Mengenal Payment Gateway, Cara Kerja, Jenis, dan Contohnya
Meta Title: Mengenal Payment Gateway, Cara Kerja, Jenis, dan Contohnya
Meta Desc: Payment gateway membantu bisnis menerima pembayaran online dari berbagai metode. Kenali cara kerja, jenis, contoh, dan manfaatnya untuk bisnis.

Saat pelanggan berbelanja secara online, proses pembayaran yang terlihat sederhana sebenarnya melibatkan beberapa pihak dan sistem di belakang layar. Salah satunya adalah payment gateway.
Payment gateway adalah layanan yang membantu bisnis menerima dan memproses pembayaran online melalui berbagai metode pembayaran. Bagi merchant, payment gateway dapat menjadi penghubung antara sistem bisnis dengan jaringan pembayaran sehingga transaksi dapat diproses tanpa harus membangun seluruh infrastruktur pembayaran sendiri.
Untuk lebih detailnya, simak penjelasan apa itu payment gateway, bagaimana cara kerjanya, dan siapa saja yang terlibat dalam transaksi berikut.
Apa itu Payment Gateway?
Payment gateway adalah layanan yang menghubungkan merchant dengan jaringan pembayaran untuk memproses transaksi pelanggan secara online.
Sederhananya, ketika pelanggan memilih metode pembayaran saat checkout, payment gateway membantu meneruskan informasi transaksi ke pihak yang relevan agar pembayaran dapat diproses dan hasilnya dapat dikembalikan ke merchant.
Payment gateway dapat mendukung berbagai metode pembayaran, seperti kartu, Virtual Account, e-wallet, QRIS, dan metode digital lainnya, tergantung layanan yang disediakan oleh masing-masing provider.
Dalam konteks bisnis, payment gateway membantu merchant menerima pembayaran melalui satu integrasi tanpa perlu membuat koneksi terpisah untuk setiap metode pembayaran.
Apa Arti Payment Gateway dalam Pembayaran Online?
Secara sederhana, gateway berarti gerbang atau penghubung. Dalam pembayaran online, payment gateway berfungsi sebagai penghubung antara sistem pembayaran merchant, pelanggan, dan jaringan pembayaran.
Misalnya, pelanggan membeli produk di website dan memilih membayar menggunakan kartu. Informasi pembayaran dari proses checkout perlu diteruskan melalui sistem pembayaran yang sesuai. Payment gateway membantu menghubungkan proses tersebut hingga merchant mendapatkan informasi mengenai status transaksi.
Karena itu, payment gateway bukan sekadar halaman pembayaran. Di baliknya terdapat proses integrasi dan komunikasi antarsistem yang memungkinkan pembayaran online dapat diproses.
Contoh Payment Gateway dalam Transaksi Online
Contoh paling mudah dapat dilihat ketika pelanggan melakukan pembelian di sebuah website.
Misalnya, pelanggan membeli sepatu seharga Rp500.000. Pada halaman checkout, pelanggan memilih salah satu metode pembayaran yang tersedia.
Alur sederhananya dapat berlangsung seperti berikut:
- Pelanggan memilih produk/jasa → Pelanggan melakukan checkout → Pelanggan memilih metode pembayaran → Pelanggan menyelesaikan pembayaran → Payment gateway memproses pembayaran → Jaringan/provider pembayaran memverifikasi transaksi → Status pembayaran diteruskan → Merchant menerima konfirmasi pembayaran → Pesanan diproses
Pelanggan memilih metode pembayaran dan menyelesaikan transaksi. Payment gateway kemudian membantu meneruskan transaksi tersebut melalui sistem pembayaran yang sesuai. Setelah proses selesai, status transaksi dikembalikan kepada merchant.
Dari sisi pelanggan, proses ini mungkin hanya terlihat sebagai beberapa langkah di halaman pembayaran. Namun, payment gateway membantu menghubungkan berbagai komponen di balik proses tersebut.
Siapa Saja yang Perlu Menggunakan Payment Gateway?
Payment gateway terutama digunakan oleh merchant atau bisnis yang menerima pembayaran secara digital.
Penggunanya dapat berasal dari berbagai model bisnis, seperti:
- E-commerce dan online store
- Marketplace
- SaaS dan bisnis digital
- Travel & hospitality
- Pendidikan
- Subscription-based business
- Platform dan aplikasi
- Bisnis yang menerima pembayaran melalui invoice atau payment link
Kebutuhan setiap bisnis dapat berbeda. Ada bisnis yang membutuhkan halaman checkout siap pakai, sementara bisnis lain membutuhkan API agar pengalaman pembayaran dapat dibuat lebih custom.
