8 Cara Jualan Online untuk Pemula Sampai Cuan

cara jualan online untuk pemula
Table of Contents

Sobat DOKU, apakah Anda berencana untuk memulai bisnis online? Di era digital ini, jutaan orang mencari produk dan layanan melalui mesin pencari atau media sosial. Kemudahan ini membuat bisnis online semakin diminati karena bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Apalagi, banyak bisnis online yang bisa dimulai dari nol dengan modal minim.

Meskipun terlihat mudah, memulai bisnis online tidaklah semudah yang dibayangkan. Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan agar bisnis Anda bisa bertahan dan menghasilkan cuan. Untuk itu, Anda perlu strategi yang tepat. Mari kita simak bersama cara jualan online untuk pemula yang bisa membawa Anda dari nol sampai sukses!

Read More: Pemula Wajib Tahu! Cara Jualan Online dan Tips Menjalaninya

Langkah Awal Jualan Online untuk Pemula

cara-jualan-online-untuk-pemula

Memulai bisnis online membutuhkan persiapan matang. Ada beberapa langkah penting yang harus Anda lakukan untuk memastikan bisnis Anda berjalan di jalur yang benar.

1. Pahami Unique Selling Point (USP)

USP adalah alasan utama kenapa pelanggan memilih Anda, bukan pesaing. Mulailah dengan memetakan atribut produk: kualitas, harga, kemasan, layanan purna jual, atau cerita di balik brand. Dari sana, pilih 1–2 keunggulan yang paling relevan dengan kebutuhan pasar sasaran, jangan semuanya sekaligus agar pesan tetap tajam.

Setelah menentukan USP, uji resonansinya. Tanyakan ke calon pelanggan: apakah keunggulan ini benar-benar penting bagi mereka? Gunakan survei singkat, polling di Instagram, atau wawancara pelanggan awal untuk memvalidasi asumsi.

Terakhir, terjemahkan USP ke dalam pesan yang mudah diingat. Buat tagline singkat, bullet benefit di halaman produk, dan contoh nyata (testimoni/hasil sebelum–sesudah). Konsistensi penempatan USP di materi promosi akan memperkuat positioning Anda.

2. Bangun Strategi Konten yang Terarah

Konten bukan sekadar “posting rutin”, melainkan alat untuk membangun kepercayaan dan memandu calon pelanggan menuju pembelian.

Mulailah dari tujuan: edukasi, pertimbangan, hingga konversi. Untuk tiap tujuan, tentukan format paling pas, artikel blog untuk edukasi mendalam, video pendek untuk awareness, dan studi kasus untuk membuktikan hasil.

Susun kalender konten minimal 4 minggu supaya ritme terjaga. Rencanakan tema mingguan (mis. tips, testimoni, behind-the-scenes, promo) dan siapkan naskah/visual terlebih dulu agar tidak kebingungan saat hari H.

Ukur performa setiap konten: jangkauan, interaksi, klik, dan penjualan yang diatribusikan. Dari data ini, pertahankan topik yang berkinerja baik, perbaiki yang lemah, dan lakukan eksperimen A/B pada judul, hook 3 detik pertama, serta call-to-action (CTA).

3. Optimalkan Media Sosial Secara Konsisten

Media sosial adalah etalase berjalan: orang menilai brand Anda dari sana dalam hitungan detik. Pilih 1–2 platform utama sesuai persona (misalnya Instagram/TikTok untuk visual, LinkedIn untuk B2B). Fokus dulu membangun kualitas di kanal inti sebelum menyebar ke banyak platform.

Ikuti tren seperlunya, namun jaga relevansi brand. Gunakan hashtag tertarget, audio yang sedang naik, dan format konten yang disukai algoritma (Reels/Shorts). Pastikan tetap ada benang merah: tone, warna, dan pesan tidak berubah-ubah.

Bangun komunitas, bukan hanya penonton. Balas komentar, gunakan fitur polling/QA, dan dorong user-generated content. Aktivitas ini meningkatkan kedekatan, memperluas jangkauan organik, dan menumbuhkan loyalitas.

4 Bangun Website Toko Online Sendiri

Marketplace bagus untuk exposure awal, tetapi website memberi kontrol penuh atas pengalaman pelanggan. Dengan situs sendiri, Anda bebas mengatur desain, alur checkout, upsell/cross-sell, hingga integrasi email marketing tanpa tergantung aturan platform.

Prioritaskan fondasi: kecepatan (optimasi gambar, hosting stabil), navigasi sederhana (maks. 3 klik ke produk), dan halaman produk yang informatif (foto jelas, deskripsi manfaat, ulasan). Sertakan kebijakan pengembalian dan metode pembayaran yang dipercaya.

Integrasikan analitik (misalnya Pixel/Tag) sejak hari pertama. Ini memungkinkan retargeting pengunjung yang belum membeli dan pengukuran ROI kampanye iklan dengan lebih akurat.

Read more: Mau Omzet Naik? Mulai dari Upselling!

