Memahami Strategi Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing Bisnis

Memahami Strategi Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing Bisnis

Sumber : Envato

Table of Contents

Berbeda dari pendekatan pemasaran tradisional, pemasaran modern lebih menonjolkan nilai kemanusiaan, empati, serta tanggung jawab sosial. Gagasan ini dijelaskan dalam buku Marketing 3.0: From Products to Customers to the Human Spirit karya Hermawan Kartajaya, Philip Kotler, dan Iwan Setiawan yang terbit pada 2010 lalu.

Dalam buku itu, penulis juga memaparkan secara mendalam konsep STP atau segmentation targeting dan positioning. Kerangka ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif, terarah, dan selaras dengan kebutuhan serta karakteristik konsumen pada era yang semakin kompetitif.

Simak pembahasan secara lengkap di artikel ini mengenai konsep STP, manfaatnya, hingga cara mengintegrasikannya dalam strategi pemasaran modern.

Apa itu Segmentasi Targeting dan Positioning (STP)?

Apa itu Segmentasi Targeting dan Positioning (STP)
Sumber : Envato

Segmentasi targeting dan positioning (STP) adalah kerangka pemasaran strategis yang digunakan untuk memahami pasar, memilih kelompok konsumen yang paling potensial, serta membentuk persepsi merek yang unik dibandingkan pesaing. STP menjadi landasan bagi perusahaan dalam menetapkan strategi pemasaran yang terarah karena setiap langkahnya membantu bisnis fokus pada pelanggan yang benar-benar relevan.

  • Segmentasi: Proses membagi pasar menjadi kelompok yang lebih kecil berdasarkan karakteristik tertentu.
  • Targeting: Proses memilih segmen pasar yang paling potensial untuk dijadikan sasaran utama.
  • Positioning: Upaya membangun persepsi unik tentang produk atau merek di benak konsumen pada segmen yang telah dipilih.

Ketiga langkah di atas saling terintegrasi sehingga membentuk strategi yang efektif dalam meningkatkan daya saing bisnis. Banyak perusahaan besar mengandalkan STP untuk menciptakan strategi pemasaran yang lebih akurat, relevan, dan personal.

Segmentasi: Memetakan Pasar Secara Efektif

Segmentasi adalah langkah pertama dalam strategi segmentasi targeting positioning. Dalam tahap ini, perusahaan membagi pasar luas menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan variabel tertentu. Tujuannya adalah memahami karakteristik serta kebutuhan konsumen secara lebih terperinci agar strategi pemasaran yang disusun memiliki fokus yang jelas.

Jenis-Jenis Segmentasi Pasar

Berikut ini adalah beberapa jenis segmentasi pasar yang perlu kamu ketahui:

  1. Segmentasi Demografis

Segmentasi ini menggunakan variabel seperti usia, gender, pendapatan, pekerjaan, dan pendidikan. Misalnya, produk skincare sering menyasar usia 18–35 tahun.

  1. Segmentasi Geografis

Pembagian pasar berdasarkan wilayah seperti negara, kota, atau iklim. Contohnya, produk fashion musim dingin tentu dipasarkan di daerah beriklim dingin.

  1. Segmentasi Psikografis

Berfokus pada gaya hidup, kepribadian, minat, dan nilai-nilai konsumen. Brand outdoor seperti Eiger menargetkan konsumen dengan hobi pendakian atau aktivitas alam.

  1. Segmentasi Perilaku

Berdasarkan kebiasaan membeli, tingkat penggunaan produk, atau loyalitas pelanggan. Misalnya, promo eksklusif untuk pelanggan loyal.

Manfaat Segmentasi dalam Bisnis

Apa saja manfaat segmentasi dalam bisnis? Simak yang berikut ini:

  • Meningkatkan efisiensi pemasaran karena pesan yang disampaikan lebih relevan.
  • Memungkinkan personalisasi strategi untuk setiap segmen.
  • Membantu perusahaan mengidentifikasi peluang pasar baru.
  • Mengurangi risiko karena perusahaan dapat memfokuskan sumber daya pada kelompok yang tepat.