Siapa Saja yang Terlibat dalam Transaksi Payment Gateway?
Payment gateway merupakan salah satu bagian dari ekosistem pembayaran. Beberapa pihak yang dapat terlibat dalam transaksi antara lain merchant, customer, acquirer, dan issuer.
- Merchant, adalah bisnis yang menerima pembayaran dari pelanggan. Merchant menggunakan payment gateway untuk membantu menghubungkan sistem bisnisnya dengan metode pembayaran yang tersedia.
- Customer, adalah pelanggan yang melakukan pembayaran untuk produk atau layanan yang dibeli.
- Acquirer, adalah pihak yang memproses atau memperoleh transaksi dari sisi merchant untuk metode pembayaran tertentu.
- Issuer, adalah pihak yang menerbitkan instrumen pembayaran pelanggan, misalnya kartu atau akun pembayaran tertentu.
Payment gateway dapat membantu menghubungkan proses transaksi di antara sistem-sistem tersebut sehingga merchant dapat menerima berbagai metode pembayaran melalui satu layanan.
Cara Kerja Payment Gateway yang Perlu Diketahui
Secara ringkas, cara kerja payment gateway dapat digambarkan dalam beberapa tahap:
1. Pelanggan melakukan checkout
Pelanggan memilih produk atau layanan dan masuk ke halaman pembayaran.
2. Pelanggan memilih metode pembayaran
Pelanggan memilih metode yang tersedia, misalnya kartu, QRIS, Virtual Account, atau e-wallet.
3. Payment gateway meneruskan transaksi
Informasi transaksi diteruskan melalui sistem pembayaran yang relevan untuk diproses.
4. Pembayaran diproses
Pihak yang terkait dengan metode pembayaran melakukan proses pembayaran dan memberikan hasil transaksi.
5. Status transaksi dikembalikan
Status seperti berhasil, gagal, atau masih dalam proses diteruskan kembali ke merchant.
Dengan mekanisme tersebut, merchant tidak harus membangun koneksi pembayaran secara terpisah untuk setiap metode pembayaran yang ingin disediakan.
Jenis-Jenis Payment Gateway yang Tersedia Pada Umumnya

Jenis payment gateway dapat dibedakan berdasarkan cara merchant mengintegrasikan layanan pembayaran ke dalam website atau aplikasinya.
1. Hosted Payment Gateway
Pelanggan diarahkan ke halaman pembayaran yang disediakan oleh payment gateway. Pendekatan ini dapat membantu bisnis menyediakan checkout tanpa membangun seluruh halaman pembayaran dari awal.
2. Direct API
Merchant mengintegrasikan API payment gateway ke dalam sistemnya sendiri sehingga memiliki kontrol lebih besar terhadap pengalaman checkout.
3. Plugin/e-commerce integration
Payment gateway dapat diintegrasikan menggunakan plugin atau solusi yang sudah disediakan untuk platform tertentu sehingga proses implementasi lebih praktis.
4. Payment Link
Merchant dapat membuat tautan pembayaran dan membagikannya kepada pelanggan tanpa harus memiliki halaman checkout sendiri.
Pilihan integrasi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan teknis, sumber daya developer, dan tingkat kontrol yang diinginkan terhadap pengalaman pembayaran.
Kapan Bisnis Membutuhkan Payment Gateway?
Payment gateway mulai menjadi penting ketika bisnis tidak lagi hanya menerima pembayaran secara manual dan membutuhkan proses pembayaran digital yang lebih terstruktur.
Beberapa kondisi yang menunjukkan bisnis membutuhkan payment gateway antara lain:
- Mulai menerima pesanan melalui website atau aplikasi
- Ingin menyediakan lebih banyak metode pembayaran
- Membutuhkan proses checkout yang lebih praktis
- Ingin mengurangi kebutuhan integrasi dengan banyak provider secara terpisah
- Membutuhkan monitoring transaksi secara terpusat
- Memerlukan API untuk menghubungkan pembayaran dengan sistem internal
- Ingin mengembangkan bisnis dengan volume transaksi yang lebih besar
Semakin kompleks kebutuhan pembayaran sebuah bisnis, semakin penting memilih payment gateway yang tidak hanya menyediakan metode pembayaran, tetapi juga mendukung integrasi dan operasional transaksi.
FAQ Payment Gateway
Apa itu payment gateway?
Payment gateway adalah layanan yang membantu merchant menerima dan memproses pembayaran online dengan menghubungkan sistem bisnis dengan jaringan atau metode pembayaran yang tersedia.
Apa fungsi payment gateway?
