman pembayaran?

Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung dengan payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal. Cocok untuk bisnis yang ingin menjalankan program referral dengan pengalaman checkout yang lebih praktis.

🛒 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

✅ Pakai platform khusus untuk menjalankan program referral?

Gunakan DOKU Plugin untuk menghubungkan sistem pembayaran dengan plugin referral atau marketing tools tanpa set up yang rumit.

⌨️ Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

✅ Sudah punya website atau aplikasi mobile dan ingin terintegrasi dengan fitur referral?

Gunakan DOKU Direct API untuk menyesuaikan talur pembayaran, pemasangan kode referral, hingga monitoring transaksi sesuai kebutuhan bisnis.

🌐 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

Butuh Opsi Lain sesuai Kebutuhan Bisnis?

✅ Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram, atau email?

Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan di berbagai media sosial agar mereka bisa membayar dengan mudah.

🔗 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

✅ Jualan di toko online sekaligus offline?

Gunakan DOKU QRIS untuk menerima pembayaran cukup dengan scan QR. Tersedia opsi QR statis dan dinamis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan transaksi dan fleksibel digunakan di mana saja.

Selain itu, DOKU QRIS juga mendukung cross-border payment, yang memungkinkan pelanggan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.

🌍 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

✅ Ingin punya katalog produk yang siap terima pembayaran?

Gunakan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan. Cocok dibagikan melalui media sosial atau platform campaign Anda.

📋 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

✅ Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business?

Gunakan DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis dalam satu alur, mulai dari pemilihan produk, konfirmasi pesanan, hingga pembayaran berhasil. 

📈 Simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:
🔹 Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
🔹 Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
🔹 Menghubungi tim sales untuk konsultasi di halaman Bantuan Sales