Segmentasi yang tepat menjadi fondasi utama agar tahap targeting dan positioning dapat berjalan secara efektif.

Targeting: Memilih Pasar yang Paling Potensial

Targeting, Memilih Pasar yang Paling Potensial
Sumber : Envato

Setelah pasar terbagi dalam beberapa segmen, langkah berikutnya dalam segmentasi targeting dan positioning adalah menentukan segmen mana yang paling menguntungkan untuk dijadikan sasaran atau target. Targeting membantu perusahaan menempatkan sumber daya secara efisien dan menghindari pemborosan biaya pemasaran.

Kriteria Menentukan Target Pasar

Berikutnya, kamu juga perlu mengetahui poin-poin berikut ini:

  1. Ukuran Segmen

Apakah segmen tersebut cukup besar dan memiliki potensi pertumbuhan?

  1. Profitabilitas

Apakah segmen tersebut mampu memberikan keuntungan jangka panjang?

  1. Aksesibilitas

Apakah segmen tersebut mudah dijangkau melalui media pemasaran?

  1. Kesesuaian dengan Kapabilitas Perusahaan

Apakah perusahaan memiliki sumber daya yang cukup untuk melayani segmen tersebut?

Strategi Targeting yang Umum Digunakan

Apa saja strategi targeting yang umum tetapi krusial untuk digunakan? Simak infonya di bawah ini.

Undifferentiated Marketing

Menargetkan seluruh pasar tanpa membedakan segmen. Biasanya untuk produk kebutuhan pokok.

Differentiated Marketing

Menargetkan beberapa segmen dengan strategi berbeda. Misalnya brand otomotif yang menyediakan tipe mobil berbeda untuk setiap kebutuhan konsumen.

Concentrated Marketing

Fokus pada satu segmen pasar yang sangat spesifik. Contoh: produk premium yang menyasar konsumen kelas atas.

Micromarketing

Menyasar kelompok yang lebih kecil seperti komunitas atau bahkan individu (personalization marketing).

Dengan memilih target yang paling ideal, perusahaan dapat memaksimalkan potensi penjualan sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan.

Positioning: Membangun Persepsi Kuat di Benak Konsumen

Positioning, Membangun Persepsi Kuat di Benak Konsumen
Sumber : Envato

Positioning adalah tahap terakhir dalam strategi segmentasi targeting positioning. Pada tahap ini, perusahaan menentukan bagaimana produk atau merek mereka ingin dipersepsikan oleh konsumen dibandingkan kompetitor. Positioning yang kuat mampu menciptakan keunggulan bersaing dan meningkatkan loyalitas konsumen.

Unsur-Unsur Penting dalam Positioning

Terdapat unsur positioning yang perlu kamu ketahui, di antaranya:

  1. Value Proposition

Apa nilai utama yang ditawarkan kepada konsumen? Apakah kualitas, harga, kenyamanan, atau inovasi?

  1. Keunikan Produk (Unique Selling Proposition / USP)

Apa hal yang membuat produkmu berbeda dan lebih unggul?

  1. Emotional Branding

Banyak merek sukses menghubungkan produk dengan emosi konsumen seperti rasa percaya diri, kebanggaan, atau kenyamanan.

Contoh Positioning yang Efektif

Beberapa contoh di bawah dapat dipertimbangkan:

  • Apple memposisikan diri sebagai brand premium dengan teknologi canggih dan desain elegan.
  • Gojek memposisikan diri sebagai aplikasi “super app” yang memudahkan aktivitas harian.
  • Indomie memposisikan diri sebagai mie instan lezat dan praktis untuk semua kalangan.

Positioning yang tepat bukan hanya membedakan produk dari kompetitor, tetapi juga menciptakan asosiasi positif yang sulit digantikan.