Fungsi payment gateway adalah membantu bisnis memproses pembayaran digital, menghubungkan merchant dengan berbagai metode pembayaran, serta mengembalikan status transaksi kepada sistem bisnis.
Apa contoh payment gateway?
Contoh layanan payment gateway dapat berupa hosted checkout, direct API, plugin pembayaran, atau payment link yang memungkinkan merchant menerima pembayaran secara online.
Apakah payment gateway hanya untuk e-commerce?
Tidak. Payment gateway dapat digunakan oleh berbagai jenis bisnis yang membutuhkan pembayaran digital, termasuk SaaS, marketplace, travel, pendidikan, hospitality, platform digital, dan bisnis berbasis layanan.
Apa perbedaan payment gateway dan payment method?
Payment method adalah metode yang digunakan pelanggan untuk membayar, seperti kartu, QRIS, Virtual Account, atau e-wallet. Sementara itu, payment gateway adalah layanan yang membantu merchant menghubungkan dan memproses berbagai metode pembayaran tersebut.
Mengapa bisnis membutuhkan payment gateway?
Payment gateway membantu bisnis menyediakan berbagai pilihan pembayaran melalui satu layanan, menyederhanakan integrasi, serta membantu pengelolaan dan pemantauan transaksi digital.
DOKU Payment Gateway: Satu Layanan untuk Berbagai Kebutuhan Pembayaran Bisnis

DOKU Payment Gateway membantu bisnis menerima pembayaran online dan menghubungkan merchant dengan berbagai metode pembayaran dalam satu layanan.
Dari sisi integrasi, bisnis dapat memilih solusi sesuai kebutuhan, mulai dari DOKU Checkout atau Hosted Payment Gateway, DOKU Direct API, DOKU Plugin, DOKU Payment Link, hingga DOKU Digital Catalog.
DOKU Checkout - Implementasi yang Praktis
DOKU Checkout menyediakan halaman pembayaran yang terhubung dengan payment gateway, sehingga bisnis tidak perlu membangun halaman checkout dari awal. Pilihan ini cocok untuk bisnis yang menginginkan proses implementasi yang lebih sederhana.
DOKU Direct API - Pengalaman Pembayaran yang Kustom
DOKU Direct API memberikan fleksibilitas lebih besar bagi bisnis untuk membangun dan mengatur pengalaman pembayaran sesuai kebutuhan. Opsi ini dapat dipilih ketika bisnis membutuhkan tampilan dan alur pembayaran yang lebih kustom.
DOKU Plugin - Integrasi yang Lebih Mudah
DOKU Plugin membantu bisnis mengintegrasikan payment gateway ke platform atau sistem yang digunakan tanpa harus membangun integrasi dari awal. Pilihan ini cocok untuk implementasi yang membutuhkan proses lebih praktis.
DOKU Payment Link - Pembayaran Lewat Tautan
DOKU Payment Link memungkinkan bisnis membuat dan membagikan tautan pembayaran kepada pelanggan. Pelanggan kemudian dapat mengakses tautan tersebut untuk melakukan pembayaran melalui halaman pembayaran yang tersedia.
DOKU Digital Catalog - Penjualan dan Pembayaran yang Lebih Praktis
DOKU Digital Catalog membantu bisnis mengelola proses penjualan dan pembayaran dalam satu alur yang lebih praktis, sehingga cocok untuk bisnis yang ingin menawarkan produk sekaligus memudahkan pelanggan melakukan pembayaran.
DOKU juga telah mendukung 45+ metode pembayaran termasuk kartu, Virtual Account, e-wallet, QRIS, PayLater, direct debit, digital banking, dan metode pembayaran lainnya.
Untuk kebutuhan pengembangan dan pengujian, bisnis juga dapat memanfaatkan environment Sandbox sebelum implementasi ke lingkungan produksi. Hal ini membantu tim developer menguji integrasi dan alur pembayaran sebelum digunakan untuk transaksi sebenarnya.
Jika dirangkum, beberapa kemampuan yang dapat dipertimbangkan dalam layanan DOKU Payment Gateway meliputi:
- Berbagai pilihan metode pembayaran
- Hosted checkout dan integrasi API
- Plugin untuk implementasi yang lebih praktis
- Payment link untuk pembayaran tanpa membangun halaman checkout sendiri
- Digital catalog
- Pengelolaan transaksi melalui platform DOKU
- Dukungan pengembangan dan pengujian integrasi
DOKU juga tidak hanya berfokus pada payment gateway. DOKU telah berkembang menjadi perusahaan fintech pembayaran yang menyediakan solusi B2B lainnya, seperti Wallet as a Service, Embedded Wallet, Sub Account, Payouts, Disbursement, dan Remittance.