5. Gunakan Data untuk Keputusan yang Lebih Cerdas

Data dari CMS/analytics memberi gambaran perilaku pelanggan: halaman mana yang paling lama dilihat, produk apa yang sering ditambahkan ke keranjang, dan dari kanal mana pengunjung datang. Informasi ini membantu menentukan prioritas perbaikan.

Pantau funnel: impression → klik → tambah ke keranjang → checkout → pembelian. Temukan titik drop-off tertinggi dan eksperimen untuk memperbaikinya (mis. sederhanakan form, tambahkan opsi pembayaran).

Jadwalkan review data mingguan. Buat dashboard sederhana berisi 5–7 metrik kunci (traffic, CTR, conversion rate, AOV, CAC, ROAS). Konsistensi membaca data akan mempercepat siklus belajar dan pertumbuhan.

Read more: Marketing Funnel, Proses Menuju Pelanggan yang Lebih Efektif

6. Baca Tren, Tapi Pilih yang Tahan Lama

Tren bisa menjadi “jalan pintas” perhatian, namun tidak semua cocok untuk brand Anda. Evaluasi apakah tren tersebut relevan dengan persona dan nilai merek sebelum ikut serta.

Jika tren cocok, adaptasikan dengan identitas sendiri: rasa lokal, kemasan khas, atau narasi yang lebih bermakna. Tujuannya bukan sekadar viral sesaat, melainkan membangun ekuitas merek.

Lakukan uji kecil dulu (pilot) sebelum produksi besar. Amati respons pasar 1–2 minggu, lalu putuskan apakah akan dilanjutkan, diubah, atau dihentikan.

7. Pelajari Copywriting untuk Konversi

Copywriting yang baik menuntun pembaca dari rasa penasaran menjadi tindakan. Fokus pada manfaat (benefit), bukan fitur semata. Ganti “biskuit 120g” menjadi “camilan renyah yang menemani fokus kerja 3 jam tanpa rasa bersalah”.

Gunakan rumus sederhana: masalah → solusi → bukti → ajakan bertindak. Sertakan bukti sosial (ulasan, rating, sertifikat) untuk menguatkan klaim. CTA harus jelas dan spesifik: “Coba varian pedas manis sekarang—gratis ongkir hari ini.”

Selalu uji. Bandingkan dua versi judul, deskripsi, atau CTA dan lihat mana yang menghasilkan klik dan pembelian lebih tinggi. Iterasi kecil yang konsisten seringkali berdampak besar pada konversi.

Sempurnakan Bisnis Online Anda dengan Metode Pembayaran yang Mudah

Sobat DOKU, semua strategi di atas akan membawa Anda ke satu titik: transaksi. Setelah Anda berhasil menarik minat pelanggan, Anda perlu memastikan mereka bisa melakukan pembayaran dengan mudah. Proses pembayaran yang rumit bisa menjadi hambatan besar yang membuat pelanggan batal membeli.

Oleh karena itu, persiapkan metode pembayaran yang mudah adalah hal yang sangat krusial. Anda harus menyediakan berbagai opsi pembayaran yang populer dan terpercaya. Jika Anda hanya menerima transfer bank, Anda bisa kehilangan pelanggan yang lebih suka menggunakan e-wallet atau kartu kredit.

Di sinilah DOKU hadir sebagai solusi. Dengan layanan payment gateway, Anda bisa menerima berbagai metode pembayaran digital yang populer di Indonesia, mulai dari e-wallet, transfer bank, hingga kartu kredit. Semua ini terintegrasi dalam satu platform yang mudah digunakan.

Jangan biarkan bisnis Anda terhambat oleh proses manual. Fokuslah pada pengembangan produk dan pelayanan yang terbaik.

Ingin tahu bagaimana DOKU dapat menyederhanakan alur pembayaran bisnis Anda? Pelajari selengkapnya di artikel ini: Optimalkan Transaksi Bisnis Dengan Payment Gateway DOKU.

Nah, itulah beberapa tips cara jualan online untuk pemula yang bisa kamu tekuni dari nol hingga nanti bisa mendulang cuan.

Kamu punya bisnis? Ingin Go Digital, jangkau calon pelanggan lebih luas dan omzet meningkat?

Ayo bergabung dengan Juragan DOKU, sahabat berjualan persembahan DOKU yang bisa mendukung aktivitas jualan online kamu dengan fitur pembayaran digital dan edukasi pelatihan online bisnis gratis!

Setelah bergabung, kamu bisa menikmati fitur pembayaran digital seperti Payment Link yang bisa perbanyak transaksi sukses melalui WhatsApp, e-Katalog yang bisa buat toko online secara mandiri, QRIS yang bisa terima pembayaran dengan satu kode QR dan yang gak boleh dilewatkan, pelatihan online bisnis gratis yang nantinya akan dibimbing oleh para mentor bisnis yang handal!

Cara bergabungnya mudah, bisa melalui Aplikasi Juragan DOKU yang bisa kamu download via smartphonemu, atau kamu juga bisa mendaftar melalui website di sini. Terima pembayaran lancar, Usaha makin gencar, Gabung jadi Juragan DOKU, Sekarang!