Integrasi Strategi STP dalam Pemasaran

Agar strategi segmentasi targeting dan positioning berjalan optimal, perusahaan perlu mengintegrasikan ketiga tahap tersebut ke dalam keseluruhan aktivitas pemasaran. Proses integrasi ini meliputi:

1. Perencanaan Produk

Pemahaman segmen dan target pasar membantu perusahaan merancang produk sesuai kebutuhan konsumen, baik dari fitur, kualitas, hingga desain.

2. Strategi Harga

Setiap target pasar memiliki daya beli berbeda. Dengan STP, perusahaan dapat menentukan harga yang tepat, apakah ingin memosisikan produk sebagai premium, ekonomis, atau value for money.

3. Promosi dan Komunikasi Pemasaran

Pesan promosi harus sesuai dengan karakteristik target pasar. Misalnya, Gen Z lebih responsif terhadap konten kreatif di media sosial, sedangkan segmen profesional lebih menyukai materi informatif.

4. Distribusi

STP membantu perusahaan memilih saluran distribusi yang tepat, baik melalui marketplace, toko offline, aplikasi, atau jaringan reseller

Integrasi yang solid memastikan setiap langkah pemasaran berjalan selaras dan efektif, sehingga meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan.

Pentingnya STP dalam Strategi Pemasaran Modern

Di era digital dan persaingan global yang semakin ketat, segmentasi targeting positioning menjadi semakin penting. STP memberikan banyak manfaat nyata, seperti:

  • Personalisasi marketing yang lebih efektif berkat data yang detail.
  • Efisiensi biaya, karena strategi difokuskan pada segmen paling menguntungkan.
  • Diferensiasi kompetitif, sehingga brand lebih mudah dikenal.
  • Peningkatan customer experience, karena produk dan layanan dikembangkan sesuai kebutuhan pelanggan.
  • Pengambilan keputusan yang lebih cepat, berkat pemahaman pasar yang terstruktur.

Wujudkan Strategi STP dengan Sistem Pembayaran yang Tepat bersama DOKU

Strategi segmentasi, targeting, dan positioning akan berjalan lebih efektif jika didukung oleh sistem pembayaran yang sesuai dengan karakter dan preferensi setiap segmen pelanggan. DOKU membantu bisnis menerjemahkan strategi STP ke dalam pengalaman transaksi yang relevan melalui satu payment gateway terintegrasi dengan 45+ metode pembayaran mulai dari Virtual Account, kartu, QRIS, e-wallet, hingga paylater.

Sebagai payment gateway Indonesia pertama dan terlengkap secara lisensi, DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 merchant dari berbagai industri. Dengan biaya yang hanya dikenakan untuk transaksi berhasil dan sistem yang diawasi langsung oleh Bank Indonesia, DOKU membantu bisnis memperkuat positioning brand sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan di setiap titik pembayaran.

Pilih Produk DOKU Sesuai Kebutuhan Bisnis Anda

✅ Belum punya halaman pembayaran di website atau aplikasi bisnis? Gunakan DOKU Checkout, halaman pembayaran siap pakai yang langsung terhubung ke payment gateway tanpa perlu membangun sistem dari awal.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Checkout membantu bisnis Anda

✅ Sudah punya halaman pembayaran dan ingin kontrol penuh atas UI/UX di website atau aplikasi bisnis? Pilih DOKU Direct API untuk fleksibilitas maksimal dalam menyesuaikan tampilan dan alur pembayaran sesuai kebutuhan bisnis Anda.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Direct API membantu bisnis Anda

✅ Belum memiliki website, tapi ingin tetap menerima pembayaran? Manfaatkan DOKU Digital Catalog, katalog produk instan yang bisa langsung menerima pembayaran hanya dengan satu tautan siap digunakan dalam hitungan menit.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Digital Catalog membantu bisnis Anda