Dengan pengalaman sejak 2007, DOKU memosisikan diri sebagai mitra teknologi, bukan sekadar penyedia layanan pembayaran. Dukungan tidak berhenti pada implementasi, tetapi mencakup after-sales yang proaktif, pendampingan berkelanjutan, serta customer service 24/7 untuk membantu merchant dalam berbagai tahap pertumbuhan bisnis.
Siap menerima pembayaran digital dengan payment gateway? Anda dapat mulai menggunakan DOKU dengan melakukan registrasi DOKU atau menghubungi tim sales DOKU untuk mendiskusikan kebutuhan metode pembayaran, integrasi, dan solusi yang paling sesuai dengan bisnis Anda.
Menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan transaksi online, perkembangan teknologi payment gateway terus dilakukan secara masif selama beberapa waktu terakhir. Payment gateway adalah salah satu bidang teknologi finansial (fintech) yang menjadi penghubung antara penjual dan pembeli.
Jika sebelumnya Anda masih melakukan transaksi secara tradisional alias memakai uang fisik, saat ini, Anda tidak perlu lagi begitu. Sebab, teknologi yang kian berkembang pesat menghadirkan banyak solusi transaksi online yang lebih cepat, efektif, dan pastinya efisien. Salah satunya adalah payment gateway.
Apa itu Payment Gateway dan Mengapa Penting?

Apabila diartikan secara bahasa, payment gateway adalah gerbang transaksi atau pembayaran. Dalam arti yang lebih luas, istilah ini mengacu pada teknologi yang dapat dipakai oleh semua bisnis untuk bertransaksi kapan saja di mana saja; cukup dengan koneksi internet.
Mudahnya, payment gateway adalah suatu alat transaksi yang digunakan oleh e-commerce yang memberikan izin kepada berbagai metode pembayaran, termasuk transfer bank dan kartu kredit. Di Indonesia sendiri, Bank Indonesia resmi menjadikan accept payment sebagai salah satu alat transaksi yang sah pada 4 Desember 2017.
Sistem tersebut bernama Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN. Sistem ini resmi menjadi opsi pembayaran yang sah sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 19/10/PADG/2017 dan aturan BI Nomor 19-8/PBI/2017. Tidak hanya itu, pemerintah turut memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan sistem payment gateway di Indonesia.
Hal ini diwujudkan melalui pembentukan tiga lembaga khusus, yaitu Lembaga Service, Lembaga Switching, dan Lembaga Standar. Masing-masing lembaga memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem payment gateway yang optimal di Indonesia.
Lantas, mengapa payment gateway penting? Pasalnya, sistem transaksi ini memastikan semua pembayaran tidak hanya lebih praktis dan mudah, tetapi juga efektif dan efisien. Jadi, Anda dapat melakukan transaksi kapan saja di mana saja tanpa harus membawa uang fisik atau mengantre di bank.
Selain itu, payment gateway adalah metode pembayaran yang terjamin keamanannya dengan proteksi berlapis. Pun, sistem transaksi ini menawarkan kemudahan transfer dari berbagai bank. Dengan begitu, Anda tidak perlu punya banyak nomor rekening untuk bertransaksi.
Bagaimana Keamanan Payment Gateway?

Kasus peretasan, pembobolan, dan bentuk kejahatan siber lain makin marak beberapa waktu ini. Alhasil, hal tersebut membuat masyarakat cemas ketika melakukan transaksi secara online. Meski demikian, perlindungan berlapis dari sistem payment gateway membuat Anda tidak lagi harus khawatir saat bertransaksi.
Secara garis besar, lapisan keamanan yang ada pada sistem transaksi payment gateway adalah berikut ini:
1. Address Verification System
Pertama, ada sistem verifikasi alamat. Pada suatu transaksi, sistem ini akan mencari sekaligus mengecek data secara mendetail perihal tagihan pada transaksi yang dibuat oleh pelanggan.
Pelacakan maupun pengecekan ini memakai alamat yang tercatat pada data kartu kredit atau debit. Dengan begitu, sistem akan dengan cepat mengidentifikasi apabila terjadi tindak kejahatan siber.
2. Card Security Code
Kedua adalah card security code atau kode keamanan dari kartu yang dipakai. Payment gateway adalah teknologi yang mewajibkan Anda untuk mengetikkan kode keamanan untuk setiap transaksi yang dilakukan. Secara otomatis, sistem akan meminta kode verifikasi untuk memastikan keamanan transaksi, baik dengan menggunakan kartu debit maupun kredit.
3. 3D Password Secure
Lapisan keamanan terakhir pada metode pembayaran ini adalah 3D password secure. Mudahnya, sistem ini akan bertindak sebagai alat yang mengizinkan setiap proses transaksi online yang dilakukan oleh pelanggan.
Bagaimana Keamanan Itu Terjamin?
Perusahaan payment gateway terjamin ketika memiliki lisensi Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) dari Bank Indonesia, yang menjadi bukti kredibilitas mereka dalam menjamin kelancaran transaksi digital para pelaku usaha. Setiap PJP memiliki fungsi seperti PJP 1 menangani payment gateway dan transaksi langsung dengan pengawasan ketat, sementara PJP 2 mengelola sistem pembayaran antar bank, PJP 3 mengatur infrastruktur sistem pembayaran, dan PJP 4 menyediakan layanan pendukung pembayaran.
Adapun, Salah satu contoh payment gateway yang telah mengantongi semua lisensi dan sertifikasi di atas adalah DOKU. Hal ini menjadikannya bukan hanya sebagai perusahaan payment gateway tapi juga perusahaan fintech pembayaran terpercaya untuk transaksi online yang aman, terstandarisasi, dan efisien.

Macam-macam Payment Gateway
Dalam implementasinya, terdapat tiga macam payment gateway yang paling sering dipakai dalam transaksi online, yaitu:
1. Payment Gateway Hosted
Jenis pertama ada payment gateway hosted.
Pada transaksi yang menggunakan jenis ini, saat mengeklik tautan payment gateway pada halaman checkout, maka Anda akan dibawa ke halaman penyedia jasa pembayaran. Setelah mengisi data, Anda akan dibawa kembali ke situs penjual untuk menyelesaikan pembayaran. Contoh dari jenis payment gateway ini salah satunya adalah PayPal.
2. Payment Gateway Self-Hosted
Jenis yang kedua adalah payment gateway sel-hosted.
Pada jenis ini, situs penjual akan memproses secara mandiri semua data transaksi dari pelanggan. Semua data tersebut selanjutnya dikirimkan ke tautan payment gateway dalam versi yang telah terenkripsi sehingga kerahasiaannya terjaga.
Inilah sebabnya, pemilik bisnis harus bekerja sama dengan penyedia jasa yang aman dan kredibel. Contoh dari jenis payment gateway ini salah satunya adalah ShopeePay.
3. Payment Gateway API Hosted
Jenis yang terakhir adalah payment gateway API hosted.
Pada jenis ini, seluruh proses pembayaran ditunjang oleh penyedia jasa melalui sistem API. Jadi, pelanggan diminta untuk menuliskan informasi untuk transaksi langsung pada halaman checkout di situs penjual. Selanjutnya, transaksi akan diproses melalui API dari payment gateway.
Meski ada pertukaran data, semua data pelanggan akan tetap aman melalui sistem API. Sebab, pihak ketiga tidak bisa mengoleksi data tadi. Salah satu contoh payment gateway ini yaitu BRIAPI.
Bagaimana Cara Kerja Payment Gateway?

Payment gateway adalah teknologi transaksi online yang sederhana, tetapi cepat dan praktis. Sebenarnya, bagaimana cara kerja dari metode transaksi ini? Supaya lebih mudah memahaminya, Anda dapat memperhatikan tahapannya berikut ini.
1. Pelanggan Melakukan Transaksi
Cara kerja dari metode payment gateway adalah dengan pelanggan yang mengakses e-commerce untuk membeli suatu produk.
Setelah masuk pada proses checkout, akan muncul beberapa pilihan pembayaran, salah satunya yaitu payment gateway. Bisa dikatakan, transaksi menggunakan metode ini akan secara otomatis tersedia saat Anda hendak melakukan pembayaran.
2. Informasi Dilanjutkan ke Prosesor Pembayaran
Setelah itu, informasi yang tercatat pada poin nomor satu akan dilanjutkan kepada pihak prosesor transaksi yang telah dipilih oleh pelanggan. Contoh mudahnya, pelanggan memutuskan untuk melakukan transaksi melalui transfer bank. Maka, selanjutnya payment gateway akan meneruskan informasi tadi kepada bank yang dipilih oleh pelanggan.
3. Informasi Sampai kepada Asosiasi Penerbit
Tahapan selanjutnya, prosesor transaksi akan meneruskan informasi transaksi melalui payment gateway ke asosiasi penerbit kartu, misalnya Mastercard atau Visa. Tak hanya itu, opsi pembayaran satu ini juga dapat terkoneksi ke berbagai bank yang telah menjalin kerja sama. Tentunya, ini akan membuat pelanggan makin mudah dan nyaman saat bertransaksi.