✅ Menggunakan platform e-commerce seperti Shopify, Magento, atau WooCommerce? Aktifkan pembayaran dengan mudah menggunakan DOKU Plugin, solusi praktis tanpa coding. Instal, konfigurasi, dan sistem pembayaran siap digunakan.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Plugin membantu bisnis Anda

✅Sering bertransaksi lewat WhatsApp, Instagram DM, email, atau media sosial? Gunakan DOKU Payment Link untuk mengirim tautan pembayaran langsung ke pelanggan agar mereka bisa membayar dengan cepat dan praktis.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Payment Link membantu bisnis Anda

✅ Ingin proses pembayaran langsung di WhatsApp Business dengan alur otomatis? Pilih DOKU PayChat, solusi pembayaran end-to-end di WhatsApp dengan chatbot otomatis, mulai dari pemilihan produk, konfirmasi, hingga pembayaran berhasil. Lebih cepat, konsisten, dan scalable untuk volume chat yang tinggi.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU Paychat membantu bisnis Anda

✅ Butuh solusi pembayaran fleksibel untuk online dan offline? Gunakan DOKU QRIS dengan dukungan QR dinamis dan statis, termasuk cross-border acceptance yang memungkinkan wisatawan dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand membayar langsung menggunakan metode pembayaran dari negara mereka.

→ simak lebih lanjut bagaimana DOKU QRIS membantu bisnis Anda

Jika Anda sudah siap menggunakan DOKU, Anda bisa langsung:

  • Melihat harga metode pembayaran di halaman harga DOKU
  • Mendaftar mandiri melalui halaman Self-Registrasi
  • Menghubungi tim Sales untuk konsultasi atau bantuan di halaman Bantuan Sales

Dengan DOKU, strategi segmentasi, targeting, dan positioning yang Anda susun dapat diwujudkan secara lebih optimal melalui sistem pembayaran yang fleksibel dan relevan untuk setiap segmen pelanggan. Sediakan pilihan pembayaran yang sesuai dengan karakter target pasar Anda, perkuat positioning brand melalui pengalaman transaksi yang tepercaya, dan kelola seluruh pembayaran dalam satu platform terintegrasi. Saatnya menyelaraskan strategi pemasaran dan proses pembayaran bersama DOKU Payment Gateway.

FAQ

1. Apa itu strategi STP dalam pemasaran?

Strategi STP adalah pendekatan pemasaran yang terdiri dari Segmentasi, Targeting, dan Positioning. Tujuannya untuk mengidentifikasi pasar, memilih segmen yang paling menguntungkan, dan menempatkan merek secara strategis di benak konsumen.

2. Mengapa STP penting bagi bisnis?

STP membantu bisnis memfokuskan sumber daya pada segmen pasar yang paling relevan, meningkatkan efektivitas kampanye, memperkuat diferensiasi produk, dan meningkatkan peluang penjualan.

3. Apa yang dimaksud dengan segmentasi pasar?

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok konsumen berdasarkan karakteristik tertentu seperti demografi, psikografi, perilaku, atau geografis.

4. Apa manfaat melakukan segmentasi?

Segmentasi membantu bisnis memahami kebutuhan dan preferensi konsumen secara lebih spesifik sehingga strategi pemasaran bisa lebih tepat sasaran dan efisien.

5. Apa itu targeting dalam STP?

Targeting adalah proses memilih satu atau beberapa segmen pasar yang paling potensial untuk difokuskan berdasarkan ukuran, profitabilitas, dan kesesuaian dengan kemampuan perusahaan.

6. Bagaimana cara memilih segmen target yang tepat?

Perusahaan biasanya menilai segmen berdasarkan ukurannya, pertumbuhan, daya beli, tingkat persaingan, serta kecocokan dengan visi dan sumber daya bisnis.

7. Apa fungsi positioning dalam pemasaran?

Positioning adalah upaya menempatkan produk atau merek agar memiliki citra dan nilai yang jelas dalam benak konsumen dibanding pesaing.