4. Pengiriman Kode
Setelah informasi diterima, asosiasi penerbit kemudian akan mengirimkan kode khusus kepada proses transaksi. Kode ini secara umum sifatnya tidak jauh berbeda dengan OTP yang diketahui oleh pihak prosesor dan penerbit kartu saja.
5. Transaksi Sukses
Jika sudah menerima dan mengonfirmasi kode transaksi dari asosiasi penerbit, payment gateway lalu mengganti status transaksi pelanggan menjadi sukses atau berhasil.
Kemudian, informasi akan disampaikan kepada merchant, dan proses jual beli dinyatakan berhasil. Pelanggan tinggal menunggu pemesanan diproses dan dikirimkan ke alamat tujuan.
Contoh Penggunaan Payment Gateway di Berbagai Sekotor Bisnis
Payment gateway tidak hanya menjadi solusi pembayaran online yang aman, tetapi juga sudah banyak dipakai dalam berbagai sektor bisnis di Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari:
E-commerce dan Marketplace
Situs belanja online seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada menggunakan payment gateway untuk memfasilitasi berbagai metode pembayaran, mulai dari transfer bank, e-wallet, hingga cicilan kartu kredit. Dengan begitu, pelanggan bisa bertransaksi dengan mudah tanpa harus mentransfer manual ke banyak rekening penjual.
Travel dan Transportasi
Platform pemesanan tiket pesawat atau kereta, seperti Traveloka dan Tiket.com, juga memanfaatkan payment gateway. Pelanggan dapat membayar tiket menggunakan kartu kredit, debit, e-wallet, atau transfer bank, sementara sistem memastikan pembayaran terkonfirmasi secara real-time.
Retail dan Food Delivery
Layanan pesan antar makanan seperti GoFood dan GrabFood memanfaatkan payment gateway untuk memproses pembayaran dari pelanggan. Sistem ini terintegrasi dengan e-wallet dan transfer bank sehingga proses transaksi berlangsung cepat dan tanpa hambatan.
Pendidikan dan Kursus Online
Banyak institusi pendidikan atau kursus daring menggunakan payment gateway untuk menerima biaya pendaftaran atau pembayaran kelas. Dengan begitu, siswa atau orang tua tidak perlu datang langsung ke kampus, cukup bayar lewat link atau metode cashless lainnya.
Subscription dan Layanan Digital
Layanan berbasis langganan seperti Netflix, Spotify, atau software SaaS (Software as a Service) juga mengandalkan payment gateway. Pelanggan bisa berlangganan bulanan atau tahunan secara otomatis dengan metode pembayaran yang dipilih.
Dari contoh-contoh ini terlihat jelas bahwa payment gateway bukan hanya untuk bisnis besar, tetapi juga relevan untuk UMKM, startup, hingga layanan pendidikan dan hiburan digital.
Manfaat Payment Gateway bagi Bisnis dan Konsumen

Payment gateway adalah metode pembayaran online yang menawarkan banyak manfaat, baik dari sisi bisnis maupun pelanggan. Bagi bisnis, berikut ini beberapa manfaat yang dapat dirasakan:
1. Proses Transaksi yang Lebih Singkat
Salah satu manfaat utama menggunakan sistem payment gateway adalah proses transaksi yang menjadi lebih singkat dan mudah. Ini karena semua proses akan menjadi lebih sederhana, mulai dari permintaan, perizinan, penerimaan, sampai pembayaran terkonfirmasi. Dengan begitu, transaksi dapat terproses lebih cepat, baik untuk penjual maupun pembeli.
2. Dapat Disesuaikan dengan Kebutuhan
Melalui payment gateway, penjual bisa lebih mudah dalam menyesuaikan proses checkout sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masing-masing. Bagi pemilik usaha yang ingin konsisten dalam melakukan branding, menggunakan sistem payment gateway bisa menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan.
3. Jaminan Keamanan Proses Transaksi
Manfaat lainnya yang ditawarkan oleh metode payment gateway adalah jaminan keamanan transaksi.
Teknologi payment gateway telah didukung oleh proteksi keamanan berlapis dan canggih. Semua data pembeli serta informasi yang ada kaitannya dengan proses transaksi akan disimpan oleh sistem, bukan merchant. Dengan begitu, belanja dan transaksi akan menjadi lebih nyaman tanpa khawatir akan tindak kejahatan siber yang marak terjadi.
4. Mendukung Berbagai Transaksi
Tidak hanya pembayaran tertentu, payment gateway turut mendukung beberapa bentuk transaksi, yang menawarkan kenyamanan ekstra bagi pembeli. Mudahnya, menggunakan payment gateway membuat penjual dapat memfasilitasi lebih banyak transaksi.
Di sisi lain, manfaat metode transaksi payment gateway yang dapat dirasakan oleh pelanggan, di antaranya:
1. Transaksi yang Lebih Mudah
Hadirnya payment gateway membuat pelanggan bisa lebih mudah belanja dan bertransaksi. Tidak hanya itu, transaksi yang dilakukan secara online turut menghadirkan rasa nyaman untuk pelanggan karena tidak harus membawa uang fisik atau menyediakan waktu ekstra untuk pergi ke bank saat bertransaksi.
2. Proses Pembayaran Menjadi Lebih Cepat
Selain itu, payment gateway adalah teknologi yang membuat proses transaksi menjadi lebih cepat, bahkan cukup dengan satu kali klik. Bahkan, pelanggan juga mempunyai banyak pilihan untuk melakukan transaksi berulang kali. Proses ini menjadi lebih singkat tanpa perlu memasukkan informasi yang sama dari awal lagi.
3. Perlindungan Transaksi
Penjual wajib bekerja sama dengan penyedia jasa payment gateway dengan jaminan keamanan dan kredibilitas untuk memberikan perlindungan transaksi kepada pelanggan. Jaminan ini bisa dipastikan melalui standar perlindungan yang ditawarkan oleh penyedia jasa.
Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS) merupakan salah satu dasar keamanan internasional yang dapat dijadikan sebagai acuan. Ini merupakan ketentuan untuk menciptakan lingkungan transaksi dengan jaminan keamanan untuk bisnis yang mengirim, menyimpan, dan memproses berbagai bentuk informasi.
Selain itu, Bank Indonesia mengeluarkan Standar Nasional Open Api Pembayaran (SNAP) khusus untuk penyedia jasa API. Standar ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan sistem transaksi yang kompetitif, inovatif, dan sehat untuk memfasilitasi sistem payment gateway yang tidak hanya praktis dan efisien, tetapi juga aman.
Dengan begitu, data pelanggan akan terjamin keamanannya selama proses pembayaran berlangsung. Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan kepercayaan pelanggan kepada penjual.
Payment Gateway di Indonesia Apa Saja?
Payment gateway adalah metode pembayaran yang kian populer beberapa waktu terakhir karena keuntungan yang ditawarkan. Berikut ini beberapa contoh payment gateway di Indonesia:
1. DOKU

DOKU didirikan oleh Nabilah Alsagoff dan Himelda Renuat pada tahun 2007 dan saat ini dinakhodai oleh Chris Yeo sebagai CEO. Chris Yeo memiliki rekam jejak yang mumpuni di industri fintech, dengan pengalaman bekerja di perusahaan-perusahaan besar seperti GrabPay dan PayPal. Sejak didirikan, DOKU telah menjadi pelopor dalam penyediaan payment gateway di Indonesia.
DOKU menyediakan layanan Accept Payments sebagai solusinya. Layanan ini membantu meningkatkan efisiensi dalam menerima dan mengelola pembayaran serta memberikan transparansi data transaksi pembayaran. DOKU menyediakan layanan Payment Gateway untuk meningkatkan efisiensi transaksi, sekaligus memberikan transparansi pada data transaksi. Saat ini, layanan Payment Gateway DOKU telah terhubung dengan lebih dari 45 metode pembayaran populer, termasuk transfer bank, kartu kredit/debit, BNPL (Buy Now Pay Later), dan e-wallet. Ini memudahkan pelaku usaha untuk bertransaksi dengan lebih mudah dan nyaman.
Selain itu, layanan ini dilengkapi dengan sistem mitigasi fraud canggih serta analisis data yang dapat membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan strategis dengan lebih cepat dan memantau kinerja bisnis secara lebih efektif.

DOKU kini telah berkembang menjadi perusahaan fintech pembayaran yang tidak hanya menawarkan solusi payment gateway, tetapi juga menjadi mitra yang mendukung pengelolaan back-office finansial perusahaan. Layanan beyond payments ini mencakup berbagai solusi untuk cross-border payments, pembayaran tagihan, e-wallet, QRIS, dan collecting agent untuk penerimaan negara. Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun, DOKU telah dipercaya oleh lebih dari 150.000 bisnis di seluruh Indonesia, mulai dari perusahaan besar (B2B) hingga UMKM, untuk memproses transaksi pembayaran secara digital.
2. Midtrans
Midtrans, dengan CEO-nya Erwin Tanudjaja, adalah salah satu payment gateway terkemuka di Indonesia yang berfokus pada inovasi dalam mendukung UKM dan ekosistem bisnis digital. Di bawah kepemimpinan Erwin, Midtrans tidak hanya mempercepat transformasi digital dalam hal pembayaran, tetapi juga menawarkan kemudahan operasional dan meningkatkan penjualan bagi pemilik bisnis melalui berbagai pilihan transaksi, seperti e-wallet, bank transfer, payment card, pembayaran tunai di Indomaret, hingga direct debit.
3. FinPay
Contoh selanjutnya adalah FinPay, yang beroperasi sejak 2006 lalu sebagai penyedia layanan fintech. Perusahaan ini menawarkan solusi transaksi yang praktis di banyak sektor, termasuk perbankan, e-commerce, telekomunikasi, gerai waralaba, dan transportasi.
Layanan payment gateway yang ditawarkan oleh FinPay juga beragam, seperti debit online, virtual account, kartu kredit, e-money, dan lainnya. Selain itu, layanan ini turut mendukung acquiring debet dan pembayaran melalui QRIS.
4. FirstPay
FirstPay merupakan layanan payment gateway yang berada di bawah naungan PT Indobest Artha Kreasi. Layanan yang ditawarkan seperti kartu kredit, transfer bank, e-money, payment code, dan ritel modern. Salah satu keunggulan dari layanan FirstPay adalah bebas biaya tambahan alias pemasangan bagi merchant.
5. WinPay
Ada pula WinPay, salah satu layanan payment gateway milik PT Bimasakti Multi Sinergi yang berada di Jawa Timur. Perusahaan ini menawarkan layanan transaksi elektronik untuk kebutuhan B2C dan B2B di Indonesia. Setidaknya, tersedia 25 opsi transaksi yang ditawarkan, termasuk kartu kredit, e-wallet, QRIS, akun virtual, kode pembayaran, dan transaksi tunai di Indomaret atau Alfamart.
6. iPaymu
iPaymu menawarkan kemudahan pembayaran lokal dan internasional untuk bisnis yang lebih mudah dan praktis melalui website dan aplikasi.
Perusahaan ini memiliki 150 pilihan transaksi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, termasuk QR Code dengan jaminan keamanan tinggi. Saat ini, telah lebih dari 200 ribu merchant yang memakai jasa iPaymu.
7. EsPay
EsPay resmi tercatat sebagai salah satu penyedia layanan payment gateway di Indonesia pada 2018. Perusahaan ini menawarkan kemudahan transaksi untuk bisnis maupun pelanggan. Keunggulannya adalah memberikan data yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat tanpa perlu menulis ulang informasi.
Selain itu, transaksi dipantau secara real-time, terintegrasi, dan otomatis. Beberapa metode transaksi yang ditawarkan oleh EsPay yaitu digital banking, transfer ATM, kartu debit dan kredit, akun virtual, dan e-wallet.
Biaya Payment Gateway di Indonesia
Rata-rata biaya payment gateway di Indonesia terdiri dari dua jenis utama: biaya tetap dan biaya berbasis persentase.
- Biaya Tetap: Rata-rata berada di kisaran Rp4.750 per transaksi, dengan rentang dari Rp2.500 hingga Rp7.000, tergantung metode pembayaran yang digunakan, seperti transfer bank atau e-wallet.
- Biaya Persentase: Rata-rata berkisar antara 3% per transaksi, dengan rentang dari 1.5% hingga 5%, bergantung pada jenis layanan dan metode pembayaran yang dipilih.
Biaya tersebut merupakan biaya rata-rata dari contoh payment gateway di Indonesia yang ada diatas.
Perbedaan Antara Payment Gateway Company dan Payment Fintech Company

Menurut Dody Wijaya, SVP of Business Merchant DOKU, perbedaan utama antara payment gateway company dan payment fintech company terletak pada cakupan layanannya. Payment gateway company hanya menghubungkan bisnis dengan perbankan untuk memproses pembayaran online, seperti pada pembelian tiket pesawat. Sementara itu, payment fintech company, seperti DOKU, menawarkan layanan lebih luas, seperti Payment Link dan Wallet as a Service, yang memungkinkan komunitas atau institusi menerima pembayaran secara online secara seamless. Jadi, payment gateway berfokus pada penerimaan pembayaran, sedangkan payment fintech menyediakan solusi yang lebih fleksibel.
Ingin mempelajari lebih lanjut soal layanan payment gateway DOKU? Hubungi tim sales kami di sini untuk mendapatkan informasi lebih detail, atau Anda bisa langsung daftar di sini untuk bergabung dengan DOKU dan mulai nikmati solusi pembayaran yang inovatif!
